IHSG Support 6.373, Resistance 6.471, Saham Komoditas Jadi Sorotan
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melemah pada Kamis (27/8/2026) setelah terkoreksi 1,48% ke level 6.405,68 sehari sebelumnya. Pelemahan terjadi di tengah penguatan mayoritas bursa global dan regional Asia, sementara rupiah kembali melemah terhadap dolar AS.
Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG rawan terkoreksi dengan level support di 6.373 dan resistance di 6.471. Faktor eksternal seperti agenda Jackson Hole, konflik dagang AS–Kanada, serta uji kelayakan calon Gubernur BI menjadi perhatian pasar.
Kenaikan harga emas masih berpotensi menjadi katalis positif bagi emiten terkait komoditas.
Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menambahkan, rencana aksi demonstrasi berpotensi mendorong aksi ambil untung jangka pendek. Namun, ia menilai pelemahan IHSG lebih dipengaruhi faktor teknikal, rotasi sektor, aliran dana asing, dan sentimen makroekonomi.
“Tidak tepat jika seluruh pelemahan IHSG lebih dari 1% hanya dikaitkan dengan demo,” ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Rekomendasi Saham Hari Ini (27 Agustus 2026):
- ADRO
Target harga: Rp2.700–Rp2.770
Buy on Weakness: Rp2.540–Rp2.610
Stoploss: di bawah Rp2.500 - DSNG
Target harga: Rp1.520–Rp1.550
Trading Buy: Rp1.455–Rp1.465
Stoploss: di bawah Rp1.440 - MAPA
Target harga: Rp700–Rp720
Buy on Weakness: Rp650–Rp675
Stoploss: di bawah Rp640
Sementara itu, analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memproyeksikan IHSG bergerak mixed to positive dengan support di 6.358–6.273 dan resistance di 6.454–6.552. Tren bullish dinilai masih terjaga selama indeks mampu bertahan di atas 6.455.