Dorong UMKM Naik Kelas, Nur Azizah Tamhid Gelar Pelatihan Teknik
JAKARTA – Legislator PKS Nur Azizah Tamhid dorong UMKM Naik Kelas melalui pelatihan teknik pengolahan dan pengemasan pangan bagi pelaku usaha di Kota Bekasi.
Anggota Komisi VIII DPR RI ini menggandeng mitra kerja untuk memberikan wawasan baru kepada para pelaku usaha mikro. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan standar kualitas produk lokal agar mampu menembus pasar ritel modern.
Nur Azizah menyampaikan bahwa kemasan merupakan wajah utama dari sebuah produk pangan yang dijual. Beliau menekankan bahwa tanpa pengemasan yang menarik dan aman, produk akan sulit bersaing di tengah ketatnya pasar global.
"Upaya ini dilakukan agar para pelaku usaha memiliki daya saing yang lebih tinggi dan produknya lebih tahan lama," ujar Nur Azizah Tamhid sebagaimana dilansir dari berita sumber. Langkah konkret ini diharapkan menjadi titik balik bagi ekonomi keluarga di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Dalam sesi tersebut, para peserta diberikan pemahaman mengenai penggunaan teknologi tepat guna untuk mengolah bahan mentah. Proses pengolahan yang benar akan menjaga kandungan gizi sekaligus memastikan kebersihan produk tetap terjaga hingga ke tangan konsumen.
Standarisasi ini menjadi syarat mutlak dalam visi besar membawa UMKM Naik Kelas di masa depan. Peserta diajarkan cara memilih material plastik atau kemasan yang sesuai dengan karakter jenis makanan yang mereka produksi.
Selain teknik fisik, aspek legalitas dan sertifikasi juga menjadi bahasan penting dalam pertemuan tersebut. Nur Azizah mengingatkan bahwa izin edar dan label halal merupakan pondasi kepercayaan bagi calon pembeli.
"Dengan dokumen yang lengkap, akses pembiayaan dan perluasan jaringan pemasaran akan terbuka jauh lebih lebar," ungkap Nur Azizah Tamhid sebagaimana dilansir dari berita sumber. Beliau ingin setiap rumah tangga memiliki kemandirian ekonomi melalui usaha yang dikelola secara profesional.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pelaku usaha yang antusias mempelajari metode baru dalam mengemas produk mereka. Mereka membawa sampel produk mulai dari keripik, sambal, hingga penganan basah untuk dikonsultasikan langsung.
Banyak dari peserta yang selama ini hanya menggunakan plastik polos tanpa label informasi nilai gizi maupun merek. Melalui arahan legislator, mereka kini sadar akan pentingnya branding untuk memperkuat identitas UMKM Naik Kelas.
Pemerintah melalui kemitraan dengan DPR RI terus berkomitmen memfasilitasi kebutuhan sarana produksi bagi kelompok usaha. Bantuan alat pengemasan vakum atau mesin sealer juga menjadi bagian dari pembicaraan mengenai bantuan masa depan.
Nur Azizah berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya terkait pengembangan ekonomi kerakyatan. Program pelatihan semacam ini direncanakan akan terus berlangsung secara berkesinambungan di titik-titik potensial lainnya.
Pertumbuhan ekonomi nasional sangat bergantung pada ketahanan usaha skala mikro yang menyerap banyak tenaga kerja. Dengan edukasi yang tepat, hambatan teknis yang selama ini dialami produsen rumahan bisa segera teratasi.
Targetnya adalah terciptanya ekosistem usaha yang sehat di mana inovasi produk menjadi motor penggerak utamanya. Upaya kolektif ini adalah bagian dari janji politik untuk menyejahterakan masyarakat melalui pemberdayaan sektor riil.
Kesadaran akan higienitas dan estetika kemasan diharapkan langsung dipraktikkan oleh para peserta setelah kembali ke rumah. Perubahan kecil pada tampilan produk dapat memberikan dampak besar pada volume penjualan harian mereka.
Legislator PKS tersebut menutup sesi dengan memberikan motivasi agar para pelaku usaha tidak pernah berhenti belajar dan berinovasi. Semangat untuk terus maju adalah modal utama dalam mewujudkan cita-cita besar UMKM Naik Kelas.