Investor Asing Borong Saham DSSA dan TINS Meski IHSG Turun
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,11% atau 7,10 poin ke level 6.660,79 pada sesi pertama perdagangan Jumat (4/9/2026). Total transaksi mencapai Rp8,28 triliun dengan volume 21,91 miliar saham dan frekuensi 1,21 juta kali.
Mayoritas indeks sektoral melemah, dengan penurunan terdalam pada sektor kesehatan (-1,04%) dan transportasi (-0,68%).
Top Net Foreign Buy:
- DSSA – Rp258,21 miliar
- TINS – Rp98,51 miliar
- CUAN – Rp67,48 miliar
- BBRI – Rp64,11 miliar
- PTRO – Rp24,89 miliar
- Top Net Foreign Sell:
- ASII – Rp57,51 miliar
- ANTM – Rp38,75 miliar
- IATA – Rp31,26 miliar
- ERAA – Rp22,97 miliar
- AMMN – Rp21,31 miliar
Menariknya, meski IHSG tertekan, mayoritas indeks saham Asia Pasifik justru menguat. KOSPI Korea Selatan naik 2,31%, Hang Seng Hong Kong 1,99%, dan TWSE Taiwan 1,17%. Hanya IHSG dan FBMKLCI Malaysia yang menghadapi tekanan jual.
Kondisi ini menunjukkan kontras antara IHSG yang melemah dan bursa Asia yang kompak menguat, sementara investor asing tetap aktif memborong saham seperti DSSA, TINS, dan CUAN.