JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmen memperluas akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menargetkan pembangunan 100 Sekolah Rakyat permanen setiap tahun, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam acara Bimbingan Teknis Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat se-Jawa Timur 2026, Gus Ipul menyampaikan bahwa setiap sekolah permanen dirancang lengkap dengan fasilitas, menampung 300 hingga 500 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Prioritas utama diberikan pada anak-anak dari keluarga desil satu atau paling rentan secara ekonomi.
Baca JugaDua Tren Hunian Villa Premium Mengubah Pasar Properti Canggu
Saat ini sebagian Sekolah Rakyat masih menempati gedung sementara, sehingga kapasitasnya terbatas dan belum optimal. Dengan hadirnya gedung permanen, pemerintah berharap jumlah siswa yang terlayani akan meningkat signifikan, memberikan kesempatan pendidikan yang lebih merata di seluruh wilayah.
Fokus Pembangunan di Wilayah 3T
Program ini menekankan pemerataan pendidikan di wilayah 3T, yakni tertinggal, terdepan, dan terluar. Setiap kabupaten diharapkan memiliki minimal satu Sekolah Rakyat permanen dengan kapasitas menampung 1.000 siswa untuk jenjang SD dan SMP. Kebijakan ini diharapkan mengurangi kesenjangan akses pendidikan di berbagai daerah.
Presiden Prabowo Subianto, saat meresmikan Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menyatakan kekagumannya terhadap kemampuan siswa. Ia menyoroti kemampuan pidato dalam beberapa bahasa, termasuk bahasa Inggris, sebagai bukti potensi luar biasa anak-anak Indonesia yang perlu difasilitasi oleh pendidikan berkualitas.
Dengan peningkatan kapasitas dan kualitas fasilitas, pemerintah ingin Sekolah Rakyat menjadi pusat pendidikan unggulan yang mampu mengakomodasi perkembangan akademik sekaligus karakter siswa di wilayah terpencil maupun perkotaan.
Peningkatan Kualitas Layanan Pendidikan
Selain memperluas jangkauan, pemerintah menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan pendidikan. Evaluasi berkala dilakukan agar setiap sekolah permanen mampu menyediakan kurikulum dan fasilitas yang memadai, sehingga anak-anak mendapatkan pendidikan setara dengan sekolah di kota besar.
Program Sekolah Rakyat dirancang untuk menjadi instrumen strategis negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Pemerintah memastikan pengembangan sekolah tidak hanya berbasis kuantitas, tetapi juga memperhatikan mutu pembelajaran, kompetensi tenaga pendidik, dan fasilitas pendukung yang memadai.
Pengembangan ini sejalan dengan visi jangka panjang pemerintah untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan merata, sekaligus mempersiapkan generasi muda Indonesia agar memiliki kemampuan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Dampak Positif bagi Siswa dan Masyarakat
Hadirnya Sekolah Rakyat permanen di berbagai daerah diharapkan dapat meningkatkan partisipasi sekolah dan menurunkan angka putus sekolah, terutama di wilayah kurang terlayani. Anak-anak dari keluarga rentan kini memiliki akses pendidikan layak, sehingga kesenjangan sosial dapat dikurangi.
Selain manfaat akademik, Sekolah Rakyat juga menyediakan lingkungan yang mendukung pengembangan karakter, kreativitas, dan keterampilan sosial siswa. Program ini membekali anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi produktif yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
Dengan target pembangunan 100 Sekolah Rakyat permanen setiap tahun, pemerintah menegaskan bahwa pendidikan berkualitas bukan lagi hak istimewa, tetapi hak setiap anak Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil dan kurang beruntung secara ekonomi.
Perluasan Sekolah Rakyat Dorong Kesetaraan Pendidikan Nasional
Inisiatif ini menegaskan prioritas pemerintah dalam memastikan akses pendidikan yang merata dan inklusif. Sekolah Rakyat diharapkan menjadi contoh keberhasilan kebijakan pendidikan berbasis pemerataan, menjawab tantangan akses dan kualitas, serta mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan.
Program yang sistematis dan berkelanjutan ini menempatkan Sekolah Rakyat sebagai pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia, memperkuat fondasi masyarakat yang cerdas, terampil, dan berdaya saing tinggi di tingkat global.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Nasional, Istana Jadi Pusat Dialog Ilmiah
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Tekankan Isra Miraj Jadi Momentum Penguatan Spiritual Umat Beradab
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
Integrasi Transportasi Publik Mempermudah Perjalanan Penumpang Whoosh
- Sabtu, 17 Januari 2026
Terpopuler
1.
10 Ide Kreatif Olahan Nasi Sisa Lezat Hemat dan Praktis Keluarga
- 17 Januari 2026
2.
Dua Tren Hunian Villa Premium Mengubah Pasar Properti Canggu
- 17 Januari 2026













