Harga Telur dan Ayam Anjlok, Mentan Amran Terbitkan 3 Kebijakan
MAKASSAR – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengeklaim telah menyiapkan sejumlah langkah untuk merespons anjloknya harga jual telur dan ayam. Dirinya juga memastikan telah mengeluarkan tiga kebijakan strategis yang bersifat antisipatif.
Amran menuturkan bahwa langkah-langkah tersebut telah disiapkan sebelum aksi protes peternak meluas di berbagai daerah. Langkah itu dilakukan dengan menandatangani Surat Keputusan (SK) Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta memastikan penyerapan produk ke program makan bergizi gratis (MBG).
"Saya sudah telepon. Sebenarnya yang diminta itu kami sudah tanda tangan. Sebentar di Surabaya, kami undang peternak se-Indonesia dan saya ambil keputusan di situ. Tidak boleh biarkan peternak kecil dipermainkan oleh mafia, apalagi korporasi. Pasti kami gilas," ujar Amran pada awak media di Makassar, Selasa (11/8/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Amran menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan beberapa langkah guna membantu peternak kecil. Salah satu caranya adalah melalui penyaluran pakan bersubsidi menggunakan skema SPHP.
Ia menegaskan bahwa keputusan terkait penyaluran pakan SPHP tersebut telah ditandatangani oleh pemerintah. Pakan bersubsidi itu nantinya disalurkan lewat Bulog kepada peternak kecil guna menekan tinggi biaya produksi.
"Pakan SPHP. Sekarang kami sudah perintahkan Bulog agar bisa salurkan sampai Desember. Itu sudah aman," tuturnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Selain penanganan pakan, pemerintah mendorong penyerapan telur dan daging ayam melalui program MBG. Amran menyebut telah berkoordinasi secara langsung dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono dan memperoleh persetujuan agar komoditas peternakan diserap program tersebut.
"Permintaannya adalah MBG. MBG agar menyerap telur ayam. Kami sudah tertulis resmi dan telepon langsung kepala BGN, sudah setuju," tegas Amran sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Kebijakan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan penyerapan hasil produksi peternak rakyat sekaligus menjaga harga di tingkat peternak. Amran juga berjanji akan membenahi persoalan harga pakan, day old chick (DOC) atau anak ayam umur sehari, hingga tata niaga komoditas unggas.
Penyaluran pakan SPHP bagi peternak kecil dipastikan akan berjalan hingga Desember. Sementara itu, penyerapan produk lewat program MBG diharapkan mampu membuka akses pasar serta menekan biaya produksi peternak rakyat.
"Kami sudah putuskan dan kami sudah tanda tangan. Hanya saja mungkin kemarin kan demonya mau besar-besaran, mungkin ini terlanjur sudah persiapan. Tetapi sebelum demo, kami sudah dahului dengan sudah tanda tangan SK-nya SPHP. SPHP itu adalah pakan yang murah disubsidi pemerintah kepada peternak kecil. Kemudian ke MBG sudah saya tanda tangan. Semua sudah," tandas Amran sebagaimana dilansir dari berita sumber.