ASDP Pastikan Pelabuhan Timur Buka 24 Jam Selama Arus Mudik Balik
- Kamis, 26 Maret 2026
JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh pelabuhan di wilayah timur Indonesia beroperasi 24 jam penuh selama periode angkutan Lebaran 1447 Hijriah.
Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, termasuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan, serta memastikan distribusi logistik antarwilayah tetap berjalan optimal.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa wilayah timur memiliki peran strategis dalam menjaga konektivitas nasional. Ia menyatakan bahwa kesiapan operasional yang adaptif, terintegrasi, dan berbasis kebutuhan lapangan menjadi kunci dalam menghadapi lonjakan arus mudik dan arus balik Lebaran.
Baca JugaHarga Pertalite Ditahan Pemerintah Meski Minyak Dunia Tembus 100 Dolar Barel
“Kami memastikan tidak hanya kapasitas yang memadai, tetapi juga layanan yang responsif dan selaras dengan dinamika di lapangan,” ujar Heru.
Peningkatan Layanan dan Koordinasi Pemangku Kepentingan
ASDP telah menerapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan layanan selama Lebaran, termasuk penguatan operasional, peningkatan layanan, dan koordinasi dengan pemangku kepentingan.
Salah satu langkah signifikan adalah penerapan pola operasional 24 jam di sejumlah lintasan strategis. Misalnya, lintasan Hunimua–Waipirit beroperasi penuh pada 17–18 Maret saat arus mudik, serta 28–29 Maret 2026 saat arus balik.
Heru menekankan bahwa langkah ini terbukti mampu meningkatkan kelancaran arus penumpang dan kendaraan, meminimalisir antrean, serta memberikan fleksibilitas waktu perjalanan bagi masyarakat.
Selain itu, kebijakan ini berkontribusi pada kelancaran distribusi logistik dan aktivitas ekonomi antarwilayah selama masa libur panjang.
Data Operasional Cabang Ambon dan Baubau
Berdasarkan data ASDP Cabang Ambon, sejak H-10 hingga H+2 Lebaran, lebih dari 102 ribu penumpang dan sekitar 25 ribu kendaraan telah terlayani di lintasan Hunimua–Waipirit, dengan dukungan operasional KMP Terubuk dan KMP Rokatenda.
Sementara itu, di lintasan Tampo–Torobulu, layanan 24 jam mengakomodasi sekitar 2.987 penumpang pejalan kaki dan 8.075 kendaraan sejak H-7 hingga H+2, didukung armada KMP Nuku, KMP Teluk Cendrawasih II, dan KMP Pulau Rubiah.
Selain itu, operasional KMP Bahteramas II dialihkan dari lintasan perintis Kamaru–Wanci ke lintasan komersial Labuan–Amolengo. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus balik, dan memastikan perjalanan tetap lancar dan aman.
General Manager ASDP Cabang Baubau, Sullivan Ramadhana Miraza, menambahkan bahwa KMP Bahteramas II tetap dioperasikan di lintasan Labuan–Amolengo hingga H+5 sebelum kembali ke lintasan awal, sebagai strategi antisipatif menghadapi lonjakan signifikan arus balik.
Penambahan Frekuensi Layanan di Lintasan Strategis
Di lintasan Bastiong–Rum di Ternate, frekuensi layanan ditingkatkan dari tiga menjadi empat trip per hari untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat. Sementara itu, lintasan Bastiong–Sofifi mengalami penambahan frekuensi layanan hingga 60 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Selama periode mudik, lintasan Bastiong–Sofifi mencatat total mobilisasi 1.747 penumpang pejalan kaki dan sekitar 823 unit kendaraan. Peningkatan layanan ini mencerminkan respons cepat ASDP terhadap dinamika permintaan, sekaligus menjaga kelancaran distribusi logistik dan perjalanan masyarakat.
Heru Widodo menegaskan bahwa operasional 24 jam bukan sekadar strategi teknis, tetapi juga representasi kehadiran negara. Keberadaan layanan ini memperkuat integrasi wilayah, memastikan konektivitas tetap terjaga, dan menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan manusiawi bagi seluruh pengguna jasa.
Dampak Layanan 24 Jam bagi Mobilitas dan Ekonomi Wilayah Timur
Penerapan operasional 24 jam di pelabuhan timur memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi. Tidak hanya meminimalkan antrean dan kemacetan di pelabuhan, tetapi juga memastikan arus barang dan logistik tetap lancar, termasuk distribusi kebutuhan pokok selama Lebaran.
Optimalisasi operasional ini meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan ASDP. Data penumpang dan kendaraan yang tercatat selama arus mudik dan arus balik menunjukkan bahwa strategi 24 jam mampu menyesuaikan kapasitas layanan dengan lonjakan permintaan.
Dengan pendekatan adaptif dan terintegrasi, ASDP memastikan bahwa seluruh lintasan strategis di wilayah timur dapat melayani masyarakat secara maksimal, termasuk di daerah perintis yang sebelumnya terbatas aksesnya.
Strategi 24 Jam ASDP Efektif Menjaga Konektivitas
Langkah ASDP menerapkan operasional 24 jam di wilayah timur membuktikan keberhasilan strategi pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat. Dari lintasan Ambon, Baubau, hingga Bastiong–Sofifi, data operasional menunjukkan kelancaran mobilitas penumpang dan kendaraan, serta distribusi logistik tetap terjaga.
Strategi ini juga menegaskan kehadiran negara dalam menjaga konektivitas nasional, memperkuat integrasi wilayah timur, dan menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman.
Pendekatan adaptif, terintegrasi, dan berbasis data real-time menjadi kunci dalam memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran.
Operasional 24 jam tidak hanya meningkatkan kapasitas layanan, tetapi juga menjadi representasi nyata dari komitmen ASDP dalam memberikan pelayanan publik yang optimal dan terpercaya.
Dengan kesiapan armada, frekuensi layanan, dan koordinasi lintas wilayah, ASDP mampu menjawab tantangan lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Cara Mencairkan Daging Beku Tanpa Merusak Kualitas Tekstur Tetap Juicy Dan Aman
- Kamis, 26 Maret 2026
Harga Pertalite Ditahan Pemerintah Meski Minyak Dunia Tembus 100 Dolar Barel
- Kamis, 26 Maret 2026
OJK Pertahankan Moratorium Izin Pinjol Baru Demi Perbaikan Tata Kelola Industri
- Kamis, 26 Maret 2026
Berita Lainnya
Ekspor Perikanan Indonesia ke Amerika Serikat Naik Signifikan Januari 2026
- Kamis, 26 Maret 2026











