Pasar Saham Lesu, Asing Catatkan Jual Bersih Rp 1,11 Triliun di IHSG
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada awal pekan perdagangan. IHSG ditutup turun 0,98 persen atau terpangkas 60,44 poin ke level 6.116,69 pada perdagangan Senin (22/6/2026).
Tekanan jual terjadi hampir di seluruh sektor pasar saham. Penurunan terdalam dialami sektor barang baku sebesar 2,49 persen, diikuti sektor perindustrian 2,36 persen, dan sektor kesehatan 2,23 persen.
Sektor barang konsumer nonprimer turun 1,67 persen, sektor keuangan terkoreksi 1,58 persen, serta properti dan real estate 1,20 persen. Sektor infrastruktur melemah 0,97 persen, barang konsumer primer 0,31 persen, dan transportasi 0,10 persen.
Sementara itu, hanya dua sektor yang bertahan di zona hijau, yakni energi yang naik 1,47 persen dan sektor teknologi sebesar 0,18 persen. Aktivitas perdagangan cukup ramai dengan volume 22,24 miliar saham dan nilai transaksi mencapai Rp 13,29 triliun.
Tekanan pasar dominan dengan catatan 445 saham melemah, 221 saham menguat, dan 147 saham stagnan. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp 1,11 triliun di seluruh pasar yang menekan laju IHSG.
Berikut adalah daftar 10 saham dengan nilai jual bersih terbesar oleh asing pada hari Senin:
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 261,98 miliar
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 110,57 miliar
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 106,14 miliar
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 95,48 miliar
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 70,41 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 66,47 mliar
- PT Astra International Tbk (ASII) Rp 63,34 miliar
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 60,77 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 60,21 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 44,87 miliar