Mandiri Investasi Targetkan AUM Rp1 Triliun dari Produk ETF Emas

Ilustrasi PT Mandiri Manajemen Investasi resmi meluncurkan produk ETF Emas XMES di Bursa Efek Indonesia. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Selasa, 11 Agustus 2026 | 01:26:01 WIB

JAKARTA — PT Mandiri Manajemen Investasi resmi meluncurkan ETF Emas XMES di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (10/8/2026). Produk ini hadir sebagai reksadana syariah berbasis emas fisik, dengan target dana kelolaan (AUM) jangka panjang mencapai Rp1 triliun.

Struktur & Mekanisme XMES

  • Underlying asset: emas fisik bersertifikasi SNI (99,9%) atau LBMA Certified (99,5%).
  • Alokasi NAB: minimum 95% emas fisik, maksimum 5% instrumen pasar uang syariah, deposito syariah, atau kas.
  • Bank Kustodian: Deutsche Bank A.G. Cabang Jakarta.
  • Dealer Partisipan: PT Mandiri Sekuritas.
  • Penyedia & Penyimpan emas: PT Pegadaian.
  • Fatwa DSN-MUI: sesuai No. 163/DSN-MUI/VII/2025.

Alasan Peluncuran
Direktur Utama Mandiri Investasi, Hardiyanto Pilia, menekankan bahwa XMES hadir untuk menangkap perubahan preferensi investor. “Tantangannya bukan lagi hanya bagaimana investor memiliki emas, tetapi bagaimana memberikan akses melalui instrumen yang efisien, transparan, dan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Direktur Investasi, Ernawan R. Salimsyah, CFA, menambahkan bahwa emas tetap relevan karena permintaan global meningkat 84% menjadi 2.175 ton pada 2025, sementara pasokan tambang tumbuh kurang dari 1% per tahun. “Emas cenderung lebih tahan ketika pasar mengalami tekanan, sehingga dapat menyeimbangkan portofolio jangka panjang,” jelasnya.

Kinerja Historis Emas

  • Imbal hasil 20 tahun terakhir: sekitar 9,9% per tahun.
  • Imbal hasil 5 tahun terakhir: sekitar 18% per tahun.

Dengan mekanisme perdagangan di pasar sekunder BEI, investor kini dapat mengakses emas melalui unit ETF tanpa harus menyimpan fisik emas secara langsung.

Reporter: Ibtihal