IPO NSE India Ditargetkan September, Harga Saham Rp2.000–2.100 per Lembar

Ilustrasi Bursa Efek Nasional India (NSE) menargetkan IPO pada September dengan harga saham Rp2.000–2.100 per lembar. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:21:31 WIB

JAKARTA - Bursa Efek Nasional India (NSE) tengah mencari valuasi hingga 5,26 triliun rupee ($55 miliar) dalam rencana penawaran umum perdana (IPO), dengan harga saham yang ditawarkan berkisar antara 2.000 hingga 2.100 rupee per lembar, demikian dilaporkan Bloomberg News pada Selasa, mengutip sumber yang mengetahui masalah ini.

Bursa derivatif terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan ini telah menyelesaikan sebagian besar roadshow investor globalnya, dengan pertemuan di Timur Tengah yang masih tertunda, menurut laporan tersebut.

Sekitar 120 investor global, termasuk BlackRock, Capital Group, dan GQG Partners, menghadiri pertemuan di berbagai pusat keuangan utama dunia.

IPO ini kini diperkirakan akan diluncurkan pada paruh kedua September, menurut laporan Bloomberg, setelah persetujuan regulasi tertunda sekitar tiga minggu akibat perubahan pada daftar pemegang saham yang akan menjual sahamnya.

Pada harga tertinggi dari kisaran yang ditawarkan, NSE akan menempati peringkat keenam di antara operator bursa global berdasarkan nilai pasar, menurut Bloomberg.

Penawaran ini sepenuhnya terdiri dari penjualan saham sekunder, dengan pemegang saham yang ada berencana menjual hingga 148,9 juta saham, atau sekitar 6 persen dari perusahaan.

NSE telah menunjuk 20 bank untuk mengelola penjualan tersebut, demikian ditambahkan dalam laporan itu.

Reporter: Ibtihal