JAKARTA – Nilai jual komoditas perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) alias Antam terdeteksi mengalami penurunan yang cukup drastis pada hari Kamis, 4 Juni 2026.
Mengacu pada data berkala di portal resmi Logam Mulia, tarif perak Antam (ANTM) untuk edisi hari ini anjlok sedalam Rp 1.150 menuju posisi Rp 48.600 tiap gramnya.
Pada perdagangan sebelumnya, yakni hari Rabu (3/6/2026), harga logam perak Antam (ANTM) sempat merangkak naik sebesar Rp 100 dan menyentuh level Rp 49.750 per gram.
Sementara itu, grafik harga perak Antam (ANTM) pada hari Selasa (2/6/2026) tercatat terdepresiasi sebesar Rp 300 hingga mendarat di posisi Rp 49.650 per gram.
Pada sesi transaksi Kamis hari ini (4/6/2026), nilai dasar untuk produk perak Antam (ANTM) murni dengan denominasi berat 250 gram dipasang pada angka Rp 12.550.000, di mana tarif yang sudah diakumulasikan dengan beban PPN 11% dipatok senilai Rp 13.930.500.
Selanjutnya, harga dasar komoditas perak Antam (ANTM) murni untuk bobot 500 gram ditempatkan pada level Rp 24.300.000, sedangkan untuk akumulasi harga yang telah menyertakan pungutan PPN 11% berada di angka Rp 26.973.000.
Perak Antam Heritage
Di sisi lain, untuk varian produk perak Antam (ANTM) Heritage dengan berat cetakan 31,1 gram pada hari ini dibanderol sebesar Rp 2.059.263, dengan estimasi harga yang sudah mencakup PPN 11% berada di kisaran Rp 2.285.782.
Untuk ukuran perak Antam (ANTM) Heritage dengan denominasi berat 186,6 gram hari ini dipasarkan senilai Rp 11.234.056, serta untuk perhitungan harga jual yang sudah meliputi komponen PPN 11% bertengger pada posisi Rp 12.469.802.
Berbanding terbalik dengan kondisi domestik, nilai perak di pasar global justru terpantau membukukan penguatan sebesar 1,19% menuju level US$ 73,48 per ons troi pada saat laporan ini disusun.