Prima Andalan Mandiri Suntik Modal 18,75 Miliar Rupiah Dirikan Anak Usaha
- Senin, 13 April 2026
JAKARTA - Emiten pertambangan batu bara PT Prima Andalan Mandiri Tbk resmi mengekspansi sayap bisnisnya ke sektor teknologi informasi melalui pembentukan entitas baru yang strategis.
Langkah korporasi yang dilakukan oleh perusahaan berkode saham MCOL ini ditandai dengan pengucuran dana segar dalam jumlah yang cukup signifikan bagi diversifikasi. Berdasarkan dokumen keterbukaan informasi terbaru, perseroan telah mendirikan PT Mandiri Data Investama atau MDI dengan skema penyetoran modal dilakukan secara tunai sepenuhnya.
Sumber pendanaan untuk aksi korporasi ini dipastikan berasal dari kas internal perusahaan tanpa melibatkan pinjaman pihak ketiga guna menjaga stabilitas rasio keuangan perseroan.
Baca JugaDMS Investama Borong Saham Pengelola ANTV Senilai 200,26 Miliar Rupiah Sekarang
Strategi Perluasan Sinergi Bisnis dan Pengembangan Usaha Baru
Sekretaris Perusahaan MCOL, Jie Jeanny Pratiwi, dalam keterangan tertulisnya yang dirilis pada hari Senin 13 April 2026 menjelaskan latar belakang pembentukan entitas tersebut. Pendirian entitas baru ini merupakan bagian integral dari strategi besar pengembangan usaha perseroan terutama dalam memperluas cakupan sinergi bisnis di berbagai lini operasional. Perseroan melakukan penyetoran modal dasar yang ditempatkan pada PT MDI sebagai wujud nyata dari investasi strategis jangka panjang yang direncanakan oleh manajemen pusat.
“Perseroan telah mendirikan Perusahaan baru dan melakukan penyetoran Modal Dasar yang ditempatkan pada PT MDI sebagai bentuk pengembangan usaha baru dan investasi strategis untuk mendukung pengembangan usaha dan memperluas sinergi bisnis antara Perseroan dan MDI,” kata Jie. Melalui transaksi ini, Prima Andalan Mandiri resmi menguasai porsi kepemilikan sebesar 75 persen saham pada PT MDI sehingga entitas tersebut sah menjadi anak usaha. Manajemen optimistis bahwa kehadiran anak usaha baru ini akan memberikan dampak positif bagi fleksibilitas bisnis grup dalam menghadapi dinamika pasar global yang kian kompetitif.
Diversifikasi ke Sektor Teknologi Informasi dan Pengolahan Data
Keputusan manajemen MCOL untuk merambah sektor pengolahan data dan teknologi informasi didasari oleh analisis mendalam mengenai potensi pertumbuhan ekonomi digital di masa depan. Perseroan menilai bahwa sektor teknologi memiliki prospek pertumbuhan yang sangat menjanjikan serta mampu memberikan dukungan kuat terhadap kinerja keuangan perusahaan dalam jangka panjang. Langkah diversifikasi ini diambil guna mengurangi ketergantungan pendapatan perusahaan pada sektor komoditas batu bara yang selama ini menjadi kontributor utama pendapatan grup perseroan.
Kehadiran PT Mandiri Data Investama diharapkan mampu menciptakan sinergi operasional yang kuat dengan lini bisnis utama perseroan yang saat ini bergerak di sektor pertambangan. Integrasi antara teknologi informasi dan operasional pertambangan diyakini dapat meningkatkan efisiensi kerja serta membuka peluang bagi pengembangan model bisnis baru yang lebih inovatif. Manajemen berupaya melakukan transformasi digital di lingkungan internal grup dengan memanfaatkan kapabilitas yang dimiliki oleh anak usaha baru tersebut guna memenangkan persaingan industri nasional.
