Strategi CBE 2026 Perkuat Ekosistem Industri F&B di Indonesia
- Selasa, 05 Mei 2026
JAKARTA – CBE 2026 hadir untuk mendorong penguatan ekosistem industri F&B dengan menghubungkan berbagai sektor bisnis kuliner secara terpadu di JIEXPO Kemayoran Jakarta. Acara berskala besar ini dipersiapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan sektor makanan dan minuman yang terus berkembang pesat.
Gelaran Café & Brasserie Expo (CBE) Jakarta 2026 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 7–10 Mei 2026 mendatang. Lokasi penyelenggaraan pameran bergengsi ini bertempat di area JIEXPO Kemayoran yang sangat strategis.
Pameran tersebut diposisikan sebagai platform bisnis utama sekaligus sumber inspirasi bagi para profesional kuliner. Target audiensnya mencakup pelaku industri hospitality, pengusaha muda, hingga komunitas gaya hidup yang dinamis.
Baca JugaInabuyer Buka Pintu Kemitraan UMKM Bersama PLN Hingga Indomaret
Konsep utama CBE 2026 adalah menghadirkan seluruh ekosistem industri dari hulu hingga ke hilir. Segala kebutuhan mulai dari bahan baku mentah sampai pengalaman konsumsi akhir ditampilkan secara menyeluruh.
Setiap pengunjung memiliki kesempatan luas untuk mengeksplorasi beragam produk unggulan yang dipamerkan. Mereka juga dapat mengikuti berbagai sesi edukasi menarik serta mencicipi ratusan produk inovatif.
Luhur Tri Atmojo selaku Project Manager CBE 2026 memberikan pandangannya mengenai tujuan utama acara ini. Beliau menekankan bahwa pameran ini memang dirancang khusus sebagai ruang pertemuan antar lintas sektor.
“CBE 2026 adalah networking bowl, tempat kopi, teknologi, hingga desain bertemu dan menciptakan peluang baru,” ujar Luhur dalam keterangannya dikutip Senin (4/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar pameran dagang biasa bagi publik.
Presiden ISA, Togu Sahat Nainggolan, juga memberikan apresiasi terhadap peran strategis pameran internasional ini. Beliau melihat potensi besar dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang perhotelan.
Togu Sahat Nainggolan menilai CBE berperan sebagai jembatan edukasi sommelier serta mendorong standar konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan standar kelas dunia bagi seluruh pelaku bisnis lokal.
Pelaksanaan CBE 2026 akan dilakukan bersamaan dengan dua ajang besar lainnya secara serentak. Acara tersebut adalah FLEI Business Show dan MoreFood Expo Indonesia yang saling melengkapi.
Sinergi ketiga pameran ini membentuk sebuah ekosistem terpadu bagi para pelaku usaha nasional. Sektor yang terlibat meliputi bisnis F&B, waralaba, ritel, hingga manajemen rantai pasok global.
Keuntungan utama bagi para pengunjung adalah kemudahan akses informasi dalam satu lokasi saja. Dalam satu kali kunjungan, setiap orang dapat langsung mengakses tiga pameran besar sekaligus.
Selain fokus pada transaksi dagang, CBE 2026 juga memperkaya konten dengan program-program edukatif. Tersedia berbagai pilihan seperti workshop teknis, talkshow inspiratif, hingga sesi pengujian produk baru.
Kegiatan live tasting dan peluncuran produk terkini menjadi daya tarik tambahan bagi para kolega. Hal ini menjadikan pameran tersebut sebagai ruang kolaborasi nyata bagi pengembangan industri berkelanjutan.
Fokus utama tetap tertuju pada upaya nyata dalam membangun kekuatan ekosistem industri F&B. Melalui interaksi langsung, diharapkan muncul inovasi yang mampu bersaing di pasar global.
Seluruh elemen dalam pameran ini diarahkan untuk mendukung visi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Partisipasi aktif dari berbagai pihak akan menentukan keberhasilan penguatan struktur bisnis ke depan.
Dengan persiapan yang matang, CBE 2026 optimis mampu memberikan dampak positif yang signifikan. Transformasi industri kuliner Indonesia diharapkan dapat terakselerasi melalui ajang pertemuan internasional ini.
Gemilang Ramadhan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Berita Lainnya
KH Muhammad Cholil Nafis dan Sigit Pramono Diangkat Jadi Komisaris BSI
- Selasa, 05 Mei 2026












