Fluktuasi Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Keriting Naik 17,74 Persen
JAKARTA – Harga pangan nasional di pasar tradisional pada Kamis (17/9/2026) mencatatkan pergerakan yang bergejolak pada sejumlah komoditas utama. Perubahan harga paling mencolok terjadi pada kelompok hortikultura cabai serta pergerakan naik pada gula pasir dan komoditas hewani.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per 17 September 2026, harga bawang merah ukuran sedang melandai 0,66% menjadi Rp37.550 per kilogram. Sementara itu, bawang putih ukuran sedang turun 3,81% menjadi Rp37.850 per kilogram.
Pada kelompok beras, pergerakan harga tercatat bervariasi. Harga beras kualitas bawah I naik 2,68% menjadi Rp15.300 per kilogram dan beras kualitas bawah II menguat 2,72% menjadi Rp15.100 per kilogram.
Sebaliknya, beras kualitas medium I turun tipis 0,9% menjadi Rp16.450 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II turun 3,67% menjadi Rp15.750 per kilogram. Adapun beras kualitas super I melandai 2,24% menjadi Rp17.450 per kilogram dan beras kualitas super II turun 2,89% menjadi Rp16.800 per kilogram.
Pada kelompok cabai, terjadi pergerakan harga yang sangat bergejolak. Harga cabai merah besar anjlok 20,29% menjadi Rp44.000 per kilogram dan cabai rawit hijau merosot 18,3% menjadi Rp52.450 per kilogram.
Di sisi lain, cabai merah keriting justru melonjak tajam 17,74% menjadi Rp73.350 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah terus merangkak naik 4,16% hingga menembus angka Rp93.800 per kilogram.
Pada kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar mengalami kenaikan 4,35% menjadi Rp44.350 per kilogram. Harga daging sapi kualitas I menguat 1,28% menjadi Rp154.000 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II terkoreksi 0,7% menjadi Rp141.800 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar juga menguat 1,68% menjadi Rp30.350 per kilogram.
Untuk komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium terangkat 6,39% menjadi Rp21.650 per kilogram. Begitu pula gula pasir lokal yang menguat 2,36% menjadi Rp19.550 per kilogram.
Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat naik 2,69% menjadi Rp21.000 per kilogram dan minyak goreng kemasan bermerek I menguat 3,49% menjadi Rp25.200 per kilogram. Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek II melandai 0,64% menjadi Rp23.350 per kilogram.