Sabtu, 17 Januari 2026

Pertumbuhan Mobil Listrik Indonesia Capai Lonjakan Spektakuler 2025

Pertumbuhan Mobil Listrik Indonesia Capai Lonjakan Spektakuler 2025
Pertumbuhan Mobil Listrik Indonesia Capai Lonjakan Spektakuler 2025

JAKARTA - Pasar mobil listrik Indonesia mencatatkan pertumbuhan luar biasa pada 2025, menunjukkan adopsi kendaraan listrik murni semakin masif. 

Wholesales mobil listrik atau battery electric vehicle (BEV) mencapai 103.931 unit, naik 141 persen dibanding 2024. Tren ini menandakan preferensi konsumen bergeser ke kendaraan ramah lingkungan.

Keberhasilan ini tak lepas dari kombinasi faktor, mulai dari semakin beragamnya pilihan merek dan model, harga yang kompetitif, hingga dukungan infrastruktur dan kebijakan pemerintah. Penjualan mobil listrik kini menembus 12 persen dari total penjualan mobil nasional, memperkuat posisi BEV sebagai solusi mobilitas masa depan di Tanah Air.

Baca Juga

Dua Tren Hunian Villa Premium Mengubah Pasar Properti Canggu

Dominasi BYD terlihat jelas di daftar mobil listrik terlaris, dengan BYD Atto 1 menempati puncak penjualan 22.582 unit, diikuti BYD M6 10.862 unit dan BYD Sealion 7 sebanyak 8.402 unit. Lini premium BYD melalui Denza D9 juga mencatat penjualan solid, menembus 7.474 unit. Hal ini menunjukkan penerimaan pasar terhadap MPV listrik kelas atas kian meluas.

Persaingan Merebut Posisi Puncak Pasar

Selain BYD, merek baru seperti VinFast VF e34 dan Chery J6 menunjukkan performa menjanjikan, masing-masing menempati posisi kelima dan keenam dengan penjualan 5.974 dan 5.810 unit. Sementara Wuling mempertahankan eksistensinya melalui BinguoEV dan Air EV, meski volume penjualan menurun.

Beberapa model populer sebelumnya, seperti Hyundai Kona EV dan Ioniq 5, justru mengalami penjualan relatif rendah, masing-masing 836 dan 779 unit. Kondisi ini menandakan kompetisi di segmen mobil listrik semakin sengit, dan konsumen kini cermat memilih model yang sesuai kebutuhan serta harga.

Kendati permintaan meningkat pesat, produksi BEV di dalam negeri sepanjang 2025 hanya 24.727 unit, turun sekitar 4 persen dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan mayoritas mobil listrik yang beredar di Indonesia masih berasal dari impor, sehingga peluang pengembangan industri lokal masih terbuka lebar.

Daftar Harga Mobil Listrik Terbaru di Awal 2026

Bagi calon konsumen, harga mobil listrik per Januari 2026 sebagian besar masih mengikuti level 2025. Contohnya, Aion Y Plus Exclusive dibanderol Rp 419 juta, Aion V Luxury Rp 489 juta, sedangkan BYD Atto 1 Premium Rp 235 juta. Lini premium seperti BMW i4 eDrive35 dipasarkan Rp 1,841 miliar, dan Tesla Model 3 Standard Range Rp 1,5 miliar.

Merek lain juga menawarkan variasi harga kompetitif sesuai segmen, seperti Hyundai Ioniq 5 dengan harga mulai Rp 809 juta, VinFast VF5 Rp 212 juta, serta Wuling Air EV Lite Rp 184 juta. Rentang harga yang beragam ini memungkinkan berbagai kalangan konsumen untuk mulai beralih ke kendaraan listrik.

Selain itu, segmen MPV dan SUV listrik juga mulai diminati, terlihat dari harga Denza D9 Rp 950 juta, Hyundai Kona Electric Rp 565,25 juta, dan MG Cyberster Rp 1,704 miliar. Opsi ini memudahkan konsumen memilih kendaraan listrik sesuai kebutuhan keluarga maupun bisnis.

Dukungan Infrastruktur dan Tren Konsumen

Lonjakan penjualan mobil listrik tidak terlepas dari kemajuan infrastruktur pengisian daya dan kebijakan pemerintah. Peningkatan jumlah stasiun pengisian listrik dan dukungan insentif fiskal membuat konsumen lebih percaya diri beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke BEV.

Selain itu, kesadaran konsumen akan dampak lingkungan, efisiensi biaya, dan tren kendaraan cerdas mendorong permintaan meningkat. Mobil listrik kini tidak hanya dianggap ramah lingkungan, tetapi juga sebagai simbol gaya hidup modern dan teknologi tinggi.

Dengan pertumbuhan 141 persen pada 2025 dan dukungan harga serta infrastruktur, pasar mobil listrik Indonesia diproyeksikan terus meningkat. Produsen lokal maupun internasional memiliki peluang besar untuk memperluas pangsa pasar, sementara konsumen mendapatkan lebih banyak pilihan kendaraan ramah lingkungan dan inovatif.

Integrasi strategi pemasaran, pengembangan teknologi, dan dukungan pemerintah akan menjadi kunci agar mobil listrik semakin diterima di semua segmen masyarakat, sekaligus menurunkan ketergantungan pada bahan bakar fosil serta mempercepat transisi energi nasional.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Integrasi Transportasi Publik Mempermudah Perjalanan Penumpang Whoosh

Integrasi Transportasi Publik Mempermudah Perjalanan Penumpang Whoosh

Transportasi Umum Terintegrasi Jadi Solusi Kurangi Emisi Indonesia

Transportasi Umum Terintegrasi Jadi Solusi Kurangi Emisi Indonesia

Persaingan Xiaomi dan Huawei Menggebrak Pasar Mobil Listrik

Persaingan Xiaomi dan Huawei Menggebrak Pasar Mobil Listrik

Prabowo Dorong Perluasan Sekolah Rakyat untuk Pendidikan Merata

Prabowo Dorong Perluasan Sekolah Rakyat untuk Pendidikan Merata

Prabowo Instruksikan Penyempurnaan Desain IKN Antisipasi Karhutla

Prabowo Instruksikan Penyempurnaan Desain IKN Antisipasi Karhutla