Dolar Amerika Serikat Bertahan di 99,50 Akibat Permintaan Safe Haven
JAKARTA – Indeks Dolar AS (DXY) mulai stabil di sekitar 99,60 pada perdagangan sesi Asia hari Rabu setelah mencatat kenaikan tipis sehari sebelumnya. Para pedagang kini mengalihkan fokus pada Risalah Rapat Federal Reserve bulan Juli untuk mencari petunjuk arah kebijakan moneter.
Meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran serta kekhawatiran pasokan global terus mendorong permintaan safe-haven bagi Dolar AS. Pasar tetap waspada karena belum ada tanda-tanda kesepakatan untuk mengakhiri konflik maupun membuka penuh Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa blokade angkatan laut AS masih berjalan dan tidak ada negosiasi aktif dengan Teheran. Meskipun jalur perairan dilaporkan buka dan ranjau telah dibersihkan, risiko pelayaran yang tinggi tetap membatasi transit di wilayah tersebut.
Di sisi lain, penguatan Greenback terancam tertahan oleh meredanya spekulasi kenaikan suku bunga The Fed bulan depan. Penjualan Ritel AS Juli tercatat turun untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan, menyusul penurunan lapangan kerja serta inflasi IHK yang cenderung jinak.
Kendati suku bunga ditahan pada rapat terakhir, adanya tiga pejabat yang mendukung kenaikan memicu rasa penasaran pasar terhadap detail perpecahan internal The Fed. CME FedWatch tool menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga September kini tersisa 35%, merosot dari 47% pada bulan sebelumnya.