JAKARTA - Jonathan Tahir, putra pemilik Grup Mayapada, melepas sebagian kepemilikannya di PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan harga saham di pasar reguler.
Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Selasa (15/9), Jonathan Tahir menjual sebanyak 524,45 juta lembar saham MAYA.
Transaksi tersebut membuat kepemilikan Jonathan di MAYA berkurang dari sebelumnya 1,54 miliar lembar atau 5,89% saham menjadi 1,01 miliar lembar atau setara dengan 3,89% saham.
Penjualan saham tersebut dilakukan pada 10 September 2026. Dari transaksi senilai Rp10 miliar tersebut, Jonathan memperoleh dana segar sebesar Rp5,23 miliar dari hasil penjualan saham MAYA.
Sebagai perbandingan, pada perdagangan 9 September 2026, saham MAYA ditutup pada level Rp199 per lembar. Dengan demikian, harga transaksi penjualan saham Jonathan berada sekitar 95% lebih rendah dibandingkan harga saham di pasar reguler.
Jonathan tidak menjelaskan secara rinci pihak yang membeli saham MAYA dalam transaksi dengan harga diskon tersebut. Namun, penjualan saham dilakukan sebagai bagian dari penyelesaian utang.
Sementara itu, berdasarkan laporan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), terdapat investor yang membeli saham MAYA pada 10 September 2026, yakni Brilliant Bazaar.
Perusahaan investasi dan holding yang terdaftar di Singapura tersebut membeli 1,33 miliar lembar saham MAYA melalui transaksi di pasar negosiasi. Transaksi itu difasilitasi oleh PT Anugerah Sekuritas Indonesia.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Brilliant Bazaar di MAYA mencapai 5,10% saham. Sebelumnya, Brilliant Bazaar tercatat belum memiliki saham MAYA.
Usai rangkaian transaksi tersebut, harga saham MAYA masih stagnan di level Rp197 per lembar hingga pukul 14.28 WIB pada perdagangan Selasa (15/9).
Harga saham tersebut setara dengan rasio Price to Earnings (P/E) yang disetahunkan sebesar 42,12 kali. Rasio tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata P/E saham sektor keuangan yang berada di kisaran 12,06 kali.
Jonathan Tahir merupakan putra satu-satunya dari pasangan Tahir dan Rosy Riady. Tahir dikenal sebagai salah satu orang terkaya dari Indonesia sekaligus pengendali Grup Mayapada.