Danantara Konsolidasikan Galangan Kapal Di Bawah PT PAL Dukung Program Kampung Nelayan
- Jumat, 13 Februari 2026
JAKARTA - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) kini tengah mengambil langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan maritim Indonesia.
Dalam sebuah terobosan baru, Danantara berencana melakukan konsolidasi seluruh aset galangan kapal milik negara di bawah komando PT PAL Indonesia. Kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi industri perkapalan nasional, tetapi juga menjadi tulang punggung dalam menyukseskan program strategis pemerintah, yaitu pembangunan Kampung Nelayan Modern yang tersebar di seluruh pelosok tanah air.
Langkah ini menandai babak baru dalam manajemen aset strategis Indonesia, di mana integrasi menjadi kunci untuk menghadapi tantangan ekonomi maritim. Dengan menyatukan kekuatan galangan kapal di bawah satu payung manajemen, pemerintah berharap dapat mempercepat produksi kapal-kapal penangkap ikan yang modern, tangguh, dan efisien, guna mengangkat derajat ekonomi para nelayan tradisional menjadi pelaku industri perikanan yang lebih kompetitif.
Baca JugaDanantara Ambil Alih Proyek PLTSa Samarinda Kerja Sama Investor Korea Kandas
Visi Integrasi Danantara Dalam Memperkuat Ekosistem Industri Perkapalan
Konsolidasi galangan kapal nasional di bawah PT PAL merupakan bagian dari visi besar Danantara untuk mengoptimalkan potensi aset negara yang selama ini masih terfragmentasi. Dengan pengawasan terpusat, standarisasi kualitas produksi kapal dapat terjaga, mulai dari desain hingga proses manufaktur. Hal ini diharapkan mampu menekan biaya operasional dan mempercepat waktu pengerjaan proyek-perubahan yang sangat krusial dalam mendukung agenda nasional di sektor kelautan.
PT PAL Indonesia, yang telah memiliki reputasi global dalam membangun kapal perang dan kapal niaga, kini mendapatkan tugas tambahan sebagai "motor penggerak" bagi galangan-galangan kapal kecil lainnya. Danantara memandang bahwa melalui sinergi ini, alih teknologi dan peningkatan keahlian tenaga kerja lokal dapat terjadi secara merata. Integrasi ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga meningkatkan daya saing ekspor produk galangan kapal Indonesia di pasar internasional.
Sinergi PT PAL Dan Program Kampung Nelayan Untuk Ketahanan Pangan
Fokus utama dari konsolidasi ini adalah memberikan dukungan penuh terhadap program Kampung Nelayan Modern yang dicanangkan oleh pemerintah. Program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem perikanan yang terintegrasi, mulai dari fasilitas tambat labuh, pabrik es, hingga penyediaan armada kapal yang mumpuni. PT PAL akan berperan sebagai penyedia teknologi utama yang memastikan kapal-kapal yang digunakan oleh nelayan memiliki spesifikasi yang sesuai dengan karakteristik perairan Indonesia.
Dukungan infrastruktur maritim ini menjadi sangat krusial untuk memastikan ketahanan pangan nasional terjaga. Dengan armada kapal yang lebih modern dan kapasitas angkut yang lebih besar, nelayan diharapkan mampu menjangkau zona tangkapan yang lebih jauh dan membawa hasil laut dalam kondisi yang lebih segar. Keterlibatan PT PAL dalam program ini membuktikan bahwa industri pertahanan dan manufaktur berat nasional kini semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat kelas bawah dan pembangunan ekonomi kerakyatan.
Optimalisasi Kapasitas Produksi Nasional Melalui Manajemen Terpusat
Selama ini, banyak galangan kapal milik negara yang beroperasi secara mandiri dengan kapasitas yang tidak sepenuhnya terutilisasi. Melalui Danantara, seluruh fasilitas tersebut akan dipetakan kembali fungsinya. Galangan kapal di daerah akan difokuskan pada perbaikan dan pemeliharaan (maintenance and repair), sementara PT PAL akan fokus pada riset, pengembangan, dan pembangunan kapal-kapal baru berskala besar. Pembagian kerja yang sistematis ini akan memastikan setiap aset memberikan kontribusi maksimal bagi pendapatan negara.
Manajemen terpusat juga memudahkan proses pengadaan material secara kolektif (bulk procurement), yang secara otomatis akan menurunkan harga pokok produksi kapal. Efisiensi biaya ini sangat penting agar harga kapal yang dihasilkan tetap terjangkau bagi kelompok nelayan atau koperasi yang menjadi target program Kampung Nelayan. Danantara berkomitmen untuk mengawal setiap proses ini agar transparan dan akuntabel, sehingga investasi yang dilakukan benar-benar memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi maritim.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Polres Rohil Cek Harga Sembako di Pasar Jelang Ramadan 2026: Stok Aman, Harga Terkendali
- Jumat, 13 Februari 2026
Diskopindag Kota Malang: Harga Sembako Menjelang Ramadan 2026 Terus Dipantau Intensif
- Jumat, 13 Februari 2026
UMKM Indonesia Tembus Pasar Eropa Melalui Strategi Marketing Handholding
- Jumat, 13 Februari 2026
Panduan Lengkap: Cara Cek Desil Bansos Online Terbaru dan Mudah 2026
- Jumat, 13 Februari 2026
Harga Emas Antam Anjlok Rp43.000 Menjadi Rp2,904 Juta Per Gram pada Jumat Pagi
- Jumat, 13 Februari 2026
Berita Lainnya
Pelni Siap Sukseskan Program Stimulus Ekonomi Diskon Tiket Hingga 30 Persen
- Jumat, 13 Februari 2026
PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Dukung Pertumbuhan Investasi KEK Bitung
- Jumat, 13 Februari 2026
Target Holding Maskapai BUMN Garuda Indonesia Rampung Kuartal I/2026
- Jumat, 13 Februari 2026
GDPS Targetkan Pendapatan Rp500 Miliar Lewat Penempatan Tenaga Kerja Global
- Jumat, 13 Februari 2026












