JAKARTA - Atmosfer Stadion Santiago Bernabeu sempat diliputi ketegangan saat waktu normal hampir habis. Real Madrid yang tampil dominan justru belum mampu memastikan kemenangan atas Rayo Vallecano.
Namun, drama khas LaLiga kembali hadir ketika Kylian Mbappe muncul sebagai penentu di menit-menit terakhir, menyelamatkan muka Los Blancos dan menjaga asa mereka dalam perburuan gelar musim ini.
Pertandingan lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 antara Real Madrid vs Rayo Vallecano, Minggu malam WIB, berakhir dengan skor tipis 2-1. Hasil ini terasa krusial bagi tuan rumah, mengingat rival utama mereka, Barcelona, sehari sebelumnya sukses meraih kemenangan dan terus menempel ketat di papan atas klasemen.
Baca JugaZulhas Tegaskan Operasional Kopdes Dimulai Usai Fisik Bangunan Rampung
Sejak awal laga, Real Madrid tampil agresif dengan dukungan penuh publik Bernabeu. Meski demikian, perlawanan Rayo Vallecano tidak bisa dianggap remeh. Tim tamu menunjukkan disiplin dan keberanian, membuat pertandingan berjalan alot hingga detik-detik akhir.
Awal Meyakinkan Los Blancos di Bernabeu
Real Madrid langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Dominasi penguasaan bola mereka berbuah manis pada menit ke-15 ketika Vinicius Junior memecah kebuntuan. Penyerang asal Brasil itu memanfaatkan celah di lini belakang Rayo Vallecano dan menuntaskan peluang dengan tenang.
Gol tersebut membuat tempo permainan meningkat. Los Blancos terlihat semakin percaya diri, sementara Rayo Vallecano mencoba merespons dengan serangan balik cepat. Meski beberapa peluang tercipta, skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Keunggulan tipis ini sejatinya belum membuat Real Madrid berada di posisi aman. Rayo Vallecano masih menyimpan ancaman, terutama lewat pergerakan Jorge de Frutos dan Isi Palazon di sisi sayap.
Rayo Vallecano Bangkit Usai Jeda
Memasuki babak kedua, Rayo Vallecano tampil lebih berani. Mereka tidak lagi hanya bertahan, tetapi mulai menekan lini tengah Real Madrid. Usaha tersebut membuahkan hasil empat menit setelah jeda, ketika Jorge de Frutos sukses menyamakan kedudukan.
Gol penyeimbang ini membuat Bernabeu terdiam sejenak. Real Madrid tersentak dan langsung meningkatkan intensitas serangan. Jude Bellingham dan Arda Guler lebih aktif mengalirkan bola, sementara Mbappe dan Vinicius terus mencari celah di kotak penalti lawan.
Meski menguasai jalannya laga, Real Madrid kesulitan menembus pertahanan rapat Rayo Vallecano. Setiap peluang yang tercipta selalu kandas oleh disiplin lini belakang tim tamu atau penyelamatan gemilang kiper Augusto Batalla.
Kartu Merah dan Tekanan Tanpa Henti
Situasi mulai berubah pada menit ke-80 ketika Rayo Vallecano harus bermain dengan sepuluh orang. Pathe Ciss diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras, membuat tim tamu berada dalam tekanan berat di sisa laga.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Real Madrid untuk mengepung pertahanan Rayo. Serangan demi serangan dilancarkan dari berbagai sisi, memaksa lawan bertahan total di area sendiri. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat gol kedua belum juga tercipta.
Frustrasi mulai terlihat di kubu Rayo Vallecano. Tekanan intens membuat mereka kembali kehilangan pemain setelah Pep Chavarria menerima kartu kuning kedua. Kondisi ini semakin mempersulit upaya tim tamu untuk mempertahankan hasil imbang.
Mbappe Jadi Penentu di Detik Terakhir
Ketika laga tampak akan berakhir imbang, drama akhirnya terjadi di masa tambahan waktu. Real Madrid mendapat hadiah penalti pada menit ke-90+10 setelah pelanggaran di kotak terlarang. Kylian Mbappe maju sebagai eksekutor dengan tanggung jawab besar di pundaknya.
Dengan ketenangan khas seorang bintang, Mbappe sukses menjalankan tugasnya. Bola meluncur mulus ke gawang, memastikan kemenangan 2-1 untuk Los Blancos. Gol ini sekaligus menutup pertandingan dengan sorak sorai lega dari pendukung tuan rumah.
Gol telat tersebut bukan hanya menentukan tiga poin, tetapi juga menjadi simbol mental juara Real Madrid yang tak menyerah hingga peluit akhir.
Dampak Klasemen dan Jadwal Berikutnya
Kemenangan ini sangat penting bagi Real Madrid dalam persaingan papan atas LaLiga. Dengan Barcelona sebelumnya mengalahkan Elche 3-1, Los Blancos kini tetap tertinggal satu poin lewat koleksi 54 angka, menjaga tekanan terhadap rival abadi mereka.
Sebaliknya, Rayo Vallecano harus pulang dengan kekecewaan. Kekalahan ini membuat mereka tetap terpaku di papan bawah klasemen, hanya berjarak satu poin dari zona degradasi. Situasi tersebut menuntut evaluasi serius agar tidak semakin terperosok.
Pada laga berikutnya, Real Madrid dijadwalkan menghadapi Valencia pada Senin. Sementara itu, Rayo Vallecano akan berusaha bangkit saat menjamu Real Oviedo pada Sabtu. Duel-duel tersebut akan kembali menjadi ujian konsistensi bagi kedua tim dalam perjalanan musim ini.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
BPS Laporkan Pekerja Bertambah dan Pengangguran Menurun Secara Nasional
- Kamis, 05 Februari 2026
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
IKN Kembangkan Pariwisata Berbasis Alam dengan Keterlibatan Warga Lokal
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026












