Pujian Mazraoui Untuk Bruno Fernandes Sosok Paling Spesial Manchester United Musim Ini
- Selasa, 10 Maret 2026
JAKARTA - Datang sebagai wajah baru di ruang ganti, Noussair Mazraoui merasakan langsung atmosfer besar yang menyelimuti Manchester United.
Adaptasi di klub sebesar itu bukan perkara sederhana, apalagi dengan ekspektasi tinggi dari publik. Namun pengalaman barunya justru membuka sudut pandang berbeda tentang kualitas rekan setimnya. Dari dekat, ia melihat sosok pemimpin yang pengaruhnya terasa nyata di setiap sesi latihan dan pertandingan.
Bek timnas Maroko itu resmi bergabung pada musim panas 2024. Ia didatangkan dari Bayern Munchen dalam satu paket transfer bersama Matthijs de Ligt. Kehadiran dua pemain ini menjadi bagian dari proyek penyegaran skuad. Klub berharap keduanya menambah kekuatan lini pertahanan sekaligus membawa mental juara dari kompetisi elite Eropa.
Baca JugaApa Itu Google Drive? Pengertian, Fungsi & Cara Menggunakannya
Nilai transfer keduanya dilaporkan hampir mencapai 60 juta poundsterling. Angka tersebut menunjukkan keseriusan klub dalam membangun fondasi tim. Perpindahan itu juga menghadirkan momen reuni yang cukup emosional bagi Mazraoui. Ia kembali bekerja sama dengan pelatih yang pernah membentuk permainannya saat masih berkembang di Belanda.
Sosok yang dimaksud adalah Erik ten Hag, pelatih yang pernah menanganinya di Ajax. Hubungan profesional keduanya sudah terjalin kuat sejak lama. Faktor kedekatan tersebut ikut mempermudah proses adaptasi Mazraoui di lingkungan baru. Ia tidak memulai segalanya dari nol karena sudah memahami filosofi permainan sang pelatih.
Pengaruh Kapten Terlihat Nyata Di Lapangan
Sejak resmi menjadi bagian tim, Mazraoui menyaksikan langsung besarnya peran kapten di dalam skuad. Figur pemimpin itu bukan hanya vokal, tetapi juga konsisten memberi dampak permainan. Setiap keputusan di lapangan terasa lebih terarah ketika sang kapten mengatur ritme. Kehadirannya menjadi pusat keseimbangan tim dalam berbagai situasi pertandingan.
Gelandang asal Portugal tersebut memang lama dikenal sebagai motor permainan di markas Old Trafford. Kontribusinya tidak hanya tercermin dari kreativitas, tetapi juga determinasi. Ia mampu mengangkat performa rekan setim ketika tekanan meningkat. Kepemimpinan seperti inilah yang paling dirasakan Mazraoui dari jarak dekat.
Mazraoui Kagum Dengan Kualitas Bruno Fernandes
Pengalaman bermain bersama membuka perspektif baru bagi Mazraoui. Ia tak lagi melihat dari layar kaca, melainkan dari dinamika pertandingan sesungguhnya. Intensitas permainan membuat kualitas individu lebih mudah terbaca. Dalam konteks itu, ia menilai sang kapten memiliki level yang berbeda.
"Yang paling menonjol tentu saja Bruno Fernandes benar benar luar biasa. Statistiknya sudah menjelaskan banyak hal tentang dirinya," kata Mazraoui.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penilaian Mazraoui bukan sekadar kesan sesaat. Ia melihat konsistensi performa yang sejalan dengan catatan statistik. Kontribusi gol, assist, hingga distribusi bola menunjukkan pengaruh besar. Semua itu memperkuat reputasi kapten sebagai pemain kunci tim.
"Saya sudah mengenal beberapa pemain Premier League dari menonton di televisi, tetapi pemain ini sekarang saya lihat dari dekat dan saya menyadari betapa spesialnya dia," lanjut Mazraoui.
