Saham Inggris Turun Setelah Harga Minyak Brent Anjlok

Ilustrasi Saham Inggris turun 0,5% setelah harga minyak Brent anjlok mendekati US$87,40 per barel. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:02:58 WIB

JAKARTA – Saham-saham Inggris melemah pada Kamis (27/8/2026), mundur dari level tertinggi beberapa pekan terakhir setelah harga minyak mentah turun berkelanjutan dan menekan perusahaan energi besar. Indeks FTSE 100 terkoreksi 0,5% pada perdagangan awal sore, mengakhiri reli enam sesi berturut-turut.

Penurunan harga minyak Brent mendekati US$87,40 per barel terjadi seiring ekspektasi tercapainya kesepakatan diplomatik antara Qatar dan Iran untuk membuka kembali jalur transit komersial di Selat Hormuz. Kondisi ini menekan saham energi seperti Shell dan BP, masing-masing turun 1,65% dan 1,59%.

Saham Prudential juga melemah 2,55% meski melaporkan kenaikan laba bisnis baru 8% menjadi US$1,38 miliar. 

Sementara itu, data industri menunjukkan hambatan manufaktur berlanjut, dengan produksi kendaraan Inggris anjlok 11,6% YoY pada Juli menjadi 63.655 unit, dipicu penurunan ekspor 15,9% dan penutupan pemeliharaan pabrik lebih awal.

Di sisi lain, penambang industri mendapat dukungan dari kenaikan harga seng selama tujuh hari berturut-turut dan penguatan pasar tembaga.

Para pelaku pasar kini mengalihkan perhatian ke Jackson Hole Economic Policy Symposium, khususnya pidato perdana Ketua Federal Reserve Kevin Warsh pada Jumat. Investor menanti kejelasan arah biaya pinjaman global dan likuiditas sistemik menjelang musim gugur.

Reporter: Ibtihal