Kamis, 05 Februari 2026

Navigasi Cerdas di Pasar Bergejolak: Strategi MNC Asset Management Ubah Risiko Jadi Peluang

Navigasi Cerdas di Pasar Bergejolak: Strategi MNC Asset Management Ubah Risiko Jadi Peluang
Navigasi Cerdas di Pasar Bergejolak: Strategi MNC Asset Management Ubah Risiko Jadi Peluang

JAKARTA - Ketidakpastian ekonomi global sering kali menjadi momok bagi para investor pemula maupun profesional. Namun, di balik fluktuasi pasar yang tidak menentu, terdapat celah peluang yang hanya bisa dilihat melalui kacamata literasi keuangan yang matang. Menyadari pentingnya pemahaman tersebut, MNC Asset Management bersinergi dengan Bank Neo Commerce menggelar inisiatif edukatif untuk membekali masyarakat dengan strategi pengelolaan aset yang tangguh. Melalui seminar bertajuk “Embrace The Uncertainty, Seize The Opportunity”, para nasabah diajak untuk tidak sekadar bertahan, melainkan proaktif dalam mengambil keputusan investasi yang cerdas dan terukur di tengah dinamika pasar keuangan 2026.

Edukasi Sebagai Kunci Pengelolaan Aset di Tengah Gejolak

Kegiatan seminar yang berlangsung pada Rabu di Kantor Cabang Bank Neo Commerce Medan, Jalan Glugur, Kecamatan Medan Petisah ini, menjadi oase bagi para nasabah yang mencari kepastian di tengah volatilitas. Fokus utama dari acara ini adalah memberikan pemahaman mendalam bahwa investasi bukan tentang menghindari risiko, melainkan bagaimana mengelola risiko tersebut agar tetap selaras dengan target masa depan.

Baca Juga

Strategi Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Perumahan Demi Target KPR 2026

Managing Director MNC Asset Management, Dimas Aditya Ariadi, menegaskan bahwa edukasi investasi adalah instrumen paling vital saat ini. Menurutnya, kemampuan nasabah dalam memahami pergerakan pasar akan menentukan seberapa optimal aset mereka dapat bertumbuh. Di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan, kesadaran akan pentingnya menempatkan dana pada instrumen yang tepat menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar lagi.

Reksa Dana: Instrumen yang Tetap Relevan Bagi Investor Modern

Salah satu poin krusial yang dibahas dalam seminar tersebut adalah posisi reksa dana sebagai instrumen investasi yang fleksibel. Meski pasar sedang mengalami volatilitas tinggi, reksa dana dinilai masih memegang peranan penting dalam portofolio investasi masyarakat. Dimas Aditya Ariadi memaparkan bahwa reksa dana menawarkan diversifikasi yang mampu meminimalisir dampak guncangan di satu sektor tertentu.

"Produk reksa dana masih relevan sebagai solusi investasi di tengah volatilitas pasar, selama disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing nasabah," ungkapnya. Hal ini memberikan pesan kuat bagi investor agar tidak terpaku pada pergerakan harian pasar, melainkan tetap berpegang teguh pada rencana jangka panjang dan profil risiko yang telah ditentukan sejak awal.

Sinergi Perbankan Digital dan Aksesibilitas Investasi

Keberhasilan penyebaran literasi keuangan ini juga tidak lepas dari dukungan infrastruktur digital yang mumpuni. Kolaborasi antara MNC Asset Management dengan Bank Neo Commerce menjadi bukti nyata transformasi industri keuangan di Indonesia. Bank Neo Commerce, sebagai salah satu bank digital terdepan, kini telah menjadi bagian dari 19 agen penjual reksa dana berbasis perbankan digital di tanah air.

Dimas menyoroti bahwa kehadiran bank digital mempermudah masyarakat untuk mengakses produk investasi berkualitas hanya dari ujung jari. Sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan seminar semata, namun terus berlanjut secara berkelanjutan untuk memberikan manfaat finansial jangka panjang bagi seluruh lapisan nasabah. Kemudahan akses yang ditawarkan perbankan digital menjadi jembatan bagi masyarakat luas untuk mulai berinvestasi dengan cara yang lebih nyaman dan aman.

Mengubah Ketidakpastian Menjadi Keuntungan Strategis

Melalui seminar ini, para nasabah di Medan didorong untuk mengubah pola pikir mereka terhadap kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Alih-alih melihatnya sebagai hambatan yang menghentikan langkah investasi, ketidakpastian harus dipandang sebagai momen untuk melakukan penyesuaian portofolio dan menangkap peluang yang muncul saat harga instrumen sedang terkoreksi.

Prinsip utama yang ditanamkan adalah investasi yang aman, nyaman, dan terukur. Dengan dukungan manajer investasi yang berpengalaman dan mitra agen penjual yang terpercaya, nasabah diharapkan mampu mengembangkan aset mereka secara berkelanjutan. Ketidakpastian memang tidak bisa dihilangkan, namun dengan bekal edukasi yang tepat, nasabah dapat melangkah dengan penuh percaya diri untuk menyongsong masa depan finansial yang lebih cerah di tengah tantangan pasar yang ada.

David

David

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Strategi Diversifikasi Aset: 8 Instrumen Investasi Terbaik 2026 untuk Cuan Maksimal

Strategi Diversifikasi Aset: 8 Instrumen Investasi Terbaik 2026 untuk Cuan Maksimal

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Strategi Investasi Saham Terbaik Hari Ini 5 Februari 2026

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Strategi Investasi Saham Terbaik Hari Ini 5 Februari 2026

Bank Nagari Tegaskan Perannya: Kredit UMKM Dominan, Tantangan, dan Harapan

Bank Nagari Tegaskan Perannya: Kredit UMKM Dominan, Tantangan, dan Harapan

Harga Emas Antam Hari Ini 5 Februari 2026 Perlu Dipantau Investor

Harga Emas Antam Hari Ini 5 Februari 2026 Perlu Dipantau Investor

Cek Harga Emas Perhiasan Hari Ini Kamis 5 Februari 2026 Lengkap

Cek Harga Emas Perhiasan Hari Ini Kamis 5 Februari 2026 Lengkap