UMKM Banjarmasin Perkuat Digitalisasi Usaha Dan Literasi Keuangan Hadapi Tantangan Ekonomi
- Senin, 02 Februari 2026
JAKARTA - Perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Banjarmasin terus menunjukkan arah yang positif di tengah dinamika ekonomi yang kian kompetitif.
Transformasi digital dan penguatan literasi keuangan menjadi dua fokus utama yang kini didorong pemerintah daerah agar UMKM mampu bertahan sekaligus berkembang secara berkelanjutan. Upaya ini dinilai penting untuk menyesuaikan pola usaha lokal dengan tuntutan pasar modern yang semakin berbasis teknologi.
Di tengah pertumbuhan jumlah pelaku usaha, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja berupaya memastikan UMKM tidak tertinggal dalam arus digitalisasi. Pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari penguatan kapasitas pelaku usaha hingga fasilitasi akses pemasaran digital dan pemahaman keuangan usaha yang lebih baik.
Baca JugaZulhas Tegaskan Operasional Kopdes Dimulai Usai Fisik Bangunan Rampung
Pertumbuhan jumlah UMKM di Banjarmasin terus meningkat
Kepala Bidang Usaha Mikro pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Rosehan Fahlifi, menyampaikan bahwa jumlah UMKM di Banjarmasin saat ini tercatat sekitar 26.824 unit. Dari angka tersebut, mayoritas merupakan usaha mikro dengan jumlah hampir mencapai 22.000 unit. Data ini menunjukkan bahwa sektor usaha mikro masih menjadi tulang punggung perekonomian lokal.
Dominasi usaha mikro juga mencerminkan karakter ekonomi masyarakat Banjarmasin yang banyak bergerak di sektor informal dan usaha berbasis rumah tangga. Pemerintah menilai kondisi ini sebagai potensi besar yang perlu dikelola secara tepat agar mampu naik kelas dan memberikan kontribusi ekonomi yang lebih luas.
Peran perempuan mendominasi sektor usaha mikro
Dalam pengembangan UMKM mikro, keterlibatan perempuan menjadi salah satu ciri menonjol di Banjarmasin. Rosehan Fahlifi menyebutkan bahwa pelaku UMKM mikro didominasi oleh perempuan, terutama ibu-ibu rumah tangga yang aktif mengembangkan usaha. Tingginya partisipasi ini juga tercermin dalam keikutsertaan mereka pada berbagai program pelatihan.
“Pelaku UMKM mikro didominasi oleh perempuan, yang turut didukung oleh tingkat partisipasi yang tinggi dalam berbagai pelatihan. Pemerintah mencatat hampir 90% peserta pelatihan UMKM umumnya merupakan ibu-ibu,” katanya, Senin, 2 Februari 2026. Kondisi ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam penguatan ekonomi keluarga dan daerah.
Sektor usaha unggulan UMKM Banjarmasin
Dari sisi jenis usaha, UMKM di Banjarmasin didominasi oleh tiga sektor utama. Rosehan menjelaskan bahwa sektor kuliner menempati posisi pertama sebagai bidang usaha terbanyak. Posisi kedua diisi oleh sektor fashion, sementara sektor kriya berada di urutan ketiga. Ketiga sektor ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui inovasi dan pemasaran digital.
Keberagaman sektor usaha tersebut menjadi modal penting dalam mendorong daya saing UMKM lokal. Dengan sentuhan teknologi dan kreativitas, produk-produk UMKM Banjarmasin diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
Digitalisasi UMKM melalui e-katalog lokal
Sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021, UMKM wajib difasilitasi menuju digitalisasi. Salah satu langkah konkret yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin adalah mendorong pelaku UMKM untuk masuk ke dalam e-katalog lokal. Platform ini menjadi sarana penting agar produk UMKM dapat diakses dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Dalam satu tahun, kami mencatat untuk UMKM pemula melakukan sosialisasi kepada sekitar 100 orang. Sementara untuk e-katalog, ada sekitar 130 orang yang kami masukkan,” ujar Rosehan. Upaya ini diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih stabil bagi pelaku usaha mikro.
Pentingnya literasi keuangan bagi pelaku UMKM
Selain digitalisasi pemasaran, peningkatan literasi keuangan juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Literasi keuangan dinilai krusial agar pelaku UMKM mampu memahami kondisi permodalan usaha, mengelola arus kas, serta menyusun perencanaan keuangan yang sehat. Tanpa pemahaman ini, UMKM berisiko mengalami kesulitan dalam pengembangan usaha.
Pemerintah terus mendorong pelaku UMKM agar tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga memahami pencatatan keuangan sederhana. Dengan demikian, pelaku usaha dapat lebih mudah mengakses pembiayaan dan mengambil keputusan bisnis yang tepat.
Literasi digital sebagai kunci daya saing UMKM
Di era digital, literasi digital menjadi pelengkap penting bagi UMKM. Kemampuan memanfaatkan teknologi, mulai dari media sosial hingga platform pemasaran digital, dinilai mampu meningkatkan visibilitas produk UMKM. Pemerintah Banjarmasin menilai bahwa literasi digital dan literasi keuangan harus berjalan beriringan.
Dengan pemahaman digital yang baik, pelaku UMKM dapat mempresentasikan usaha mereka secara lebih profesional dan menarik. Hal ini diharapkan mampu mendorong UMKM Banjarmasin untuk terus berkembang, beradaptasi dengan perubahan zaman, serta menjadi penggerak ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
BPS Laporkan Pekerja Bertambah dan Pengangguran Menurun Secara Nasional
- Kamis, 05 Februari 2026
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
IKN Kembangkan Pariwisata Berbasis Alam dengan Keterlibatan Warga Lokal
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026