Ketentuan Transaksi Afiliasi dan Kepatuhan Regulasi Pasar Modal
Dari sisi regulasi pasar modal, nilai investasi yang mencapai angka sebesar 18,75 miliar rupiah ini telah memenuhi syarat sebagai transaksi afiliasi yang wajib dilaporkan. Hal ini merujuk pada ketentuan yang berlaku di mana nilai transaksi tersebut telah melebihi ambang batas 0,5 persen dari total modal disetor perseroan atau di atas 5 miliar rupiah. Oleh karena itu, perusahaan telah melakukan pelaporan secara transparan kepada otoritas bursa guna memastikan kepatuhan terhadap aturan keterbukaan informasi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Adapun hubungan afiliasi di dalam transaksi ini tercermin secara jelas melalui adanya kesamaan jajaran pengurus antara induk perusahaan MCOL dan anak usaha PT MDI. Direktur Utama perseroan diketahui turut menjabat sebagai Komisaris Utama pada PT MDI, begitu pula dengan jajaran komisaris serta direktur keuangan yang merangkap jabatan serupa. Penyamaan posisi kepemimpinan ini bertujuan untuk menyelaraskan visi dan misi serta mempermudah koordinasi operasional antara induk dan anak perusahaan dalam masa transisi pengembangan usaha baru.
Komitmen Tata Kelola Perusahaan dan Prospek Kinerja Jangka Panjang
Perseroan memberikan penegasan secara terbuka bahwa pelaksanaan transaksi pendirian anak usaha ini tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance.
Seluruh tahapan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia guna melindungi kepentingan seluruh pemegang saham publik dan pemangku kepentingan lainnya. Manajemen menjamin bahwa setiap kebijakan yang diambil dalam pendirian PT MDI telah melalui proses kajian risiko yang sangat mendalam dan terukur secara finansial.
Melalui langkah strategis ini, Prima Andalan Mandiri berharap dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para investor seiring dengan pertumbuhan sektor teknologi di tanah air. Potensi sinergi dari pemrosesan data diharapkan dapat memperkuat sistem manajemen data pertambangan sehingga operasional di lapangan dapat berjalan lebih akurat dan minim risiko teknis.
Ekspansi ini menjadi tonggak sejarah bagi MCOL dalam memperluas cakrawala bisnisnya di luar sektor energi fosil guna menyongsong era industri berbasis data yang lebih modern.
Secara akumulatif, suntikan modal sebesar 18,75 miliar rupiah ini diproyeksikan akan mulai membuahkan hasil dalam beberapa tahun ke depan seiring dengan matangnya operasional PT MDI. Perseroan akan terus memantau perkembangan anak usaha baru ini dan memberikan dukungan penuh agar MDI dapat segera berkontribusi pada laporan keuangan konsolidasi grup. Keyakinan manajemen terhadap sektor teknologi informasi sebagai penggerak ekonomi masa depan menjadi landasan kuat bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan berinvestasi secara agresif.
Dengan fundamental keuangan yang tetap kokoh dari hasil tambang batu bara, MCOL memiliki ruang yang cukup luas untuk terus melakukan aksi korporasi serupa di masa mendatang. Aksi ini sekaligus membuktikan bahwa perusahaan memiliki kemampuan manajerial yang tanggap terhadap perubahan zaman dengan terus mencari peluang usaha baru yang lebih prospektif. Pasar modal menyambut baik langkah transparansi perusahaan dalam menyampaikan rencana pengembangan bisnis ini sebagai bagian dari upaya peningkatan nilai perusahaan secara menyeluruh dan kompetitif.
Ibtihal
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Daftar 5 Rumah Subsidi Balikpapan Murah 2026 Dekat Kawasan Penyangga IKN Baru
- Sabtu, 11 April 2026
Harga TBS Sawit Kalteng Maret 2026 Naik Usia Produktif Capai Rp3773 per Kg
- Sabtu, 11 April 2026
KUR BRI 2026 Hadir Dengan Struktur Bunga Simulasi Angsuran Syarat Pengajuan
- Sabtu, 11 April 2026
Berita Lainnya
Sasar Anak Muda, BSI Kenalkan Investasi Emas Semudah Membeli Satu Cangkir Kopi
- Minggu, 12 April 2026
Jadwal Bus KSPN Malioboro ke Parangtritis Sabtu 11 April 2026 Tarif Hemat
- Sabtu, 11 April 2026
Jadwal Terbaru KA Prameks Sabtu 11 April 2026 Cek Keberangkatan Lengkap
- Sabtu, 11 April 2026
KA Bandara YIA Xpress Layani Penumpang Sabtu 11 April 2026 Lengkap Terbaru
- Sabtu, 11 April 2026




.jpg)