Adaptasi Dari Layar Televisi Ke Pengalaman Nyata
Sebelum merumput di Inggris, Mazraoui lebih sering mengikuti kerasnya kompetisi lewat siaran pertandingan. Ia mengenal banyak nama besar tanpa benar benar merasakan intensitasnya. Perbedaan tempo dan duel fisik baru terasa saat ia terlibat langsung. Realitas di lapangan menghadirkan tantangan yang jauh lebih kompleks.
Kompetisi yang diikutinya kini adalah Premier League, liga dengan ritme cepat dan tekanan tinggi. Setiap pertandingan menuntut fokus penuh selama sembilan puluh menit. Kesalahan kecil bisa langsung berbuah peluang bagi lawan. Situasi inilah yang membuat pengalaman bermain menjadi jauh lebih menantang.
Sorotan Pada Kualitas Winger Yang Dihadapi
Selain mengagumi kapten tim, Mazraoui juga menaruh perhatian pada kualitas pemain sayap lawan. Posisinya sebagai bek sayap membuatnya sering terlibat duel satu lawan satu. Hampir setiap pekan ia menghadapi tipe pemain dengan karakter berbeda. Hal itu menuntut kesiapan fisik dan mental secara konsisten.
"Saya pikir semua pemain sayap, karena sebagian besar waktu saya bermain sebagai bek sayap, semua winger di Premier League benar benar sangat bagus dari atas sampai bawah," ujar Mazraoui.
Ia menilai para winger memiliki paket kemampuan yang lengkap. Kecepatan, kekuatan, serta teknik individu berpadu dalam satu profil pemain. Kondisi tersebut memaksa bek untuk tampil disiplin sepanjang laga. Sedikit kelengahan bisa langsung dimanfaatkan lawan.
"Mereka cepat, kuat, dan teknis, sehingga Anda tidak bisa meremehkan siapa pun. Jika Anda mengalami hari yang buruk melawan mereka, itu akan langsung terlihat," tutup Mazraoui.
Pengalaman Pertandingan Yang Menguatkan Penilaian
Pengalaman duel keras itu tergambar dalam sejumlah laga penting. Salah satunya saat Manchester United menghadapi Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineux. Pertandingan tersebut menunjukkan bagaimana peran kapten mampu mengubah jalannya laga. Momentum tim terangkat berkat kontribusi pemain kunci.
Mazraoui juga sempat berhadapan dengan winger lincah milik Brighton, yakni Kaoru Mitoma. Duel itu menuntut konsentrasi tinggi sepanjang pertandingan. Pergerakan cepat dan kontrol bola rapat menjadi ujian nyata bagi lini pertahanan. Situasi seperti ini mempertegas penilaiannya tentang kualitas pemain sayap liga.
Serangkaian pengalaman tersebut memperkaya sudut pandang Mazraoui sebagai pemain baru. Ia tidak hanya beradaptasi dengan sistem permainan, tetapi juga memahami standar kompetisi. Dari kekagumannya pada kapten tim hingga kewaspadaan menghadapi winger lawan, semuanya membentuk pemahaman yang lebih utuh. Musim perdananya menjadi fase penting dalam perjalanan karier di Inggris.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
PT SMI Buka Peluang Kerja Sama dengan Danantara Garap Proyek Listrik dari Sampah
- Selasa, 10 Maret 2026
Berita Lainnya
Kylian Mbappe Mulai Berlatih Lagi, Real Madrid Dapat Angin Segar Lawan Man City
- Selasa, 10 Maret 2026
Persib Bandung Tak Terhentikan di Kandang Setelah Menang Telak Lawan Persik Kediri
- Selasa, 10 Maret 2026
Adrien Rabiot Puji Semangat AC Milan Usai Menang Derby Lawan Inter Milan
- Selasa, 10 Maret 2026
Semen Padang Taklukkan PSBS Biak Dua Gol Tanpa Balas di BRI Super League
- Selasa, 10 Maret 2026












