Menhan Bentuk Satgas Kuala Percepat Pemulihan Air Bersih Pasca Bencana
- Jumat, 02 Januari 2026
JAKARTA – Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kuala untuk mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, Kamis, 1 Januari 2025.
Satgas ini dirancang untuk mengatasi dampak kerusakan sungai dangkal yang tertimbun tanah akibat bencana, sekaligus memastikan akses air bersih bagi masyarakat terdampak.
Dua Komposisi Satgas dengan Tugas Spesifik
Baca JugaMenteri PPPA Tegaskan Awasi Anak Main Game Online Cegah Kekerasan
Sjafrie menyampaikan, Satgas Kuala terdiri dari dua komposisi dengan fokus berbeda. Komposisi pertama akan bertugas melakukan pendalaman kuala, sementara komposisi kedua fokus pada pemanfaatan aliran air untuk kebutuhan warga korban bencana. “Di dua komposisi kapal ini akan kita naikkan water treatment system. Air yang ada di Kuala akan diambil, diolah, dan menjadi air jernih,” jelas Sjafrie.
Teknologi Penjernihan Air Siap Digunakan Lapangan
Sistem penjernihan air yang akan digunakan Satgas Kuala sebelumnya telah diterapkan di sejumlah lokasi terdampak bencana. Teknologi ini memanfaatkan tabung filtrasi berbahan fiber reinforced plastic yang dirancang mudah dioperasikan di lapangan. Air yang diambil dari kuala akan diproses lebih lanjut menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO) untuk menyaring partikel sangat kecil, termasuk garam terlarut dan kontaminan mikro.
Proses Akhir dengan Sinar Ultraviolet (UV)
Tahap terakhir dalam pengolahan air dilakukan melalui penyinaran ultraviolet (UV) untuk membunuh bakteri, virus, dan mikroorganisme berbahaya. Dengan proses ini, air yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi masyarakat terdampak bencana. Sjafrie menekankan, teknologi tersebut tidak hanya efektif tetapi juga dapat dioperasikan cepat di lokasi darurat.
Dukungan Satgas terhadap Pemulihan Fasilitas Air Bersih
Sjafrie memastikan Satgas Kuala akan segera mulai beroperasi untuk mendukung pemulihan fasilitas air bersih di wilayah bencana. Keberadaan satgas diharapkan mempercepat proses distribusi air layak minum serta meminimalkan risiko kesehatan yang biasanya muncul setelah bencana alam.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Transformasi Kawasan Industri Indonesia 2025 Menuju Ekosistem Modern dan Investasi Global
- Jumat, 02 Januari 2026
Penurunan Harga Referensi CPO dan Kakao Januari 2026 Dipengaruhi Produksi Global
- Jumat, 02 Januari 2026
Chandra Asri (TPIA) Perkuat Infrastruktur Energi Regional Lewat Akuisisi SPBU Esso
- Jumat, 02 Januari 2026
Kalbe Farma (KLBF) Optimistis Pertumbuhan Bisnis 2026 Didorong Inovasi dan Alkes
- Jumat, 02 Januari 2026
BUMA Lakukan Restrukturisasi Direksi dan Komisaris Demi Perkuat Eksekusi Operasional
- Jumat, 02 Januari 2026
Berita Lainnya
Prabowo Apresiasi Kreativitas Bangun Hunian Korban Banjir Aceh Cepat
- Jumat, 02 Januari 2026
Puasa Berapa Hari Lagi? Simak Awal Ramadhan 2026 Resmi Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
- Jumat, 02 Januari 2026
Kemendag Salurkan 100 Tenda, Pulihkan Aktivitas Pedagang Aceh Tamiang
- Jumat, 02 Januari 2026













_(5).jpg)