5 Platform Investasi Saham Global yang Bisa Dipertimbangkan Investor
JAKARTA - Akses terhadap saham perusahaan global kini semakin beragam bagi investor Indonesia. Selain menggunakan broker internasional, investor juga dapat memanfaatkan sejumlah aplikasi yang menawarkan saham dalam bentuk tokenisasi sebagai alternatif untuk memperoleh eksposur terhadap aset global.
Salah satunya adalah Pintu yang menyediakan fitur tokenisasi saham sehingga pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap sejumlah saham perusahaan Amerika Serikat, seperti NVIDIA, Apple, Tesla, Alphabet, Coinbase, MicroStrategy, dan Meta.
Melalui fitur tersebut, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga saham NVIDIA dalam bentuk token digital. Tokenized stocks menjadi salah satu alternatif bagi investor yang ingin mengakses aset global tanpa harus menggunakan broker asing.
Berikut 5 aplikasi investasi saham luar negeri yang dapat dipertimbangkan:
1. Pintu
Pintu menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan aplikasi sekuritas konvensional dengan menghadirkan US Stocks dalam bentuk tokenized stocks. Melalui produk tersebut, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap saham perusahaan Amerika Serikat melalui aset kripto berbasis blockchain.
Secara sederhana, tokenized stocks merupakan representasi digital 1:1 dari saham yang menjadi aset acuan. Penerbit membeli dan menyimpan saham asli sebagai underlying asset, kemudian menerbitkan token yang mengikuti pergerakan nilai saham tersebut.
Pintu juga menawarkan fleksibilitas transaksi karena tokenized stocks dapat diperdagangkan 24/7. Dengan demikian, investor tidak harus menunggu jam perdagangan bursa tradisional. Pintu menyebut pembelian dapat dilakukan mulai dari Rp11.000 dan pengguna dapat menggunakan rupiah untuk membeli token saham AS.
Pilihan aset yang tersedia juga cukup beragam. Kategori US Stocks (Tokenized) Pintu mencakup NVIDIA dengan ticker NVDAX, Tesla dengan TSLAX, Alphabet dengan GOOGLX, Apple dengan AAPLX, Meta dengan METAX, Coinbase dengan COINX, Robinhood dengan HOODX, Microsoft dengan MSFTON, serta MicroStrategy dengan MSTRON.
Namun, tokenized stocks hanya memberikan economic exposure terhadap saham acuan dan tidak memberikan hak kepemilikan langsung, termasuk hak voting. Token tersebut juga tidak dapat ditukarkan menjadi saham asli.
2. Webull
Webull menawarkan pengalaman yang lebih mendekati platform broker saham dan dirancang bagi investor yang ingin memantau pasar sekaligus melakukan analisis sebelum mengambil keputusan investasi.
Platform ini menyediakan berbagai perangkat analisis untuk membantu investor memahami kondisi pasar. Pengguna dapat memantau pergerakan harga, grafik, berita, serta informasi perusahaan sehingga dapat menyusun strategi berdasarkan data.
Informasi yang ditampilkan secara detail menjadi salah satu keunggulan Webull. Investor dapat melihat perubahan harga dan berbagai indikator sehingga tidak hanya mengandalkan rekomendasi dari pihak lain.
Bagi investor pemula, fitur simulasi atau paper trading juga dapat membantu proses pembelajaran apabila tersedia pada wilayah akun yang digunakan. Melalui simulasi tersebut, pengguna dapat mempelajari mekanisme transaksi tanpa langsung menggunakan modal.
Meski demikian, investor Indonesia perlu memperhatikan persyaratan layanan berdasarkan negara domisili. Ketersediaan produk, pembukaan akun, fitur, dan instrumen dapat berbeda sesuai yurisdiksi sehingga calon pengguna perlu memeriksa ketentuan terbaru sebelum menggunakan platform.
3. Bittime
Bittime menjadi alternatif bagi investor yang ingin menggabungkan ekosistem aset digital dengan eksposur terhadap perusahaan global. Platform ini menawarkan tokenized stocks yang mengikuti harga saham perusahaan publik secara 1:1.
Tokenized stocks yang tersedia di Bittime bukan merupakan pembelian saham secara langsung melalui broker konvensional. Pengguna memegang token digital yang merepresentasikan nilai saham acuan, sementara saham dasar disimpan oleh penerbit melalui kustodian berlisensi.
