Pemprov Kalbar Fokus Infrastruktur Jalan Pesaguan Kendawangan Dorong Ekonomi Daerah Berkelanjutan
- Jumat, 10 April 2026
JAKARTA - Percepatan pembangunan daerah kembali menjadi sorotan dalam agenda perencanaan tahunan pemerintah daerah.
Kali ini, perhatian tertuju pada upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam memperkuat konektivitas wilayah melalui pembangunan infrastruktur strategis. Fokus tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rencana kerja, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan, pemerintah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam membuka akses antarwilayah. Hal ini menjadi dasar bagi berbagai kebijakan yang diarahkan untuk meningkatkan mobilitas barang dan jasa. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas ekonomi masyarakat diyakini akan semakin berkembang.
Baca JugaJadwal SIM Keliling Kabupaten Tangerang Hari Ini Lengkap Lokasi Dan Syarat
Komitmen Percepatan Infrastruktur Strategis Daerah
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan pihaknya akan membenahi infrastruktur di Kabupaten Ketapang guna mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan konektivitas wilayah. Ia menyampaikan bahwa pembangunan jalan menjadi prioritas utama dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin berkembang.
"Kami menyadari pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya pada ruas jalan provinsi Pesaguan–Kendawangan yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat," kata Ria Norsan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Kabupaten Ketapang Tahun 2027 di Aula Utama Kantor Bupati Ketapang, Kamis.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari strategi besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar distribusi logistik dan memperkuat konektivitas antarwilayah yang selama ini menjadi tantangan.
Harapan Dukungan Lintas Lembaga Untuk Penyelesaian Proyek
Dalam kesempatan tersebut, Ria Norsan juga meminta dukungan berbagai pihak, termasuk anggota DPR RI dan DPRD, agar pembangunan jalan tersebut dapat dituntaskan pada 2027. Ia menilai kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci keberhasilan proyek infrastruktur berskala besar.
“Ruas jalan ini cukup panjang dan strategis. Kita harapkan ada dukungan bersama agar pembangunannya bisa selesai sesuai target,” ujarnya.
Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga penganggaran yang memadai. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, target penyelesaian proyek dapat dicapai tepat waktu sesuai perencanaan.
Peran Ketapang Sebagai Lokomotif Ekonomi Kalimantan Barat
Menurut Norsan, Kabupaten Ketapang memiliki posisi penting sebagai salah satu lokomotif pembangunan di Kalimantan Barat. Wilayah ini didukung oleh luas daerah yang besar serta potensi sumber daya alam yang melimpah.
Ia menyebutkan bahwa sektor pertambangan bauksit dan perkebunan kelapa sawit menjadi kekuatan utama daerah tersebut. Namun, potensi besar tersebut perlu didukung oleh infrastruktur yang memadai agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Tanpa dukungan akses jalan yang baik, distribusi hasil produksi akan terhambat dan berdampak pada efisiensi ekonomi. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi daerah.
Tantangan Anggaran Dan Pentingnya Program Prioritas
Selain fokus pada pembangunan fisik, Gubernur juga mengingatkan pemerintah daerah untuk tetap menyusun program pembangunan secara adaptif di tengah keterbatasan anggaran. Penurunan dana transfer dari pemerintah pusat menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi.
Ia menekankan agar program prioritas yang disusun benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat. Hal ini penting agar setiap kebijakan yang diambil mampu memberikan manfaat nyata dan tidak sekadar menjadi rencana di atas kertas.
“Musrenbang ini jangan hanya menjadi rutinitas, tetapi harus menghasilkan program prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk infrastruktur,” katanya.
Dengan pendekatan yang tepat, keterbatasan anggaran tidak menjadi penghambat utama dalam pembangunan. Justru, kondisi tersebut dapat mendorong pemerintah untuk lebih selektif dalam menentukan prioritas.
Tantangan Wilayah Luas Dan Pemerataan Pembangunan
Sementara itu, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyambut baik dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam percepatan pembangunan infrastruktur di daerahnya. Ia mengakui bahwa luas wilayah menjadi tantangan utama dalam pemerataan pembangunan.
Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Ketapang memiliki luas lebih dari 30 ribu kilometer persegi, yang berdampak pada panjangnya rentang kendali pembangunan. Kondisi ini membuat pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, membutuhkan waktu dan sumber daya yang tidak sedikit.
“Wilayah kami sangat luas, hampir setara Jawa Tengah. Ini berdampak pada panjangnya rentang kendali pembangunan, terutama infrastruktur jalan,” ujarnya.
Namun demikian, ia tetap optimistis bahwa kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten dapat mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
Sinergi Pemerintah Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Melalui Musrenbang RKPD tersebut, pemerintah daerah berharap perencanaan pembangunan ke depan dapat lebih fokus pada penguatan infrastruktur sebagai fondasi utama pembangunan daerah yang berkelanjutan. Sinergi antara berbagai pihak menjadi kunci dalam mewujudkan target pembangunan tersebut.
Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang konsisten, pembangunan infrastruktur diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, mempercepat distribusi ekonomi, serta membuka peluang baru bagi masyarakat.
Optimisme juga terlihat dari komitmen pemerintah daerah untuk terus beradaptasi dengan kondisi yang ada. Dengan strategi yang tepat, pembangunan tidak hanya akan berjalan efektif, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
Upaya pembenahan infrastruktur jalan Pesaguan–Kendawangan menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah berupaya menghadirkan perubahan yang signifikan. Dengan dukungan semua pihak, pembangunan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Daftar 5 Rumah Subsidi Balikpapan Murah 2026 Dekat Kawasan Penyangga IKN Baru
- Sabtu, 11 April 2026
Harga TBS Sawit Kalteng Maret 2026 Naik Usia Produktif Capai Rp3773 per Kg
- Sabtu, 11 April 2026
KUR BRI 2026 Hadir Dengan Struktur Bunga Simulasi Angsuran Syarat Pengajuan
- Sabtu, 11 April 2026
Berita Lainnya
Strategi Menhub Atur WFH ASN Demi Layanan Transportasi Tetap Optimal Nasional
- Jumat, 10 April 2026
Honda Kesulitan Bersaing Di Pasar Mobil Listrik China Penjualan Terus Menurun
- Jumat, 10 April 2026




.jpg)








