Selasa, 13 Januari 2026

Kopdes Merah Putih Tingkatkan Kesempatan Kerja Bagi Generasi Muda Indonesia

Kopdes Merah Putih Tingkatkan Kesempatan Kerja Bagi Generasi Muda Indonesia
Kopdes Merah Putih Tingkatkan Kesempatan Kerja Bagi Generasi Muda Indonesia

JAKARTA - Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih hadir sebagai solusi inovatif menghadapi keterbatasan lapangan kerja di Indonesia. 

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menekankan pentingnya membuka ruang ekonomi baru di desa dan kelurahan. Inisiatif ini diharapkan mampu menyasar generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z yang menghadapi kesulitan akses kerja formal.

Kopdes Merah Putih dirancang untuk menciptakan unit usaha koperasi, pengelolaan layanan, dan peluang kerja lokal yang lebih inklusif. 

Baca Juga

Update Harga Minyak Dunia Naik Signifikan, Peluang Pasar Energi Semakin Menguat

Dengan hadirnya program ini, pemerintah berupaya mengatasi keresahan anak muda terkait minimnya kesempatan kerja formal. Selain itu, program juga menekankan pemberdayaan masyarakat secara mandiri di tingkat desa.

Ferry menegaskan bahwa program ini merupakan salah satu inisiatif strategis prioritas Presiden. Ia mendorong percepatan pembangunan gerai fisik Kopdes Merah Putih agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat. Sinergi dan kolaborasi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan program secara simultan.

Sosialisasi dan Penguatan Kapasitas SDM

Pentingnya sosialisasi program Kopdes Merah Putih menjadi perhatian utama kementerian. Ferry meminta agar upaya penguatan program menyasar kelompok milenial dan Gen Z secara optimal. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan keterlibatan aktif generasi muda dalam pengembangan koperasi.

Selain sosialisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi fokus penting. Kemenkop menyiapkan modul dan pelatihan untuk pengurus serta pengawas Kopdes Merah Putih. Dengan begitu, pengelolaan koperasi dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Pelatihan juga meliputi manajemen operasional, keuangan, dan strategi pengembangan unit usaha. Hal ini diharapkan memperkuat kemandirian pengurus serta menjaga kualitas pelayanan. Peningkatan SDM menjadi fondasi agar program mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Percepatan Pembangunan Gerai Fisik

Hingga saat ini, pembangunan gerai fisik Kopdes Merah Putih terus berjalan. Lebih dari 44 ribu titik telah terpetakan sebagai lokasi pembangunan. Dari jumlah tersebut, sekitar 13 ribu titik gerai telah selesai dibangun dan siap beroperasi.

Target pemerintah adalah membangun sebanyak 26 ribu titik gerai fisik hingga April mendatang. Pembangunan ini bertujuan mendekatkan layanan koperasi ke masyarakat. Gerai fisik juga diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi lokal yang mendorong pertumbuhan desa.

Gerai Kopdes Merah Putih tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga pusat edukasi dan pelatihan anggota. Kehadiran gerai ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha lokal. Selain itu, gerai menjadi simbol nyata keberhasilan pemerintah memberdayakan masyarakat desa.

Kopdes Merah Putih Berbadan Hukum dan Anggota Besar

Secara total, lebih dari 83 ribu Kopdes Merah Putih telah berbadan hukum. Jumlah anggota mencapai 1,65 juta orang, dengan pengurus sebanyak 690 ribu orang. Data ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti program dan membangun koperasi mandiri.

Ferry optimistis jumlah gerai dan koperasi yang beroperasi akan terus meningkat. Dengan pengelolaan yang baik, program mampu menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal. Partisipasi aktif anggota menjadi faktor penting dalam keberhasilan setiap koperasi.

Kopdes Merah Putih juga menekankan keterlibatan generasi muda sebagai penggerak utama. Dengan jumlah anggota dan pengurus yang besar, program dapat menjangkau berbagai wilayah secara merata. Hal ini memperkuat tujuan pemerintah dalam menghadirkan kesempatan kerja lokal.

Solusi Lapangan Kerja dan Dampak Ekonomi

Kehadiran Kopdes Merah Putih memberikan solusi nyata atas keterbatasan lapangan kerja formal. Program ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mengurangi pengangguran. Selain itu, pengembangan koperasi turut meningkatkan produktivitas ekonomi desa dan kelurahan.

Pemerintah menargetkan program ini membuka peluang usaha baru bagi generasi muda. Pelatihan, penguatan SDM, dan pembangunan gerai fisik menjadi pilar utama keberhasilan program. Dampak positifnya akan terasa bagi masyarakat, termasuk peningkatan pendapatan dan kesejahteraan lokal.

Dengan sinergi lintas instansi dan dukungan masyarakat, Kopdes Merah Putih siap menjadi pendorong ekonomi desa yang inklusif. Generasi muda mendapat kesempatan memulai usaha dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan lokal. Program ini membuktikan bahwa koperasi modern mampu menjadi solusi tantangan lapangan kerja di Indonesia.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Bulog Perkuat Layanan Pangan Nasional Melalui Penerapan Sistem Margin Fee

Bulog Perkuat Layanan Pangan Nasional Melalui Penerapan Sistem Margin Fee

Cek Harga BBM Dexlite Selasa 13 Januari 2026 Terbaru di SPBU Pertamina

Cek Harga BBM Dexlite Selasa 13 Januari 2026 Terbaru di SPBU Pertamina

Rincian Lengkap Tarif Listrik Nasional untuk Semua Golongan Pelanggan PLN

Rincian Lengkap Tarif Listrik Nasional untuk Semua Golongan Pelanggan PLN

DPMPTSP Ungkap Strategi Investasi Perikanan NTB Berbasis Ekonomi Biru

DPMPTSP Ungkap Strategi Investasi Perikanan NTB Berbasis Ekonomi Biru

Dinas TPHP Sulbar Targetkan Peternakan Terintegrasi Jadi Sektor Unggulan

Dinas TPHP Sulbar Targetkan Peternakan Terintegrasi Jadi Sektor Unggulan