ERAA Bersiap Tebarkan Dividen Tunai Total Rp389,62 Miliar

ILUSTRASI, Pemegang saham Erajaya Swasembada akan menerima dividen tunai sebesar Rp25 per saham. (Sumber Gambar : Net)
Selasa, 30 Juni 2026 | 13:31:09 WIB

JAKARTA - PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) memutuskan untuk menggelontorkan dividen tunai dengan nilai total Rp389,62 miliar atau setara Rp25 per lembar saham kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini diambil setelah perseroan mencatatkan performa laporan keuangan yang positif sepanjang tahun buku 2025. Pembagian keuntungan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (29/6/2026). Kebijakan pembayaran dividen ini mencerminkan komitmen riil korporasi dalam memberikan keuntungan bagi para investor di tengah kondisi pertumbuhan bisnis yang tetap terkendali secara optimal.

Wakil Direktur Utama Erajaya Swasembada, Hasan Aula, mengungkapkan bahwa pendistribusian dividen ini sejalan dengan keberhasilan emiten dalam menjaga tren ekspansi melalui penerapan strategi diversifikasi usaha.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber "Perseroan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp25 per lembar saham, dengan total nilai mencapai Rp389,62 miliar kepada para pemegang saham," ujarnya dalam paparan Public Expose, Senin (29/6/2026).

Sepanjang tahun 2025, Erajaya berhasil meraup penjualan bersih hingga Rp76,6 triliun dengan perolehan laba kotor sebesar Rp8,35 triliun, serta mencatatkan margin laba kotor di posisi 10,9%.

Jajaran manajemen menilai pencapaian positif ini disokong oleh langkah diversifikasi, sehingga kemajuan lini bisnis tidak lagi bertumpu semata-mata pada perdagangan gawai dan alat telekomunikasi semata.

Meskipun sektor bisnis digital masih mendominasi dengan kontribusi mencapai 74% terhadap akumulasi pendapatan, Erajaya tetap agresif dalam memperkuat segmen usaha potensial lainnya.

Sektor bisnis internasional menyumbang andil sebesar 14,8%, disusul oleh segmen active lifestyle sebesar 7,5%, serta porsi food & nourishment yang berkontribusi sebanyak 3,8%.

Upaya memperluas portofolio bisnis juga direalisasikan melalui kemitraan dengan sejumlah merek baru. Di sepanjang tahun 2025, Erajaya sukses memboyong jenama minuman CHAGEE untuk memperkuat lini food & nourishment, menyuplai unit kendaraan listrik lewat brand XPENG, hingga mendatangkan jenama perlengkapan olahraga terkemuka seperti ANTA dan Wilson pada sektor active lifestyle.

Tren ekspansi yang positif ini didapati terus berlanjut sampai triwulan I/2026. Perseroan berhasil membukukan angka penjualan bersih senilai Rp22,4 triliun, atau mengalami lonjakan sebesar 41,1% jika dikomparasikan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Akselerasi peningkatan ini didorong oleh langkah perluasan jaringan gerai serta penguatan portofolio produk di seluruh pilar bisnis perseroan.

Hingga periode akhir Maret 2026, Erajaya dilaporkan telah mengoperasikan lebih dari 2.400 gerai ritel yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. 

Manajemen pun terus memperkuat ekosistem omnichannel dengan mengoptimalkan platform digital dan mengembangkan program loyalitas konsumen MyEraspace, yang saat ini telah menjaring lebih dari 17,5 juta anggota.

Bukan hanya fokus pada performa bisnis, perusahaan juga secara berkesinambungan mengimplementasikan berbagai program berkelanjutan (ESG). 

Program tersebut meliputi pengelolaan limbah elektronik, kegiatan konservasi lingkungan di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung, hingga peningkatan kualitas bagi sektor pendidikan vokasi.

Hasan menekankan bahwa implementasi strategi diversifikasi yang telah dijalankan selama beberapa tahun ke belakang ini diyakini akan menjadi fundamen utama bagi keberlanjutan pertumbuhan perseroan ke depan.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Kami akan terus memperkuat strategi diversifikasi dan inovasi bisnis sehingga Erajaya dapat tetap relevan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan dan menjaga pertumbuhan jangka panjang," katanya.

Reporter: Gemilang Ramadhan