Kamis, 05 Februari 2026

Tiga Cabor Ini Disiapkan Masuk Rencana Induk PON 2028

Tiga Cabor Ini Disiapkan Masuk Rencana Induk PON 2028

JAKARTA – Dalam langkah strategis persiapan besar menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028, Kabupaten Sumbawa kini tercatat telah memasukkan tiga cabang olahraga ke dalam Rencana Induk Olahraga Nasional. Hal ini bukan sekadar ambisi administratif, tetapi bagian dari upaya serius daerah untuk menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional bergengsi tersebut.

Pendekatan Baru dalam Perencanaan PON 2028

Persiapan menuju PON 2028 bukan perkara sederhana. Menurut laporan, tiga cabang olahraga yang diusulkan sudah resmi tercantum dalam Rencana Induk Olahraga yang disusun sebagai acuan persiapan nasional. Ini merupakan bukti bahwa Sumbawa ingin mengambil peran penting dalam pesta olahraga berskala besar ini.

Baca Juga

Strategi Cerdas Chelsea Redam Teror Bola Mati Arsenal di Carabao Cup

Pencantuman ini menunjukkan adanya kerja sama erat antara pemerintah daerah setempat dan lembaga olahraga dalam merumuskan strategi yang matang, termasuk dalam aspek fasilitas, sumber daya manusia, dan dukungan anggaran yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan event tersebut.

Tiga Cabang Olahraga yang Diusulkan

Tiga cabang olahraga yang kini menjadi fokus utama dalam rencana induk tersebut adalah:

Panahan,

Grass Track, dan

Bela Diri.

Ketiga cabor ini dipilih bukan tanpa alasan. Mereka dipandang memiliki potensi untuk menarik partisipasi atlet dari seluruh Indonesia, sekaligus memperlihatkan kemampuan penyelenggaraan daerah dalam menangani event olahraga profesional.

Peran Penting KONI dan Koordinasi Pemerintah Daerah

Salah satu pilar yang mendorong pencantuman cabang olahraga ini adalah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa. Berkat koordinasi intens bersama pemerintah daerah, ketiga cabor ini lolos masuk dalam Rencana Induk PON 2028.

Hal ini memperlihatkan bahwa keterlibatan KONI sangat penting dalam memastikan daerah memiliki suara dan posisi strategis dalam penyusunan rencana nasional olahraga, khususnya dalam konteks PON.

Ke depan, KONI juga diproyeksikan akan terlibat dalam proses persiapan lebih lanjut, termasuk penentuan kebutuhan fasilitas, tenaga pelatih, dan dukungan logistik lainnya.

Persiapan Fasilitas dan Infrastruktur Pendukung

Tidak cukup hanya mencantumkan nama cabang olahraga—aspek fisik seperti venue dan fasilitas pertandingan dipandang sama pentingnya. Rencana Induk PON akan dijadikan dasar untuk rencana pembangunan dan renovasi sarana olahraga yang dibutuhkan.

Sebagai contoh, baik untuk Grass Track maupun Panahan direncanakan akan menggunakan venue di kawasan Samota yang telah menjadi sorotan banyak pihak, sedangkan untuk cabang olahraga bela diri akan memanfaatkan fasilitas di GOR Mampis Rungan.

Keberadaan lokasi ini merupakan modal awal yang kuat bagi Sumbawa, sebab area tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi fasilitas olahraga bertaraf nasional, bahkan bisa turut mendunia jika persiapan dilakukan optimal.

Tantangan dan Komitmen Pemerintah Daerah

Walaupun pencantuman tiga cabang olahraga ini adalah prestasi tersendiri, tantangan besar masih menanti di depan mata. Menurut Ketua KONI Sumbawa, Surat Keputusan (SK) resmi dari KONI Pusat masih dinantikan sebagai dasar final penetapan lokasi cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

Hal ini penting agar persiapan anggaran dan strategi pelaksanaan dapat dibuat sejalan dengan keputusan pusat. Dengan SK tersebut, pemerintah daerah dan KONI setempat dapat mengatur kebutuhan anggaran, ruang lingkup pembangunan venue, hingga persiapan teknis lainnya.

Komitmen dari pemangku kepentingan lokal juga terlihat dari kesiapan mereka merombak fasilitas yang sudah ada, termasuk renovasi dan penambahan fasilitas ringan agar venue siap digunakan saat kompetisi berlangsung.

Dampak Potensial Terhadap Perekonomian dan Komunitas

Selain dampak olahraga, pencantuman ini diyakini akan membawa dampak signifikan terhadap sektor lain. Event sebesar PON biasanya menarik ribuan peserta, pelatih, ofisial, serta penonton, sehingga potensi kunjungan wisata dan peningkatan kegiatan ekonomi lokal sangat besar.

Hotel, tempat makan, UMKM, serta layanan transportasi di daerah kemungkinan besar akan mengalami lonjakan aktivitas ekonomi selama ajang berlangsung. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa pemerintah daerah sangat mendukung pencantuman tiga cabang olahraga tersebut.

Upaya Sumbawa Menjadi Bagian Besar PON 2028

Keseluruhan, langkah mencantumkan tiga cabang olahraga ke dalam Rencana Induk PON 2028 memperlihatkan bahwa Kabupaten Sumbawa memiliki ambisi besar dan strategi nyata untuk mengambil peran dalam pesta olahraga nasional ini.

Dengan koordinasi yang baik antara KONI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lain, pencantuman ini bisa menjadi pintu masuk bagi Sumbawa untuk tampil sebagai tuan rumah kegiatan cabang olahraga pada PON 2028.

Namun, perjalanan masih panjang—termasuk penantian SK final, pembangunan fasilitas pendukung, dan penyusunan anggaran—semua itu adalah tantangan yang harus dihadapi untuk mewujudkan visi besar tersebut.

Fery

Fery

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Michael Carrick Panggil JJ Gabriel ke Tim Utama MU demi Redam Barcelona

Michael Carrick Panggil JJ Gabriel ke Tim Utama MU demi Redam Barcelona

Evolusi Manchester United: Dari Newton Heath Menuju Teater Impian

Evolusi Manchester United: Dari Newton Heath Menuju Teater Impian

Xabi Alonso Kandidat Kuat Gantikan Pep Guardiola di Manchester City

Xabi Alonso Kandidat Kuat Gantikan Pep Guardiola di Manchester City

Tantangan Alvaro Arbeloa Redam Gejolak Internal di Real Madrid

Tantangan Alvaro Arbeloa Redam Gejolak Internal di Real Madrid

Trent Alexander-Arnold Siap Comeback Bela Real Madrid Lawan Valencia

Trent Alexander-Arnold Siap Comeback Bela Real Madrid Lawan Valencia