Rupiah Menguat ke Rp 17.992 per Dolar AS, Cek Kurs di BCA hingga BNI

Ilusrasi Rupiah (FOTO: NET)
Penulis: Akbar
Senin, 03 Agustus 2026 | 01:15:54 WIB

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tercatat mengalami penguatan pada awal perdagangan hari Senin, 3 Agustus 2026.

Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.05 WIB di pasar spot exchange, mata uang rupiah menguat sebesar 30 poin atau 0,17 persen menuju level Rp 17.992 per dolar AS.

Berikut adalah rincian kurs jual dan beli dolar AS pada bank BCA, Bank Mandiri, BRI, serta BNI per Senin, 3 Agustus 2026:

Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada jam 09.16 WIB menetapkan kurs beli dolar AS senilai Rp 17.985 dan kurs jual senilai Rp 18.005 pada layanan e-rate.

Sementara pada TT counter, BCA menentukan harga beli dolar AS pada level Rp 17.820 dan harga jual Rp 18.100. Untuk layanan bank notes, kurs beli dan jual dolar AS juga dipatok masing-masing pada angka Rp 17.820 dan Rp 18.100.

Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri

Di sisi lain, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memasang tarif beli dan jual dolar AS untuk special rate pada angka Rp 17.965 dan Rp 17.995 per dolar AS.

Pada TT Counter, Bank Mandiri menetapkan harga beli senilai Rp 17.800 dan harga jual Rp 18.100 per dolar AS. Sedangkan untuk bank notes, harga beli ditetapkan sebesar Rp 17.800 per dolar AS dan harga jual pada level Rp 18.100 per dolar AS.

Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada pukul 09.11 WIB menentukan harga beli dolar AS sejumlah Rp 17.981 per dolar AS dan tarif jual Rp 17.995 per dolar AS.

Kurs Jual Beli Dolar AS di BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mematok harga beli dolar AS pada pukul 09.05 WIB sebesar Rp 17.967 serta Rp 17.997 untuk harga jual pada special rates.

Pada layanan TT counter, BNI menetapkan nilai beli dolar AS pada level Rp 17.800 dan nilai jual Rp 18.100. Adapun untuk kategori bank notes, BNI menentukan harga beli dolar AS sebesar Rp 17.800 per dolar AS serta harga jual Rp 18.100 per dolar AS.

Reporter: Akbar