JAKARTA - Di tengah tekanan jual yang melanda bursa domestik pada awal perdagangan Selasa (3 Februari 2026), saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) justru menunjukkan performa yang kontradiktif.
Emiten batu bara raksasa ini berhasil mencatatkan penguatan signifikan, menjadikannya salah satu sorotan di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih dibayangi sentimen negatif.
Hingga pukul 09.23 WIB, harga saham BUMI bertengger di level Rp230 per saham, naik 4,55% (bertambah Rp10) dari posisi penutupan sebelumnya. Pergerakan anomali ini menarik perhatian para pelaku pasar, mengingat indeks acuan sedang berjuang keluar dari tekanan volatilitas.
Baca JugaPanduan Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Beserta Syarat Pengajuan Lengkap
Dinamika Intraday: Volatilitas Tinggi Menjadi Ciri Khas
Meskipun mencatatkan kenaikan, perjalanan harga BUMI di awal sesi tidaklah mulus. Saham ini dibuka pada level Rp212 dan langsung menunjukkan fluktuasi yang lebar.
Rentang Harga: Sempat menyentuh level tertinggi di Rp232 dan sempat merosot ke level terendah Rp198.
Kapitalisasi Pasar: Tercatat kokoh di angka Rp85,41 triliun.
Historis 52 Minggu: BUMI bergerak dalam rentang harga yang sangat lebar, yakni antara Rp70 hingga Rp484, mencerminkan risiko sekaligus peluang spekulasi yang tinggi.
Sentimen Fundamental dan Performa Keuangan
Optimisme pasar terhadap BUMI tampaknya didorong oleh kinerja operasional yang solid. Laporan keuangan kuartal III 2025 menunjukkan pendapatan perusahaan mencapai US$359,37 juta, atau tumbuh sebesar 8,56% (YoY). Pertumbuhan pendapatan ini menjadi bantalan fundamental bagi investor di tengah fluktuasi harga komoditas global yang dinamis.
Meskipun begitu, investor perlu memperhatikan bahwa hingga saat ini BUMI belum mencatatkan rasio price to earnings (P/E) yang stabil serta belum ada kebijakan pembagian dividen dalam waktu dekat.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pink Moon April 2026 Muncul Rabu Malam, BRIN Jelaskan Waktu dan Cara Melihatnya
- Selasa, 31 Maret 2026
Ditjenpas Siap Terapkan WFH Sesuai Regulasi Pemerintah Pusat Secara Bertahap
- Selasa, 31 Maret 2026
Garuda Indonesia Setop Rute Jakarta Bengkulu, Ini Alasan Resmi Kemenhub
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Belanja Online Ramadan 2026: Fashion Menjadi Primadona dan Produk Premium
- Selasa, 31 Maret 2026
Bank Jatim Catat Pertumbuhan Kinerja dan Laba Menguat Sepanjang Tahun 2025
- Selasa, 31 Maret 2026
5,5 Juta Wajib Pajak Belum Lapor SPT, Ini Panduan dan Contoh Isi Coretax
- Selasa, 31 Maret 2026













.jpg)