DGWG Bukukan Pendapatan Rp4,15 Triliun Sepanjang 2025, Penjualan dan Laba Meningkat
- Kamis, 26 Maret 2026
JAKARTA - Di tengah dorongan penguatan sektor pertanian nasional, kinerja emiten pupuk dan agrokimia menunjukkan tren pertumbuhan yang positif.
PT Delta Giri Wacana Tbk. (DGWG) berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan dan laba sepanjang 2025, seiring dengan meningkatnya kebutuhan sarana produksi pertanian serta optimalisasi distribusi di berbagai wilayah.
Emiten pupuk dan agrokimia PT Delta Giri Wacana Tbk. (DGWG) mencatatkan pendapatan Rp4,15 triliun pada 2025, naik 23,15% secara tahunan (year on year/YoY) dari sebelumnya Rp3,37 triliun.
Baca JugaDAMRI Catat Lonjakan Penumpang Arus Balik Lebaran 2026 Menuju Jakarta
Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan Pendapatan
Direktur Utama DGWG David Yaory menyampaikan pencapaian pada 2025 merupakan kelanjutan dari kinerja operasional perseroan yang mencatatkan rekor volume penjualan tertinggi.
Penjualan DGWG tercatat sebesar Rp4,15 triliun, meningkat sebesar 23,15%. Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk atau laba bersih mencapai Rp218,85 miliar, tumbuh sebesar 22,48% dari sebelumnya Rp178,69 miliar.
Peningkatan tersebut didukung oleh kenaikan volume penjualan di seluruh segmen usaha, meliputi agrokimia, pupuk, serta alat-alat pertanian. Kinerja ini mencerminkan peran DGWG dalam menjaga ketersediaan sarana produksi pertanian yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas sektor pertanian nasional.
“Ke depan, perseroan akan tetap berfokus pada penguatan fundamental bisnis serta memastikan relevansi produk dengan kebutuhan petani, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujar David.
Faktor Pendorong dan Strategi Operasional
Direktur DGWG, Danny Jo Putra, menambahkan bahwa peningkatan kinerja keuangan turut didukung oleh pengelolaan operasional yang disiplin. Perseroan akan terus mengelola bisnis secara prudent agar dapat menjaga keberlanjutan kinerja di tengah berbagai tantangan yang ada.
Sebagai bagian dari ekosistem agro input nasional, DGWG akan terus berupaya menjaga kesinambungan pertumbuhan usaha dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan serta kontribusi terhadap sektor pertanian.
Perseroan meyakini bahwa penguatan distribusi, ketersediaan produk, dan efisiensi operasional menjadi elemen penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Ke depan, perseroan akan melanjutkan strategi yang berfokus pada peningkatan volume, penguatan distribusi, serta efisiensi operasional, dengan tetap mengedepankan pendekatan yang terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.
Peran DGWG dalam Ketahanan Pangan Nasional
Menurutnya, ketahanan pangan nasional terus menjadi fokus strategis pemerintah di tengah dinamika global yang berkembang. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam pengantar dalam Sidang Rapat Kabinet Paripurna di Istana Negara menegaskan bahwa kondisi global saat ini merupakan momentum untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan dan energi sebagai fondasi kemandirian bangsa.
Sejalan dengan hal tersebut, sektor agraria Indonesia pada 2025 menunjukkan capaian positif dengan keberhasilan mencapai swasembada beras, yang tercermin dari surplus produksi sekitar 13% dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan ini turut membuka peluang ekspor beras ke sejumlah negara, sekaligus mencerminkan penguatan kapasitas produksi dan daya saing sektor pangan nasional.
Prospek Bisnis dan Arah Pertumbuhan Ke Depan
Dengan capaian yang telah diraih sepanjang 2025, DGWG optimistis dapat menjaga tren pertumbuhan ke depan. Dukungan dari peningkatan kebutuhan sektor pertanian serta strategi bisnis yang terukur menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan global.
Perusahaan akan terus memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan volume penjualan, efisiensi operasional, serta penguatan jaringan distribusi. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas kinerja sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Purbaya Ungkap Kebijakan WFH Sudah Diputuskan, Segera Diumumkan Pemerintah
- Kamis, 26 Maret 2026
Wacana WFH Dilanjutkan, Mendagri Jamin Layanan Publik Esensial Tetap Beroperasi
- Kamis, 26 Maret 2026
Mendagri Tito Ungkap Kebutuhan Dana Rehabilitasi Bencana Sumatera Rp130 Triliun
- Kamis, 26 Maret 2026
Kemensos Uji Coba WFH ASN, Layanan Publik Aman dan Sekolah Rakyat Tetap Normal
- Kamis, 26 Maret 2026
Berita Lainnya
Jadwal KA Bandara YIA Lengkap Pilihan Transportasi Cepat Nyaman Yogyakarta 2026
- Kamis, 26 Maret 2026
PLN Mobile Hadirkan Trip Planner dan AntreEV Mudik Lebaran 2026 Lancar
- Kamis, 26 Maret 2026







.jpg)




