Pertamax Turbo Jadi Rp18.300, Pertalite Tetap Rp10.000

Ilustrasi Harga Pertamax Turbo di SPBU Pertamina Jabodetabek turun menjadi Rp18.300 per liter mulai 6 Agustus 2026. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:28:14 WIB

JAKARTA - Seluruh badan usaha penyedia BBM di Indonesia menurunkan harga BBM nonsubsidi mulai 1 Agustus 2026, berlaku efektif hingga Kamis (6/8/2026). Penyesuaian dilakukan Pertamina, Shell Indonesia, BP-AKR, Vivo Energy Indonesia, dan Mobil Indostation.

Di SPBU Pertamina Jabodetabek, harga Pertamax Turbo turun dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter. Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter, sementara Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter. Harga Pertamina Dex dan Dexlite tetap Rp21.150 dan Rp19.700 per liter.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyebut penyesuaian harga mengikuti tren harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah, dengan tetap memperhatikan daya beli masyarakat.

Daftar Harga BBM di SPBU (6/8/2026):

  • Pertamina (DKI Jakarta)
  • Pertalite: Rp10.000/liter
  • Solar Subsidi: Rp6.800/liter
  • Pertamax: Rp15.950/liter
  • Pertamax Green 95: Rp16.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp18.300/liter
  • Dexlite: Rp19.700/liter
  • Pertamina Dex: Rp21.150/liter

BP-AKR

  • BP 92: Rp16.130/liter
  • BP Ultimate: Rp16.760/liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp21.910/liter

Shell

  • Shell V-Power Diesel: Rp21.910/liter
  • Shell Super: -
  • Shell V-Power: -
  • Shell V-Power Nitro+: -

Vivo

  • Vivo Revvo 92: Rp16.130/liter
  • Vivo Revvo 95: Rp16.760/liter
  • Vivo Diesel Primus: Rp21.910/liter

Penurunan harga ini membuat konsumen lebih leluasa memilih produk BBM sesuai kebutuhan, dengan tren harga mengikuti pergerakan minyak dunia dan kurs rupiah.

Reporter: Ibtihal