Jumat, 02 Januari 2026

Menatap Prospek 2026, Emiten Grup MIND ID Catat Performa Impresif

Menatap Prospek 2026, Emiten Grup MIND ID Catat Performa Impresif
Menatap Prospek 2026, Emiten Grup MIND ID Catat Performa Impresif

JAKARTA — Memasuki awal 2026, deretan emiten tambang yang berada di bawah naungan Grup MIND ID menatap prospek positif setelah mencatatkan kinerja impresif sepanjang 2025. 

Di tengah fluktuasi pasar global, integrasi strategis serta fokus pada hilirisasi menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan nilai saham anggota holding tersebut. Tren ini menunjukkan bahwa emiten tambang BUMN mampu mempertahankan daya saing sekaligus memberikan peluang investasi yang menarik di pasar modal domestik.

Berdasarkan data penutupan perdagangan Selasa (30/12/2025), PT Timah Tbk. (TINS) berhasil menjadi primadona di grup MIND ID dengan pertumbuhan harga saham tertinggi, melonjak 190,65% year-to-date (YtD) ke posisi Rp3.110 per saham. Keberhasilan ini mencerminkan optimisme investor terhadap prospek logam dasar, terutama timah, yang mendapat dorongan dari permintaan domestik dan ekspor yang stabil.

Baca Juga

Wisata dengan Kereta Panoramic Kian Diminati, Pelanggan Tumbuh 38,6 Persen Sepanjang 2025

Selain TINS, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) juga mencatat lonjakan signifikan sebesar 106,56% YtD ke level Rp3.150 per saham. Kinerja ANTM didukung oleh prospek cerah logam mulia domestik dan ekspansi operasional yang terus berlangsung, menjadikannya salah satu saham unggulan di sektor pertambangan.

Sementara itu, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) turut memperkuat tren positif grup MIND ID dengan kenaikan 42,96% YtD ke level Rp5.175 per saham. Hasil ini menegaskan kemampuan perseroan dalam menavigasi volatilitas pasar global dan menjaga stabilitas kinerja di tengah ketidakpastian harga nikel internasional.

PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menutup tahun 2025 pada harga Rp2.310 per saham, memperlihatkan tren stabil yang menjadi indikator positif bagi investor yang mempertimbangkan sektor energi dan batubara dalam portofolionya.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta Utama, menilai tren positif ini menjadi pemanis bagi pasar saham nonbank, di luar dominasi sektor perbankan. “Sejumlah emiten pelat merah nonbank memperlihatkan tren teknikal yang positif. Saham seperti TINS, ANTM, lalu ada saham lain seperti TLKM, dan PGEO juga memiliki prospek yang relatif kuat,” ujarnya.

Menurut Nafan, kepemimpinan yang solid dan aksi korporasi menjadi faktor penting di balik kepercayaan investor. Perombakan jajaran komisaris maupun direksi BUMN menunjukkan sinyal disiplin belanja modal dan efisiensi operasional yang lebih ketat, sehingga meningkatkan daya tarik saham.

Selain itu, keberadaan Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia serta wacana restrukturisasi BUMN turut menjadi katalisator optimisme investor. “Jika dinamika Danantara berjalan konsisten dalam mengelola aset-aset strategis, peluang perbaikan kinerja emiten BUMN dan indeks terkait akan terbuka lebar menuju 2026,” jelas Nafan.

Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menambahkan bahwa terdapat sejumlah sentimen positif yang dapat menjadi pendorong bagi indeks BUMN tambang ke depan. Beberapa faktor utama mencakup peluang biaya dana (cost of fund) yang lebih rendah serta valuasi emiten tambang yang kini masuk kategori value-stocks, sehingga menarik minat investor jangka menengah dan panjang.

Menurut Liza, sektor komoditas strategis dan energi diperkirakan masih akan mendominasi panggung pasar modal pada tahun 2026. Dalam konteks ini, ANTM dinilai sebagai kandidat kuat dari sisi sektor tambang, karena kinerja fundamentalnya yang stabil dan prospek pertumbuhan logam mulia yang positif.

Melihat capaian sepanjang 2025, tren positif saham Grup MIND ID menunjukkan bahwa integrasi strategis, penguatan hilirisasi, dan kepemimpinan korporasi yang efektif menjadi kombinasi ampuh untuk menghadapi tantangan pasar global. Investor pun dapat menilai peluang ini sebagai kesempatan untuk masuk ke saham-saham BUMN tambang dengan potensi kenaikan yang menarik.

Kinerja TINS, ANTM, INCO, dan PTBA sepanjang tahun lalu menunjukkan bahwa emiten tambang BUMN memiliki fondasi teknikal yang solid. Investor dapat mempertimbangkan faktor ini ketika merencanakan portofolio pada awal 2026. Selain itu, program hilirisasi yang dijalankan MIND ID menjadi faktor tambahan yang menambah daya tarik saham, karena meningkatkan nilai tambah produk dan daya saing di pasar internasional.

Ke depan, sentimen positif dari restrukturisasi BUMN, pengelolaan aset strategis, serta efisiensi operasional diharapkan mampu menjaga momentum kenaikan harga saham. Pasar juga akan menyoroti kemampuan emiten dalam menjaga kinerja di tengah volatilitas global dan potensi perubahan regulasi yang dapat memengaruhi sektor pertambangan.

Dengan berbagai faktor tersebut, saham Grup MIND ID diprediksi tetap menjadi salah satu sektor yang menarik bagi investor domestik maupun asing. Fundamental yang kuat, prospek pertumbuhan komoditas, serta langkah strategis dalam mengelola aset dan operasional menjadi kombinasi yang mendorong optimisme untuk tahun 2026.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Chandra Asri (TPIA) Perkuat Infrastruktur Energi Regional Lewat Akuisisi SPBU Esso

Chandra Asri (TPIA) Perkuat Infrastruktur Energi Regional Lewat Akuisisi SPBU Esso

Kalbe Farma (KLBF) Optimistis Pertumbuhan Bisnis 2026 Didorong Inovasi dan Alkes

Kalbe Farma (KLBF) Optimistis Pertumbuhan Bisnis 2026 Didorong Inovasi dan Alkes

BUMA Lakukan Restrukturisasi Direksi dan Komisaris Demi Perkuat Eksekusi Operasional

BUMA Lakukan Restrukturisasi Direksi dan Komisaris Demi Perkuat Eksekusi Operasional

Kalbe Farma Optimistis 2026, Inovasi dan Ekspansi Jadi Fokus Utama

Kalbe Farma Optimistis 2026, Inovasi dan Ekspansi Jadi Fokus Utama

Lalamove Catat Pertumbuhan Solid 2025, Fokus Ekspansi dan Digital

Lalamove Catat Pertumbuhan Solid 2025, Fokus Ekspansi dan Digital