Indeks Dolar AS Pulih Tipis Pasca Data Ketenagakerjaan Lemah

Ilustrasi Indeks Dolar AS pulih tipis ke 99,70 setelah data tenaga kerja AS yang lemah. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Senin, 10 Agustus 2026 | 21:22:53 WIB

JAKARTA – Indeks Dolar AS (DXY) pulih tipis ke 99,70 pada Senin (10/8/2026) setelah penurunan tajam Jumat lalu akibat data tenaga kerja AS yang lemah.

Nonfarm Payrolls (NFP) Juli turun 20 ribu dengan revisi besar pada data sebelumnya, membuat pasar menghapus ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed di September. Strategis ING menegaskan pandangan dovish mereka, menyebut laporan ketenagakerjaan yang lemah memperkuat bias bearish terhadap dolar.

ING menyoroti lima ujian besar sebelum FOMC 16 September: dua laporan ketenagakerjaan, dua laporan inflasi (CPI), dan simposium Jackson Hole. Ujian pertama, yakni NFP, sudah memberi sinyal dovish.

Investor kini menunggu rilis CPI Juli pada Rabu. Proyeksi menunjukkan inflasi utama naik 0,1 persen (di bawah konsensus 0,2 persen), sementara inflasi inti naik 0,2 persen sesuai konsensus. Hasil ini diperkirakan menambah tekanan dovish terhadap ekspektasi kebijakan The Fed.

Analisis teknis:

  • Spot DXY di 99,70, masih di bawah EMA 20 hari di 100,35.
  • RSI 14-hari di 37, menunjukkan momentum lemah namun belum jenuh jual.
  • Resistance awal: EMA 20 hari di 100,35.
  • Support utama: level terendah 15 Juni di 99,38, dengan potensi percepatan penurunan ke 99,00 jika ditembus.

Dengan kondisi ini, bias bearish jangka pendek tetap dominan, dan penurunan lebih cepat di bawah 99,40 bisa membuka ruang koreksi lebih dalam.

Reporter: Ibtihal