Dari sisi pilihan aset, Bittime menyediakan sejumlah token yang mengikuti saham perusahaan besar. Aset yang tersedia antara lain Apple, NVIDIA, Tesla, Coinbase, AMD, Netflix, Starbucks, Palantir, Alibaba, Broadcom, Eli Lilly, Procter & Gamble, dan Cisco.
Bittime juga menawarkan fleksibilitas perdagangan karena tokenized stocks dapat ditransaksikan tanpa mengikuti jam tutup bursa saham konvensional. Platform tersebut menyebut pengguna dapat memulai dengan nominal relatif kecil dan tidak perlu membuka rekening broker asing untuk mengakses produk tokenisasi.
Bittime juga memperkenalkan fitur Earn untuk US Tokenized Stocks. Fitur tersebut memungkinkan pengguna memperoleh reward berdasarkan program yang berlaku. Bittime menyebut Flexible Staking dapat memberikan potensi reward hingga 7 persen APR untuk aset tertentu, tetapi angka tersebut bukan jaminan keuntungan dan dapat berubah sesuai ketentuan program.
4. Phillip Sekuritas Indonesia/POEMS
Phillip Sekuritas Indonesia melalui POEMS menawarkan pendekatan berbasis perusahaan sekuritas. Platform ini dapat menjadi alternatif bagi investor yang lebih terbiasa dengan mekanisme pasar modal konvensional.
POEMS memungkinkan pengguna mengakses layanan investasi melalui perangkat digital. Investor dapat memantau portofolio dan menjalankan aktivitas investasi tanpa harus selalu datang ke kantor sekuritas.
Phillip Sekuritas juga menyediakan sejumlah fitur untuk mendukung pengelolaan investasi, seperti SmartStart, SmartPlan, SmartSafe, dan Autosweep. Fitur tersebut dapat digunakan investor untuk menyesuaikan pengelolaan dana dan strategi investasi berdasarkan kebutuhannya.
Keberadaan ekosistem sekuritas lokal juga menjadi salah satu keunggulan. Investor dapat memperoleh informasi pasar serta layanan yang lebih dekat dengan karakter investor Indonesia, terutama bagi pengguna yang membutuhkan pendampingan dalam memahami pasar modal.
5. Mirae Asset
Mirae Asset melengkapi pilihan tersebut dengan pendekatan perusahaan sekuritas yang mengutamakan layanan investasi dan informasi pasar. Platform ini dapat menjadi alternatif bagi investor yang ingin membangun portofolio melalui perusahaan sekuritas dengan dukungan layanan digital.
Ketersediaan informasi menjadi salah satu aspek penting bagi investor. Sebelum membeli saham, investor perlu memahami kondisi perusahaan, perkembangan industri, serta berbagai faktor ekonomi yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga.
Mirae Asset juga memiliki layanan digital yang memungkinkan investor memantau investasinya dengan lebih praktis. Pengguna dapat memeriksa portofolio dan mengikuti perkembangan pasar melalui perangkat yang digunakan sehari-hari.
Namun, investor yang secara khusus mencari akses ke saham luar negeri perlu memastikan ketersediaan pasar internasional pada layanan yang dipilih. Cakupan bursa dan produk dapat berbeda antara satu platform dengan platform lainnya.
Investasi saham luar negeri kini dapat dilakukan melalui lebih banyak pilihan platform. Pintu dan Bittime menawarkan tokenized stocks yang memberikan eksposur terhadap sejumlah perusahaan global, sedangkan Webull menghadirkan pengalaman broker dengan berbagai perangkat analisis.
Sementara itu, Phillip Sekuritas Indonesia melalui POEMS dan Mirae Asset dapat menjadi pilihan bagi investor yang lebih menyukai ekosistem perusahaan sekuritas.
Aplikasi terbaik bukan selalu platform yang memiliki aset paling banyak, melainkan layanan yang sesuai dengan tujuan serta tingkat pemahaman investor. Perlu diperhatikan bahwa aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas tinggi karena harga aset kripto dapat bergerak fluktuatif.
Karena itu, investor perlu melakukan riset mandiri atau DYOR dan menggunakan dana yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat atau uang dingin sebelum berinvestasi. Seluruh aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab trader dan investor.