Gebrakan UMKM Binaan BRI di FHA Singapura 2026 Raih Transaksi Besar

Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:27:07 WIB
Gebrakan UMKM Binaan BRI

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah menunjukkan peran aktifnya dalam mendorong perluasan jangkauan produk nasional ke pasar dunia. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui partisipasi perusahaan dalam ajang Food and Hospitality Asia (FHA) 2026 yang berlangsung di Singapura pada 21 hingga 24 April 2026.

Kehadiran para pelaku usaha dalam pameran internasional ini merupakan upaya nyata Perseroan dalam mengintegrasikan UMKM binaan ke ekosistem perdagangan yang lebih luas. Sinergi yang terjalin antara BRI, KBRI Singapura, Kementerian Perdagangan, dan Bank Indonesia terbukti mampu membuahkan hasil yang signifikan bagi para pelaku usaha.

Hasil dari kolaborasi tersebut membuahkan sebanyak 14 kesepakatan dagang yang mencatatkan nilai transaksi sebesar USD3,17 juta atau setara dengan Rp54,5 miliar. Angka fantastis ini menunjukkan betapa besarnya antusiasme serta minat yang tinggi dari pasar luar negeri terhadap produk-produk unggulan Indonesia.

Selain nilai kontrak yang telah terealisasi tersebut, terdapat pula potensi transaksi lanjutan yang diproyeksikan akan mencapai angka USD10,3 juta atau hampir Rp177 miliar. Potensi ini mencakup beragam kategori komoditas mulai dari produk pangan sehat, berbagai hasil perikanan, hingga beraneka ragam rempah-rempah tanah air.

Total terdapat 16 UMKM hasil kurasi dari berbagai program pemberdayaan BRI yang mendapatkan kesempatan emas untuk menampilkan inovasi terbaik mereka. Para pelaku usaha ini unjuk gigi di bidang pangan olahan, produk kesehatan herbal, hingga sektor komoditas agro.

Berbagai merek unggulan yang diperkenalkan dalam pameran tersebut antara lain camilan sehat Casa Grata serta sambal pecel dari Pelita Lumpang Mas. Selain itu, terdapat pula produk cokelat artisan kebanggaan dari PT Sumatra Coklat Indonesia yang turut bersaing di pasar global.

Kehadiran deretan produk tersebut merupakan bukti konkret bahwa daya saing UMKM lokal kini telah mampu memenuhi standar kualitas yang sangat ketat. Produk-produk ini juga terbukti telah patuh terhadap regulasi yang berlaku di pasar internasional sehingga mampu menembus batasan negara.

Direktur Commercial Banking BRI, Alexander Dippo Paris Y. S., memberikan penekanan bahwa keberadaan UMKM unggulan tersebut merupakan sebuah validasi penting atas kapasitas produk lokal. Pencapaian ini membuktikan bahwa program pemberdayaan yang dilakukan mampu menjawab ekspektasi pasar global yang sangat kompetitif.

 

Halaman :

Terkini