Kospi Naik 0,26 Persen Didukung Meredanya Harga Minyak Dunia
JAKARTA – Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, naik 16,76 poin atau 0,26 persen pada Kamis (3/9/2026) menjadi 6.579,48.
Volume perdagangan moderat mencapai 353,93 juta saham senilai 18,89 triliun won atau sekitar USD14 miliar, dengan saham turun melampaui yang naik 431 berbanding 424.
Kenaikan Kospi dipicu melandainya harga minyak dunia setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan serangan AS terhadap Iran tidak akan menjadi konflik berkepanjangan sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Investor institusi, asing, dan ritel masing-masing melepas saham senilai 215,2 miliar won, 423,4 miliar won, dan 954,9 miliar won.
Saham Hyundai Motor dan Hanwha Aerospace naik 1,46 persen dan 2,15 persen. Saham Hanwha Ocean dan HMM melonjak 5,49 persen dan 2,64 persen.
Saham Samsung Electronics dan SK Hynix turun 0,2 persen dan 1,05 persen. Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 9,4 won menjadi 1.359,3 won per dolar AS.
Secara umum bursa Asia diliputi sentimen positif, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,13 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 41,7 poin atau 0,46 persen ke 9.020,1. Bursa Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina menguat, sementara Singapura dan Vietnam melemah.
Indeks Shanghai Composite berakhir datar naik 0,7 poin ke 3.942,09. Indeks Hang Seng turun 133,96 poin atau 0,53 persen menjadi 25.177,25.