Jumat, 06 Februari 2026

12 Ragam Camilan Imlek 2026 Sarat Filosofi Keharmonisan dan Harapan

12 Ragam Camilan Imlek 2026 Sarat Filosofi Keharmonisan dan Harapan
12 Ragam Camilan Imlek 2026 Sarat Filosofi Keharmonisan dan Harapan

JAKARTA -  Perayaan Tahun Baru Imlek bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momen refleksi, doa, dan harapan baru bagi banyak keluarga. 

Salah satu tradisi yang selalu menyertai perayaan ini adalah kehadiran aneka camilan khas Imlek yang tersaji rapi di meja tamu. Kudapan tersebut bukan hanya pemanis suasana, tetapi juga simbol nilai kehidupan yang diwariskan lintas generasi.

Dalam budaya Tionghoa, makanan memiliki bahasa tersendiri. Bentuk, warna, rasa, hingga bahan yang digunakan dipercaya menyimpan filosofi mendalam. 

Baca Juga

Rekomendasi 8 Kuliner Jenang Yogyakarta Otentik Favorit Wisatawan Lokal

Camilan Imlek umumnya didominasi rasa manis dan bentuk bulat yang melambangkan kebahagiaan, keharmonisan, serta keutuhan keluarga. Warna merah yang kerap menghiasi sajian juga merepresentasikan keberuntungan dan perlindungan dari energi negatif.

Tradisi menyajikan camilan saat Imlek juga menjadi sarana mempererat hubungan keluarga. Momen berkumpul, berbagi makanan, dan berbincang santai menghadirkan kehangatan yang sulit tergantikan.

 Tak hanya dinikmati masyarakat Tionghoa, camilan khas Imlek kini juga dikenal dan digemari lintas budaya, menjadikannya bagian dari perayaan yang inklusif.

Berikut 12 camilan khas Imlek 2026 yang paling populer, lengkap dengan makna simbolis yang terkandung di dalamnya.

1. Kue Keranjang

Kue Keranjang atau Nian Gao dikenal sebagai simbol utama perayaan Imlek. Nama kue ini mengandung filosofi “tahun yang lebih tinggi”, mencerminkan harapan hidup yang terus meningkat. Teksturnya yang kenyal dan lengket melambangkan ikatan keluarga yang erat serta keharmonisan yang diharapkan tetap terjaga sepanjang tahun. Kue ini dipercaya membawa keberuntungan, kelimpahan rezeki, dan peningkatan kesejahteraan.

2. Kuaci

Kuaci menjadi camilan sederhana yang selalu hadir menemani perbincangan santai saat Imlek. Biji-bijian ini melambangkan keturunan yang banyak dan keberlanjutan generasi. Aktivitas memecah kuaci bersama keluarga atau tamu menciptakan suasana akrab, menandakan kebersamaan dan kehangatan dalam menyambut tahun baru.

3. Tang Yuan

Tang yuan berbentuk bulat dan biasanya disajikan dalam kuah manis hangat. Bentuknya merepresentasikan keutuhan, persatuan, dan keharmonisan keluarga. Menyantap tang yuan saat Imlek dipercaya mempererat hubungan antaranggota keluarga serta membawa kedamaian dan kebahagiaan di awal tahun.

4. Lapis Legit

Lapis legit melambangkan rezeki yang berlapis dan bertumbuh. Setiap lapisan mencerminkan proses kehidupan yang dibangun secara bertahap melalui kesabaran dan ketekunan. Proses pembuatannya yang rumit menjadi simbol bahwa hasil manis dalam hidup memerlukan usaha konsisten dan komitmen jangka panjang.

5. Kurma Merah

Kurma merah memiliki makna simbolis sebagai pembawa keberuntungan dan energi positif. Warna merahnya melambangkan kebahagiaan serta awal yang baik. Buah ini sering digunakan sebagai camilan atau campuran minuman tradisional sebagai doa agar kehidupan baru dimulai dengan keberkahan.

6. Onde-onde Wijen

Onde-onde wijen berbentuk bulat dan mengembang saat digoreng. Bentuk ini dipercaya sebagai simbol kemakmuran dan pertumbuhan rezeki. Balutan wijen di permukaannya melambangkan kekayaan, sementara isian manis mencerminkan kehidupan yang penuh kebahagiaan.

7. Wonton

Wonton menyerupai kantong emas yang dikenal pada masa Tiongkok kuno. Oleh karena itu, hidangan ini melambangkan kekayaan dan kemakmuran. Menyajikan wonton saat Imlek mengandung doa agar tahun baru membawa rezeki berlimpah dan kehidupan yang lebih sejahtera.

8. Kue Ku

Kue ku berbentuk tempurung kura-kura, simbol umur panjang, ketahanan, dan kesehatan. Warna merah terang pada kue ini menandakan keberuntungan dan perlindungan. Teksturnya yang kenyal dan isian manis menjadi doa agar keluarga diberikan kehidupan yang stabil, sehat, dan harmonis.

9. Manisan

Manisan melambangkan kehidupan yang manis dan penuh kebahagiaan. Kehadirannya di meja tamu menjadi doa agar tahun baru diisi dengan kegembiraan, suasana positif, dan hubungan keluarga yang harmonis. Rasa manisnya menjadi simbol awal yang baik dalam perjalanan setahun ke depan.

10. Kue Mangkuk

Kue Mangkuk atau Fa Gao berarti kemakmuran dan perkembangan. Bentuknya yang merekah saat dikukus melambangkan rezeki yang tumbuh dan keberhasilan usaha. Kue ini dipercaya membawa berkah dan harapan agar kehidupan terus berkembang sepanjang tahun.

11. Puding Nasi Delapan Bentuk

Ba Bao Fan terdiri dari nasi ketan dan delapan jenis isian. Angka delapan melambangkan keberuntungan dalam budaya Tionghoa. Setiap bahan memiliki makna kesejahteraan, umur panjang, dan kebahagiaan, menjadikannya simbol doa terbaik bagi keluarga.

12. Mie Panjang Umur

Mie Panjang Umur melambangkan usia panjang dan kesehatan. Mie tidak boleh dipotong sebagai simbol kehidupan yang utuh dan berkelanjutan. Hidangan ini menjadi doa agar tahun baru dipenuhi kelancaran, kebahagiaan, dan kesejahteraan.

Sutomo

Sutomo

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Rekomendasi 5 Tempat Makan Sambal Rampai Ayam Goreng Pedas Favorit

Rekomendasi 5 Tempat Makan Sambal Rampai Ayam Goreng Pedas Favorit

5 Kombinasi Makanan Tepat Tingkatkan Manfaat Gizi untuk Kesehatan Tubuh

5 Kombinasi Makanan Tepat Tingkatkan Manfaat Gizi untuk Kesehatan Tubuh

Ahli Gizi Ungkap Pilihan Jenis Susu Paling Sehat untuk Konsumsi Harian

Ahli Gizi Ungkap Pilihan Jenis Susu Paling Sehat untuk Konsumsi Harian

Rekomendasi 11 Makanan Probiotik yang Aman Dikonsumsi Setiap Hari

Rekomendasi 11 Makanan Probiotik yang Aman Dikonsumsi Setiap Hari

Pilihan 4 Sunscreen Wardah yang Aman untuk Kulit Berminyak dan Sensitif

Pilihan 4 Sunscreen Wardah yang Aman untuk Kulit Berminyak dan Sensitif