Kamis, 05 Februari 2026

Maksimalkan Profil dengan Contoh Headline LinkedIn Menarik Berikut!

Maksimalkan Profil dengan Contoh Headline LinkedIn Menarik Berikut!
contoh headline linkedin

Jakarta - Contoh headline LinkedIn bisa menjadi kunci penting yang membuka berbagai kesempatan karir. 

Meskipun terlihat sepele, bagian ini termasuk elemen utama yang diperhatikan langsung oleh perekrut atau HRD. 

Jadi, jika headline yang kamu gunakan terlalu biasa atau asal-asalan, jangan heran kalau profilmu justru terlewat begitu saja.

Baca Juga

7 Aplikasi Stiker WhatsApp Gratis 2026, Bikin Chat Makin Seru!

Di sini, kamu akan dipandu memahami cara membuat headline LinkedIn yang menarik dan berbeda dari yang lain, lengkap dengan tips serta contoh headline LinkedIn yang bisa langsung dicoba.

Baca sampai tuntas untuk mulai memperbarui profil LinkedIn-mu dan tingkatkan peluang karir lebih luas!

Apa Itu Headline LinkedIn?

Pernah dengar ungkapan bahwa kesan pertama itu menentukan? Di LinkedIn, bagian headline berperan sebagai kesan awal yang dilihat orang ketika mengunjungi profilmu. 

Headline adalah teks ringkas yang berada di bagian atas profil, memberikan gambaran tentang siapa kamu, pekerjaan yang kamu lakukan, dan apa yang sedang kamu cari.

Meskipun hanya terdiri dari sekitar 120 karakter, headline memiliki peran penting dalam menarik perhatian HR atau perekrut. Selain muncul di halaman profil, headline juga sering terlihat di lokasi strategis lainnya, seperti:

  • Feed posting: Saat kamu membagikan konten atau memberi komentar.
  • Rekomendasi koneksi: Ketika LinkedIn menyarankan profilmu ke pengguna lain.
  • Hasil pencarian: Jika seseorang mencari nama atau kata kunci yang relevan.

Karena sering tampil di area-area ini, headline yang tepat bisa mendorong orang untuk mengeklik profilmu. 

Headline yang relevan dan menarik juga berpotensi membuka peluang baru, mulai dari kerja sama profesional hingga tawaran pekerjaan.

Rekruter yang mencari kandidat biasanya akan melihat daftar nama lengkap beserta headline di bawahnya. Jika headline-mu jelas dan sesuai, profilmu lebih mudah menarik perhatian.

Dengan begitu, headline di LinkedIn bisa dianggap sebagai kartu nama digital. Pastikan isinya tidak sekadar formal atau biasa-biasa saja, tetapi mampu mencerminkan identitas dan keunikanmu. 

Ini adalah kesempatan untuk meninggalkan kesan pertama yang kuat dan tak terlupakan bagi siapa pun yang melihat profilmu.

Apa yang Harus Dijelaskan di Headline?

Setelah kamu memahami cara memperbarui headline di LinkedIn, langkah selanjutnya adalah mengetahui apa yang sebaiknya ditulis. 

Headline yang efektif tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memperkuat citra profesionalmu. Berikut panduan lengkapnya:

1. Deskripsi Diri Secara Profesional
Anggap headline sebagai kesempatan untuk memperkenalkan dirimu secara ringkas dalam satu kalimat. 

Pikirkan bagaimana kamu ingin dilihat oleh perekrut, calon klien, atau profesional lain. Hindari menulis hal-hal personal atau motivasi klise, misalnya:

  • “Hari ini adalah anugerah.”
  • “Menikmati kopi di pagi hari.”

Fokuslah pada hal-hal yang menggambarkan sisi profesionalmu. Jika diminta mendeskripsikan dirimu dalam tiga kata, pilih yang paling relevan dengan kariermu, seperti: “SEO Specialist,” “Data Analyst,” atau “Creative Storyteller.”

2. Jabatan atau Keterampilan Utama
Headline yang kuat biasanya menampilkan posisi pekerjaan saat ini atau keahlian utama yang kamu miliki. Contohnya:

  • “Performance Marketing Associate | HappyFresh”

Untuk lebih spesifik, sertakan juga spesialisasi atau fokus keahlian. Misalnya:

  • “Performance Marketing | Meta Certified”
  • “Frontend Developer | JavaScript & React Expert”

3. Sertifikasi yang Dimiliki
Sertifikasi menjadi bukti nyata kompetensimu secara profesional. Jangan ragu mencantumkannya, terutama jika relevan dengan bidang yang kamu tekuni. Contoh:

  • “SEO Specialist | Google Certified”
  • “Data Analyst | Tableau Certified”

Menambahkan sertifikasi membuat profil lebih profesional dan menarik perhatian perekrut yang mencari kandidat berkualitas.

4. Pengalaman dan Tempat Kerja
Jika kamu memiliki pengalaman signifikan atau pernah bekerja di perusahaan ternama, sertakan dalam headline. Ini tidak hanya memperkuat profil, tetapi juga membangun kredibilitas. 

