CUAN Incar Kontrol SINI, Negosiasi Akuisisi Sedang Berjalan

Ilustrasi CUAN berpotensi menjadi pemegang saham terbesar dan pengendali SINI jika akuisisi terealisasi. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Jumat, 04 September 2026 | 22:39:18 WIB

JAKARTA – PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) tengah melakukan negosiasi untuk mengambil alih PT Singaraja Putra Tbk (SINI).

Jika transaksi terealisasi, CUAN berpotensi menjadi pemegang saham terbesar sekaligus pengendali SINI.

Dalam keterbukaan informasi, Manajemen CUAN menyebut telah memiliki secara langsung maupun tidak langsung 27,78% saham SINI melalui entitas anaknya, PT Kreasi Jasa Persada dan PT Petrosea Tbk (PTRO).

"CUAN sedang melakukan negosiasi dengan pemegang saham SINI untuk membahas antara lain mekanisme, harga, dan waktu penyelesaian yang diantisipasi," tulis Manajemen CUAN dalam keterbukaan informasi, Jumat (4/9/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Manajemen CUAN menyatakan rencana pengambilalihan tersebut masih bergantung pada hasil negosiasi serta pemenuhan seluruh persyaratan dan persetujuan yang diperlukan.

Setelah transaksi selesai, CUAN melalui entitas anaknya diharapkan menjadi pemegang saham terbesar SINI sekaligus mengendalikan arah dan kebijakan serta manajemen SINI.

"CUAN melalui entitas anak diharapkan menjadi pemegang saham terbesar SINI sekaligus memiliki pengendalian terhadap arah dan kebijakan serta manajemen SINI," jelas Manajemen CUAN, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sebagai calon pengendali baru SINI, CUAN juga akan melaksanakan atau menunjuk perusahaan terkendalinya untuk melakukan penawaran tender wajib setelah rencana pengambilalihan selesai.

Pelaksanaan tender wajib akan tetap memperhatikan ketentuan POJK 9/2018.

Manajemen CUAN mengatakan rencana pengambilalihan ini bertujuan menambah aset grup, memperluas jaringan usaha, serta mendukung pengembangan usaha jangka panjang CUAN untuk menjadi perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan yang terintegrasi.

"Rencana pengambilalihan ini antara lain bertujuan menambah aset grup CUAN, memperluas jaringan usaha, serta menjadi bagian dari rencana pengembangan usaha jangka panjang grup CUAN," kata Manajemen CUAN, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Manajemen CUAN juga menegaskan bahwa rencana pengambilalihan SINI yang diumumkan kali ini merupakan transaksi baru dan bukan kelanjutan dari transaksi yang pernah diumumkan pada 29 Desember 2025.

Sebelumnya, para pihak terkait telah sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan dan mengakhiri proses transaksi tersebut.

Dengan demikian, rencana pengambilalihan yang sedang dinegosiasikan saat ini merupakan transaksi baru.

Reporter: Ibtihal