TEROPONGBISNIS.ID — Grab Holdings Limited resmi mengakuisisi 60% saham Atome Financial dengan nilai transaksi US$1,49 miliar atau setara Rp26,82 triliun. Langkah ini memperkuat segmen layanan keuangan Grab sekaligus memperluas penetrasi pembiayaan konsumen di Asia Tenggara. Seluruh pendanaan akuisisi menggunakan kas internal Grab tanpa mengganggu program buyback saham yang tengah berjalan.
Grab menargetkan bisnis Financial Services yang mencakup Atome Financial mampu menghasilkan Adjusted EBITDA US$500 juta atau sekitar Rp9 triliun pada 2028. Segmen tersebut juga dibidik memiliki total portofolio pinjaman bruto melampaui US$6 miliar atau setara Rp108 triliun.
Chief Financial Officer Grab Peter Oey menyatakan akuisisi ini mempercepat pertumbuhan bisnis layanan keuangan perseroan karena Grab langsung memperoleh platform pembiayaan konsumen yang sudah memiliki skala bisnis dan basis merchant luas.
"Atome Financial memberi kami bisnis pembiayaan konsumen yang telah teruji dan basis merchant yang kuat. Dengan bergabungnya Atome Financial, kami dapat memperbesar segmen Layanan Keuangan secara signifikan lebih cepat dan efisien dibandingkan jika membangun bisnis tersebut dari awal," kata Peter dalam keterangan resmi, Selasa (15/9/2026).
Target Kinerja Grup 2028 Ikut Naik
Grab turut menaikkan target kinerja grup pada 2028 dengan membidik Adjusted EBITDA US$1,7 miliar atau sekitar Rp30,6 triliun. Perusahaan juga menargetkan pertumbuhan pendapatan tahunan majemuk (CAGR) di atas 30% sepanjang 2025–2028.
Transaksi ini diperkirakan memberi kontribusi positif terhadap Adjusted EBITDA Grup begitu rampung. Grab menegaskan akuisisi tidak akan memengaruhi program pembelian kembali saham yang sedang berjalan.
Kombinasi Layanan: BNPL, Pinjaman Tunai, hingga Kartu Digital
Grab akan menggabungkan bisnis Atome Financial yang mencakup layanan Buy Now, Pay Later (BNPL), pinjaman tunai konsumen, kartu BNPL, serta pinjaman digital dengan bisnis layanan keuangan miliknya. Layanan keuangan Grab saat ini meliputi pembayaran, bank digital, pinjaman melalui mitra, asuransi, dan pembiayaan konsumen.
Atome Financial merupakan platform layanan keuangan digital milik Advance Intelligence Group Limited (AIGL) yang beroperasi di Singapura, Malaysia, Filipina, Indonesia, dan Thailand. Perusahaan ini telah melayani sekitar 25 juta pengguna kumulatif yang melakukan transaksi.
Dari sisi jangkauan, Grab berpeluang menawarkan layanan pembiayaan kepada hampir 54 juta Monthly Transacting Users (MTU). Sementara Atome Financial memiliki jaringan lebih dari 30.000 merek yang dapat menjadi kanal distribusi dan cross-selling bagi Grab.
AI Penilaian Kredit Jadi Kunci Sinergi
President dan Chief Operating Officer Grab Alex Hungate menambahkan kemampuan Atome Financial memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk penilaian kredit akan memperkuat bisnis pembiayaan Grab. Teknologi itu dinilai membantu menilai kelayakan kredit jutaan pengguna pinjaman digital di kawasan sekaligus mengelola risikonya.
"Kemampuan tersebut akan membantu Grab memperluas dan memperkuat keseluruhan ekosistemnya. Transaksi yang diusulkan ini akan mempercepat pertumbuhan dan profitabilitas segmen layanan keuangan kami dengan memperkuat kapabilitas pembiayaan konsumen serta membuka peluang bagi kami untuk melayani jaringan merchant Atome yang luas," kata Alex.
Grab akan menggabungkan infrastruktur pembiayaan berbasis AI milik Atome Financial dengan wawasan dari ekosistem Grab. Kombinasi ini diharapkan memperkuat kemampuan credit underwriting perseroan.
Dampak ke Akses Kredit Masyarakat
Kombinasi kemampuan kedua perusahaan dinilai dapat memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat yang belum memiliki riwayat kredit formal. Pada 2025, sebanyak 68% mitra pengemudi yang meminjam melalui Grab memperoleh akses ke kredit formal untuk pertama kalinya.
Separuh dari mereka menyatakan akses tersebut digunakan untuk menghindari pemberi pinjaman yang menerapkan praktik pinjaman merugikan. Alex menyebut penggabungan kedua perusahaan mewujudkan visi bersama memanfaatkan teknologi untuk memperluas akses keuangan secara bertanggung jawab.
"Terutama bagi masyarakat yang belum memiliki akses ke layanan perbankan maupun yang masih kurang terlayani oleh layanan perbankan di kawasan ini, sekaligus mendorong kemajuan Asia Tenggara," ungkap Alex.
Transaksi ini menggabungkan kapabilitas kedua perusahaan di lima negara dengan tingkat tumpang tindih produk yang relatif terbatas. Grab selama ini memperluas pinjaman kepada mitra pengemudi dan merchant, sedangkan Atome Financial berfokus pada opsi pembayaran fleksibel dan pembiayaan konsumen.
Investasi mengandung risiko.