Senin, 18 Mei 2026

Saham Merosot, PT Estika Tata Tiara (BEEF) Siap Buyback Rp100 Miliar

Saham Merosot, PT Estika Tata Tiara (BEEF) Siap Buyback Rp100 Miliar
Ilustrasi Saham Merosot. (Foto: idxchannel.com)

JAKARTA - PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) mengumumkan rencana aksi korporasi pembelian kembali (buyback) saham dengan mengalokasikan dana maksimal senilai Rp100 miliar.

BEEF bersiap mendanai aksi buyback sebanyak-banyaknya 333 juta lembar saham, yang mana angka tersebut setara dengan 4,10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Pihak perseroan menetapkan batas harga pembelian kembali tertinggi sebesar Rp300 per lembar saham. Mengenai pelaksanaannya, jangka waktu periode buyback ini ditargetkan berlangsung dari 19 Mei 2026 hingga 18 Mei 2027.

Baca Juga

IHSG Diprediksi Melemah, Cermati Pilihan Saham Analis Awal Pekan Ini

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (18/5/2026), seluruh pendanaan untuk agenda buyback ini berasal dari kas internal perusahaan, sehingga dipastikan tidak menggunakan dana hasil penawaran umum, fasilitas kredit, maupun pinjaman dalam bentuk apa pun.

Manajemen BEEF menjelaskan bahwa tindakan korporasi tersebut diputuskan karena pergerakan harga saham emiten saat ini dinilai belum mencerminkan nilai wajar apabila ditinjau dari fundamental serta kinerja perseroan saat ini.

Melihat data perdagangan pasar per 13 Mei 2026, harga saham BEEF berada di level Rp157 per lembar, setelah mencatatkan koreksi harian sebesar 10,29 persen.

Dalam periode satu bulan terakhir, performa saham BEEF telah terdepresiasi sebesar 39,15 persen, sementara dalam rentang tiga bulan ke belakang terpantau merosot hingga 49,68 persen.

Untuk langkah selanjutnya, pihak manajemen berkomitmen untuk menyimpan seluruh saham yang diperoleh dari hasil pembelian kembali tersebut sebagai saham treasuri.

Ibtihal

Ibtihal

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

SCPI Bersiap Delisting dan Go Private Gelar RUPSLB Akhir Juni

SCPI Bersiap Delisting dan Go Private Gelar RUPSLB Akhir Juni

Pasar Tertekan, IHSG Ambruk ke 6.558 dan 447 Saham Bergerak Melemah

Pasar Tertekan, IHSG Ambruk ke 6.558 dan 447 Saham Bergerak Melemah

Asing Jual Saham Rp1,53 Triliun, IHSG Melemah 1,98 Persen ke Level 6.723

Asing Jual Saham Rp1,53 Triliun, IHSG Melemah 1,98 Persen ke Level 6.723

Beban Royalti Mineral Indonesia Tergolong Tertinggi Secara Global

Beban Royalti Mineral Indonesia Tergolong Tertinggi Secara Global

Pasar Global Padat Agenda, Pantau BI Rate dan Laporan Keuangan Nvidia

Pasar Global Padat Agenda, Pantau BI Rate dan Laporan Keuangan Nvidia