Kurs Rupiah Menguat Tipis 0,01 Persen ke Level Rp 18.082 per Dolar AS

Ilustrasi kurs rupiah (FOTO: NET)
Penulis: Akbar
Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24:35 WIB

JAKARTA – Setelah sempat melemah di awal perdagangan, kurs rupiah di pasar spot berbalik arah dan menguat tipis 0,01% ke level Rp 18.082 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (29/7/2026) siang pukul 12.10 WIB.

Meski demikian, Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong menilai peluang pelemahan rupiah masih cukup terbuka lebar. Hal ini dipicu kenaikan harga komoditas energi seperti minyak mentah dunia akibat kabar serangan Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah.

Dari dalam negeri, sentimen negatif turut membayangi rupiah menyusul pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, beberapa hari lalu. Langkah tersebut cukup berdampak pada tingkat kepercayaan pasar terhadap arah kebijakan moneter nasional.

"Outflow asing di pasar ekuitas juga semakin membebani rupiah," ujar dia, Rabu (29/7/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Lukman memandang sentimen domestik sebenarnya berada dalam kondisi yang baik sebelum gejolak internal BI terjadi. Dalam jangka pendek, isu ini masih akan menahan laju pergerakan rupiah, terlebih jika eskalasi konflik di Timur Tengah kian memacu lonjakan harga minyak.

Mempertimbangkan kondisi pasar terkini, Lukman memproyeksikan pergerakan kurs rupiah secara ideal berada pada rentang Rp 17.700--Rp 18.300 per dolar AS hingga akhir 2026.

Reporter: Akbar