Manfaatkan maksimal 120 karakter untuk menyampaikan informasi relevan sebanyak mungkin. Contoh:

  • “Digital Marketing Lead | SEO Trainer | Pashouses”
  • “Project Manager | Ex-Grab | Certified Scrum Master”

Gunakan simbol ‘|’ untuk membuat headline lebih terstruktur, rapi, dan mudah dibaca.

5. Tempat Pendidikan
Jika kamu masih menempuh pendidikan atau seorang fresh graduate, tuliskan status pendidikan sesuai kondisimu. Contoh:

  • “Mahasiswa Teknik Informatika | Universitas Indonesia”
  • “Fresh Graduate of Communication Science | Universitas Padjadjaran”

Cara Mengisi Headline LinkedIn

Headline LinkedIn termasuk salah satu komponen terpenting di profilmu. Dengan headline yang tepat, kamu dapat meninggalkan kesan pertama yang positif bagi siapa saja yang mengunjungi profilmu, baik rekruter, kolega, maupun calon klien.

Jika kamu belum pernah mengubah headline sebelumnya, jangan khawatir. Berikut panduan lengkap beserta langkah-langkah yang mudah diikuti.

  1. Masuk ke Akun LinkedIn
    Pertama, buka LinkedIn dan lakukan login ke akunmu.
  2. Buka Halaman Profil
    Setelah login, klik ikon “Saya” di pojok kanan atas halaman utama, lalu pilih opsi “Lihat Profil” untuk membuka profilmu.
  3. Klik Ikon Pensil
    Pada halaman profil, arahkan ke bagian atas di mana foto sampul atau header berada. Di pojok kanan bawah foto sampul, kamu akan menemukan ikon pensil kecil. Klik ikon tersebut untuk mengedit.
  4. Masuk ke Menu “Edit Intro”
    Dengan mengklik ikon pensil, kamu akan masuk ke menu “Edit Intro,” tempat semua informasi dasar profil dapat diubah, termasuk headline.
  5. Mengedit Headline
    Di menu “Edit Intro,” terdapat kolom khusus untuk menulis atau memperbarui headline. Gunakan kolom ini untuk membuat deskripsi singkat namun menarik mengenai dirimu, seperti:
    • Posisi pekerjaan atau bidang keahlian,
    • Keahlian teknis atau hard skill,
    • Pengalaman yang unik,
    • Sertifikasi atau spesialisasi yang dimiliki.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menulis:

  • Gunakan kalimat singkat, jelas, dan padat.
  • Sertakan kata kunci yang relevan agar profilmu mudah ditemukan di pencarian LinkedIn.
  • Hindari penggunaan emoji atau simbol yang kurang profesional.

Setelah selesai menulis, pastikan ejaan benar dan isi headline sesuai dengan tujuan profesionalmu. Jika sudah tepat, klik tombol “Simpan.” Headline baru akan langsung muncul di profilmu, tepat di bawah nama.

Contoh Headline LinkedIn yang Menarik

Jika kamu masih ragu tentang cara menulis headline LinkedIn yang efektif, tenang saja. Kamu bisa menjadikan contoh headline linkedin berikut sebagai sumber inspirasi. 

Perhatikan baik-baik contoh-contoh ini dan gunakan sebagai panduan saat membuat headline-mu sendiri.

1. Headline LinkedIn untuk Mahasiswa

  • Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Indonesia 2023 | Mahir pemrograman Java dan Python | Pernah magang di PT XYZ Tech.
  • Mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Bina Nusantara 2024 | Fokus pada desain grafis dan animasi | Magang di Creative Agency ABC.
  • Mahasiswa Manajemen Bisnis Universitas Airlangga 2025 | Tertarik pada pemasaran digital dan analisis pasar | Berpengalaman sebagai asisten riset pasar.
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Udayana 2024 | Fokus pada media sosial dan penulisan konten | Magang di PT Media Digital Indonesia.
  • Mahasiswa Akuntansi Universitas Diponegoro 2023 | Mahir menggunakan Microsoft Excel dan software akuntansi | Magang di PT Keuangan Sejahtera.

2. Headline LinkedIn untuk Fresh Graduate

  • Lulusan Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada 2023 | Berpengalaman di pengembangan perangkat keras dan lunak | Mencari posisi sebagai Electrical Engineer.
  • Lulusan Psikologi Universitas Padjadjaran 2022 | Berminat di bidang HR dan rekrutmen | Magang di HRD PT Sukses Abadi.
  • Lulusan Marketing Universitas Kristen Satya Wacana 2022 | Menguasai strategi pemasaran digital dan SEO | Magang sebagai digital marketing intern.
  • Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Trisakti 2022 | Berpengalaman menulis artikel dan copywriting | Mencari peluang sebagai content writer.
  • Lulusan Teknologi Pangan Universitas Brawijaya 2022 | Mahir analisis mutu pangan dan teknik pengolahan makanan | Magang di PT AgroFood.

