Saham UMA Jadi Sorotan, BEI Imbau Investor Hati-Hati

Ilustrasi BEI memantau ketat enam saham dengan aktivitas pasar tidak biasa sejak 26 Agustus 2026. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:52:47 WIB

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola perdagangan enam saham yang masuk kategori Unusual Market Activity (UMA) sejak Rabu (26/8/2026). Saham-saham tersebut menunjukkan kenaikan harga yang dianggap tidak wajar sehingga berpotensi menimbulkan risiko bagi investor.

Enam saham yang dipantau BEI adalah:

  • RSCH – PT Charlie Hospital Semarang Tbk.
    Harga turun 0,58% ke Rp340, namun naik 19,72% dalam sebulan. YTD turun 17,07%.
  • SAFE – PT Steady Safe Tbk.
    Naik 25% ke Rp615, dengan kenaikan bulanan 63,56% dan YTD 60,99%.
  • JARR – PT Jhonlin Agro Raya Tbk.
    Naik 2,23% ke Rp3.210, dengan kenaikan bulanan 69,84% dan YTD 0,63%.
  • MGLV – PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk.
    Naik 4,19% ke Rp11.800, dengan kenaikan bulanan 38,82% dan YTD 387,60%.
  • PICO – PT Pelangi Indah Canindo Tbk.
    Naik 54,20% dalam sebulan.
  • FPNI – PT Lotte Chemical Titan Tbk.
    Naik 113,14% dalam sebulan.

Manajemen BEI menegaskan, pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran peraturan pasar modal. Namun, investor diimbau untuk:

  • Memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi BEI.
  • Mencermati kinerja dan keterbukaan informasi emiten.
  • Mengkaji kembali rencana corporate action jika belum mendapat persetujuan RUPS.
  • Mempertimbangkan berbagai kemungkinan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Reporter: Ibtihal