Selasa, 10 Maret 2026

PT SMI Buka Peluang Kerja Sama dengan Danantara Garap Proyek Listrik dari Sampah

PT SMI Buka Peluang Kerja Sama dengan Danantara Garap Proyek Listrik dari Sampah
PT SMI Buka Peluang Kerja Sama dengan Danantara Garap Proyek Listrik dari Sampah

JAKARTA - Upaya mengatasi persoalan sampah sekaligus mengembangkan sumber energi baru terus menjadi perhatian berbagai pihak di Indonesia. 

Salah satu langkah yang mulai dijajaki adalah pengembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy (WTE). Program ini dinilai dapat menjadi solusi ganda, yakni mengurangi timbunan sampah sekaligus menghasilkan energi yang bermanfaat bagi masyarakat.

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI melihat peluang besar untuk berkontribusi dalam pengembangan proyek tersebut. Perusahaan yang berada di bawah Kementerian Keuangan ini membuka kemungkinan untuk bekerja sama dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam menggarap proyek pengolahan sampah menjadi listrik atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL).

Baca Juga

Perkuat Tata Kelola, ADHI Karya Jalin Kerja Sama Hukum dengan Kejati Jawa Tengah

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di berbagai kota di Indonesia. Selain itu, kerja sama tersebut juga berpotensi mendorong pemanfaatan teknologi pengolahan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Peluang Kolaborasi PT SMI dan Danantara

Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah menjelaskan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk menjalin kerja sama dengan Danantara dalam proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik. Menurutnya, kolaborasi tersebut bisa menjadi bagian dari solusi untuk mengatasi permasalahan sampah di Indonesia.

"Saya rasa tidak menutup kemungkinan kita juga bisa berkolaborasi dengan Danantara, konteks untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Indonesia," ujar Reynaldi.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada jadwal atau target waktu yang secara spesifik ditetapkan terkait rencana kerja sama tersebut. Namun Reynaldi menilai sektor pengelolaan sampah memiliki potensi besar untuk dijadikan proyek kolaborasi di masa mendatang.

"Kita belum ada spesifik target kapan, tapi suatu sektor yang saya rasa sangat bisa kita bekerja sama," ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa peluang kerja sama masih terbuka lebar, terutama dalam pengembangan proyek-proyek yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Dukungan Pembiayaan Melalui Obligasi Ritel Infrastruktur

Sementara itu, PT SMI yang merupakan special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan baru saja meluncurkan instrumen investasi baru untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Instrumen tersebut adalah Obligasi Ritel Infrastruktur PT SMI atau ORIS.

Instrumen ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I PT SMI Tahap II Tahun 2026 dengan target indikasi penerbitan hingga Rp300 miliar.

Melalui penerbitan obligasi ini, PT SMI berharap dapat menghimpun dana dari masyarakat untuk membiayai berbagai proyek pembangunan yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Dana yang terkumpul dari ORIS nantinya akan disalurkan untuk mendukung proyek-proyek yang berfokus pada aspek keberlanjutan, termasuk energi terbarukan serta berbagai program sosial.

"Ini antara lain seperti untuk energi terbarukan, kemudian efisiensi energi, dan tentunya juga fasilitas kesehatan dan pendidikan dan fasilitas-fasilitas lainnya yang berwawasan sosial. Tentunya juga penyaluran pada proyek-proyek infrastruktur ini akan kami selaraskan dengan Sustainable Funding Framework yang ada pada kami," ujarnya.

Dengan adanya instrumen pembiayaan ini, peluang pendanaan bagi proyek-proyek berkelanjutan, termasuk pengolahan sampah menjadi energi, menjadi semakin terbuka.

Kontribusi PT SMI dalam Pembiayaan Infrastruktur

Sejak didirikan pada tahun 2009, PT SMI telah berperan penting dalam pembiayaan berbagai proyek pembangunan di Indonesia. Perusahaan ini menjadi salah satu lembaga yang fokus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional.

Secara akumulasi sejak didirikan, total nilai proyek yang telah dibiayai oleh PT SMI mencapai Rp1.183 triliun. Dari jumlah tersebut, terdapat total 129 proyek yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) maupun program yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Pembiayaan tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari transportasi, energi, hingga infrastruktur sosial seperti fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Dengan pengalaman panjang dalam mendukung proyek infrastruktur, PT SMI dinilai memiliki kapasitas yang kuat untuk terlibat dalam pengembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi di Indonesia.

Komitmen Danantara dalam Pengelolaan Sampah Terpadu

Di sisi lain, Danantara Indonesia juga menunjukkan komitmen untuk mendorong pengembangan solusi pengelolaan sampah terpadu yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah, khususnya di wilayah perkotaan yang menghadapi masalah penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).

Selaras dengan Peraturan Presiden No. 109/2025, penetapan program ini merupakan bagian dari program WtE atau PSEL Danantara Indonesia. Program tersebut bertujuan untuk mengatasi permasalahan sampah dengan memperkuat pengelolaan sampah perkotaan, mengurangi ketergantungan pada pembuangan ke TPA, serta mendukung pembangkit energi yang berkelanjutan.

Sejalan dengan dual mandate Danantara Indonesia, mitra operator diwajibkan membentuk konsorsium guna mendorong transfer teknologi, termasuk dengan badan usaha milik pemerintah daerah dan perusahaan lokal Indonesia.

Selain itu, Danantara Indonesia juga menekankan pentingnya penerapan tata kelola yang kuat sejak tahap awal pelaksanaan proyek. Hal ini mencakup proses seleksi mitra yang dilakukan secara transparan serta mempertimbangkan berbagai aspek mitigasi risiko.

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan proyek pengolahan sampah menjadi energi tidak hanya mampu mengatasi persoalan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat luas.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Seatrium Limited Resmi Divestasi Galangan Kapal Karimun ke Grup Salim

Seatrium Limited Resmi Divestasi Galangan Kapal Karimun ke Grup Salim

PT Bukit Asam Panen Raya Kalium Humat Perkuat Ketahanan Pangan

PT Bukit Asam Panen Raya Kalium Humat Perkuat Ketahanan Pangan

Cek Jadwal KRL Solo–Jogja Hari Ini 10 Maret 2026, Lengkap dari Palur hingga Yogyakarta

Cek Jadwal KRL Solo–Jogja Hari Ini 10 Maret 2026, Lengkap dari Palur hingga Yogyakarta

Jadwal KA Bandara YIA Selasa 10 Maret 2026, Lengkap Rute Tugu Yogyakarta–Bandara dari Pagi hingga Malam

Jadwal KA Bandara YIA Selasa 10 Maret 2026, Lengkap Rute Tugu Yogyakarta–Bandara dari Pagi hingga Malam

Jadwal Kapal Ferry Singkil–Pulau Banyak Selasa 10 Maret 2026, Cek Jam Keberangkatan KMP Aceh Hebat 3

Jadwal Kapal Ferry Singkil–Pulau Banyak Selasa 10 Maret 2026, Cek Jam Keberangkatan KMP Aceh Hebat 3