3. Headline LinkedIn untuk Profesional

  • Digital Marketing Manager | 5 Tahun pengalaman di industri e-commerce | Spesialis SEO dan PPC di PT MarketPro.
  • Senior Web Developer | 7 Tahun pengalaman dalam pembuatan aplikasi dan website | Menguasai React, Node.js, dan MongoDB.
  • HR Manager | 10 Tahun pengalaman di manajemen SDM | Fokus pada rekrutmen dan pengembangan karyawan di PT HR Solutions.
  • Financial Analyst | 6 Tahun pengalaman dalam analisis keuangan dan perencanaan strategis | Mahir menggunakan Excel dan SAP.
  • Senior Graphic Designer | 8 Tahun pengalaman di desain visual dan branding | Ahli Adobe Suite dan UI/UX Design.

Tips Membuat Headline LinkedIn yang Menarik

Headline di LinkedIn adalah hal pertama yang dilihat orang ketika mengunjungi profilmu. Karena itu, pastikan headline dapat menarik perhatian secara profesional dan positif. 

Berikut beberapa panduan yang bisa kamu terapkan untuk membuat headline lebih efektif:

1. Sertakan Informasi Utama
Mulailah dengan menjelaskan identitas profesionalmu, seperti jabatan, bidang keahlian, atau spesialisasi yang kamu geluti. Hindari memasukkan informasi yang tidak relevan dengan karier.

Tambahkan kemampuan dan pengalaman yang mendukung, misalnya keahlian dalam menulis artikel SEO untuk content writer atau proyek penting yang pernah diselesaikan. 

Jangan lupa tonjolkan pencapaian yang bisa memperkuat profilmu, seperti memenangkan lomba atau berhasil meningkatkan kinerja tim. 

Hal ini membuat headline lebih menarik dan memberikan kesan positif bagi perekrut.

2. Sesuaikan dengan Target Koneksi
Gunakan bahasa yang sesuai dengan industri atau jenis perusahaan yang kamu tuju. Untuk perusahaan startup atau kreatif, gaya bahasa bisa lebih santai dan inovatif. Sementara untuk perusahaan besar dan formal, gunakan bahasa yang profesional dan serius.

Manfaatkan kata kunci yang umum dicari oleh perekrut atau profesional di bidangmu. Misalnya, jika bergerak di digital marketing, kata-kata seperti “SEO”, “PPC”, atau “Content Marketing” membantu profilmu muncul lebih mudah dalam pencarian LinkedIn.

3. Pilih Kata-kata Kreatif
Hindari istilah klise seperti “terbaik di bidangnya” atau “the best ever” karena bisa terkesan berlebihan dan kurang realistis. 

Gunakan kata yang kreatif dan mencerminkan keunikanmu tanpa terdengar pompous. Fokus pada kemampuan nyata yang membedakanmu dari kandidat lain.

4. Tetap Jujur dan Transparan
Kejujuran adalah hal utama dalam membuat headline. Jangan menyebutkan pengalaman atau kemampuan yang tidak kamu miliki. 

Perekrut sering melakukan pengecekan, dan jika ditemukan ketidaksesuaian, reputasimu bisa terdampak negatif. Pastikan deskripsi dirimu akurat dan sesuai kenyataan.

5. Perbarui Headline Secara Berkala
Headline jangan dibiarkan usang. Segera perbarui jika ada perubahan karier, pelatihan baru, atau pencapaian terkini. Dengan demikian, profilmu selalu relevan dan mencerminkan kemampuan terbaru.

Sebagai contoh, jika kamu memperoleh sertifikasi baru, tambahkan ke headline agar terlihat menonjol di mata perekrut dan meningkatkan peluangmu dalam pencarian kandidat yang sesuai.

Sebagai penutup, gunakan tips ini sebagai panduan untuk menulis profil profesional yang menonjol dan mudah diingat, lengkap dengan contoh headline LinkedIn.

Enday Prasetyo

Enday Prasetyo

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Final Carabao Cup Jadi Suntikan Energi Terbaik Arsenal Menurut Mikel Arteta

Final Carabao Cup Jadi Suntikan Energi Terbaik Arsenal Menurut Mikel Arteta

Juventus Tanpa Striker Baru Januari Ini Spalletti Gagal Penuhi Kebutuhan Tim

Juventus Tanpa Striker Baru Januari Ini Spalletti Gagal Penuhi Kebutuhan Tim

Piala Asia Futsal 2026 Hector Souto Kritik Performa Timnas Indonesia Meski Menang

Piala Asia Futsal 2026 Hector Souto Kritik Performa Timnas Indonesia Meski Menang

Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija Jakarta Perkuat Proyek Jangka Panjang Klub

Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija Jakarta Perkuat Proyek Jangka Panjang Klub

Jorge Martin Tegaskan Fokus Bersama Aprilia di Tengah Rumor Kepindahan Yamaha

Jorge Martin Tegaskan Fokus Bersama Aprilia di Tengah Rumor Kepindahan Yamaha