Adrien Rabiot Puji Semangat AC Milan Usai Menang Derby Lawan Inter Milan
- Selasa, 10 Maret 2026
JAKARTA - AC Milan berhasil meraih kemenangan penting saat menghadapi rival sekotanya, Inter Milan, dalam pertandingan derby Liga Italia.
Hasil tersebut menjadi momen membanggakan bagi para pemain Rossoneri yang tampil solid sepanjang laga.
Pertandingan yang digelar di Stadion San Siro pada Senin dini hari WIB itu berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim sama-sama mencoba mengendalikan permainan sambil menghindari kesalahan yang bisa berujung gol bagi lawan.
Baca JugaApa Itu Google Drive? Pengertian, Fungsi & Cara Menggunakannya
Pada akhirnya AC Milan keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Pervis Estupinan pada babak pertama.
Kemenangan tersebut disambut penuh kegembiraan oleh para pemain Milan. Salah satu yang memberikan komentar adalah Adrien Rabiot yang mengaku sangat puas dengan hasil yang diraih timnya.
Menurut Rabiot, kemenangan dalam laga derby memiliki arti yang sangat penting. Selain memberikan tiga poin, hasil tersebut juga membawa kebanggaan tersendiri bagi tim dan para pendukung.
Gol Estupinan Tentukan Hasil Derby
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut lahir melalui aksi Pervis Estupinan. Gol itu menjadi momen penentu yang membawa AC Milan meraih kemenangan atas Inter Milan.
Proses gol bermula dari umpan terobosan yang diberikan oleh Youssouf Fofana. Bola tersebut mengarah tepat ke jalur lari Estupinan yang bergerak masuk ke area pertahanan lawan.
Setelah menerima bola, Estupinan langsung melepaskan tembakan keras. Sepakannya meluncur cepat menuju sudut atas gawang dan tidak mampu dihentikan oleh penjaga gawang Inter.
Gol tersebut membuat Milan unggul dan memberikan kepercayaan diri bagi para pemain untuk terus menjaga permainan mereka. Keunggulan di babak pertama menjadi modal penting bagi Rossoneri.
Sejak saat itu pertandingan berjalan semakin intens. Inter Milan mencoba meningkatkan tekanan demi mengejar ketertinggalan, namun pertahanan Milan mampu bertahan dengan cukup disiplin.
Pertahanan Disiplin Redam Tekanan Inter
Setelah berhasil unggul lebih dulu, AC Milan mulai menunjukkan permainan yang lebih berhati-hati. Fokus utama tim adalah menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Inter Milan berusaha membalas melalui berbagai upaya serangan. Tim tuan rumah banyak mengandalkan umpan silang untuk mencoba membongkar pertahanan Milan.
Namun lini belakang Rossoneri mampu bekerja dengan sangat baik. Para pemain bertahan menunjukkan koordinasi yang solid dalam menghalau setiap serangan yang datang.
Penampilan disiplin tersebut membuat Inter kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Hingga peluit akhir dibunyikan, mereka tidak berhasil mencetak gol penyama kedudukan.
Kemenangan tipis itu pun menjadi hasil akhir pertandingan. AC Milan berhasil mempertahankan keunggulan dan membawa pulang tiga poin penting dari laga derby.
Rabiot Ungkap Kepuasan Usai Menang Derby
Adrien Rabiot menjadi salah satu pemain yang merasa sangat bahagia setelah pertandingan tersebut. Ia mengaku sangat puas dengan performa yang ditunjukkan oleh timnya.
Menurut Rabiot, AC Milan bermain dengan pendekatan yang tepat sepanjang pertandingan. Hal tersebut membuat mereka mampu mengatasi tekanan dari Inter Milan.
"Saya sangat senang dengan kemenangan ini," kata Rabiot kepada Milan TV.
Ia juga menegaskan bahwa kemenangan dalam derby selalu memiliki arti khusus bagi para pemain. Karena itu seluruh skuad merasa sangat puas setelah berhasil meraih hasil positif.
"Saya ingin memenangkan derby dan kami melakukannya dengan cara yang hebat. Kami semua merasa puas," lanjut Rabiot.
Kerja Sama Tim Jadi Kunci Keberhasilan
Rabiot juga menilai bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemain di dalam tim. Ia menegaskan bahwa keberhasilan itu bukan hanya karena lini pertahanan saja.
Menurutnya setiap pemain memiliki peran penting dalam menjaga keunggulan tim sepanjang pertandingan. Semua pemain harus berkontribusi ketika tim berada dalam tekanan.
Dalam sepak bola modern, kerja sama tim menjadi elemen yang sangat penting. Para pemain tidak hanya dituntut untuk menyerang, tetapi juga harus siap membantu pertahanan.
"Dalam sepak bola saat ini Anda harus bertahan dengan sebelas pemain," ujar Rabiot.
Ia juga memberikan pujian kepada rekan-rekannya di lini depan yang turut membantu tugas bertahan. Kontribusi tersebut dinilai sangat membantu menjaga keseimbangan tim.
"Leao juga banyak membantu kami, begitu juga Pulisic," tambah Rabiot.
Mentalitas Tim Dinilai Sangat Menentukan
Selain kerja sama tim, Rabiot juga menekankan pentingnya mentalitas dalam pertandingan seperti derby. Ia menilai semangat kolektif yang ditunjukkan Milan menjadi salah satu faktor utama kemenangan.
Menurutnya sikap tersebut harus terus dipertahankan oleh seluruh pemain. Tidak hanya ketika menghadapi rival sekota, tetapi juga dalam setiap pertandingan lainnya.
Semangat juang dan kekompakan tim dianggap sebagai modal penting dalam menjalani sisa musim. Milan masih memiliki banyak pertandingan penting yang harus dijalani.
"Inilah semangat yang harus selalu kami miliki, bukan hanya dalam derby," kata Rabiot.
Ia juga memberikan pujian kepada lini pertahanan yang tampil sangat baik sepanjang pertandingan. Para pemain belakang dinilai berhasil menjalankan tugasnya dengan sangat disiplin.
"Lini pertahanan juga memainkan pertandingan yang sangat baik," tutup Rabiot.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
PT SMI Buka Peluang Kerja Sama dengan Danantara Garap Proyek Listrik dari Sampah
- Selasa, 10 Maret 2026
Berita Lainnya
Kylian Mbappe Mulai Berlatih Lagi, Real Madrid Dapat Angin Segar Lawan Man City
- Selasa, 10 Maret 2026
Persib Bandung Tak Terhentikan di Kandang Setelah Menang Telak Lawan Persik Kediri
- Selasa, 10 Maret 2026
Semen Padang Taklukkan PSBS Biak Dua Gol Tanpa Balas di BRI Super League
- Selasa, 10 Maret 2026
Pujian Mazraoui Untuk Bruno Fernandes Sosok Paling Spesial Manchester United Musim Ini
- Selasa, 10 Maret 2026












