Frasers Group Tingkatkan Kepemilikan Saham di Hugo Boss Jadi 48 Persen
JAKARTA- Frasers Group telah meningkatkan kepemilikannya di peritel mode Jerman Hugo Boss hingga hampir 48 persen, demikian diumumkan perusahaan asal Inggris tersebut pada Selasa.
Langkah ini menandai ekspansi berkelanjutan bisnis ritel milik Mike Ashley ke sektor mewah.
Frasers, yang dikendalikan oleh pengusaha ritel Inggris Ashley, meluncurkan penawaran tunai sukarela sebesar €38 ($43,99) per saham untuk sisa saham Hugo Boss pada bulan Juni.
Pada saat penawaran diluncurkan, Frasers memegang 26,06 persen saham peritel Jerman tersebut.
Hugo Boss mendesak para pemegang sahamnya bulan lalu untuk menolak apa yang digambarkannya sebagai upaya pengambilalihan secara paksa oleh Frasers senilai €2 miliar, dengan menyebut tawaran tersebut "tidak memadai secara finansial."
Stephan Sturm, ketua dewan pengawas Hugo Boss, menyatakan dalam sebuah pernyataan: "Kami menghargai komitmen jangka panjang Frasers Group terhadap HUGO BOSS dan berharap dapat mempertahankan hubungan yang konstruktif dengan mereka sebagai pemegang saham tunggal terbesar kami."
Hugo Boss menyatakan akan terus menerapkan strateginya yang diperkenalkan pada Desember 2025.
Strategi tersebut menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi pemegang saham hingga 2028.
Frasers telah memperluas operasi ritelnya melalui akuisisi dan pembelian saham.
Bulan lalu, perusahaan menahan panduan fiskal 2027-nya karena ketidakpastian yang terkait dengan tawaran pengambilalihan Hugo Boss dan peritel alas kaki asal Australia, Accent.