JAKARTA – Membuka Akses UMKM Naik Level menjadi misi utama Kredit Pintar melalui penyelenggaraan Festival Pasar Rakyat yang edukatif dan inklusif bagi pelaku usaha lokal.
Sektor ekonomi kerakyatan saat ini dinilai memiliki prospek yang sangat besar untuk terus berkembang secara berkelanjutan. Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai mempunyai potensi besar untuk tumbuh.
Kebutuhan para pengusaha kecil tidak hanya terpaku pada suntikan dana segar semata dalam menjalankan roda bisnisnya. UMKM tak sekadar butuh modal, namun juga akses pembiayaan, literasi keuangan, hingga ruang untuk berkembang.
Perusahaan teknologi finansial ini meyakini bahwa pendampingan yang tepat akan menjadi kunci keberhasilan para pelaku usaha.
"Kami percaya setiap pelaku UMKM memiliki potensi besar untuk tumbuh. Yang dibutuhkan bukan hanya modal, tetapi juga akses, literasi, dan ruang untuk berkembang. Kami menggelar festival pasar rakyat sebagai ruang tersebut, yang inklusif, edukatif, dan memberdayakan," ujar Presiden Direktur Kredit Pintar, Ronny Andi Kasim, dalam keterangan tertulis, Selasa, 28 April 2026 sebagaimana dilansir dari sumbernya.
Inisiatif festival ini diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang nyata dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Melalui kampanye #TemanAturUang, Kredit Pintar ingin menegaskan kehadirannya sebagai mitra yang mendukung setiap peluang usaha baru.
Keberanian untuk meningkatkan skala bisnis merupakan semangat utama yang ingin ditularkan melalui kegiatan pemberdayaan ini. "Kami ingin menegaskan Kredit Pintar tidak hanya menyediakan akses finansial, tetapi juga hadir sebagai teman yang mendukung masyarakat dalam mencari peluang, mengembangkan usaha, dan berani naik level," kata Ronny sebagaimana dilansir dari sumbernya.
Acara hiburan ini dikemas secara ringan namun tetap mengedepankan unsur edukasi bagi pengunjung yang hadir. Dengan demikian, festival ini dirancang ringan dan edukatif, sekaligus memberdayakan pelaku UMKM serta membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.
Pemberian informasi mengenai layanan keuangan digital juga dilakukan secara transparan agar masyarakat merasa aman. Melalui Festival Pasar Rakyat ini, perusahaan ingin membangun pemahaman yang lebih positif tentang pinjaman daring sebagai solusi keuangan yang cepat, transparan, dan bertanggung jawab.
Pemanfaatan teknologi finansial diharapkan dapat menjadi mesin penggerak ekonomi di tengah kehidupan sehari-hari masyarakat. "Kami percaya, pinjaman daring tidak hanya membantu kebutuhan darurat, tetapi juga dapat mendukung aktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Puji Sukaryadi selaku Head of Brand & Communications Kredit Pintar sebagaimana dilansir dari sumbernya.
Puluhan pedagang lokal mulai dari kuliner hingga kerajinan tangan turut serta meramaikan bazar yang diselenggarakan. Bagi banyak pelaku usaha, festival ini bukan hanya tentang penjualan, tetapi juga membuka peluang eksposur, jejaring, dan pengembangan usaha.
Secara performa bisnis, perusahaan mencatatkan pertumbuhan penyaluran pinjaman yang cukup impresif di wilayah Jawa Barat. Di wilayah kota Bandung, total penyaluran pinjaman Kredit Pintar sepanjang Januari-Maret 2026 tercatat sebesar Rp93 miliar.
Sedangkan di Kota Cimahi sebesar Rp8,9 miliar, dari total penyaluran di Jawa Barat yang mencapai Rp581 miliar. Sepanjang 2025, perusahaan tersebut telah berhasil mengalirkan pinjaman lebih dari Rp9,5 triliun kepada masyarakat.
Sejak mulai beroperasi pada tahun 2017, akumulasi total penyaluran dana telah menembus angka lebih dari Rp63 triliun. Angka tersebut mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap layanan pembiayaan yang diberikan secara inklusif.
Harapan ke depan, ruang-ruang publik yang dekat dengan masyarakat dapat terus menjadi tempat lahirnya inspirasi baru bagi UMKM. Naik level dipandang sebagai sebuah perjalanan kolektif yang bisa ditempuh secara bersama-sama.
“Melalui inisiatif ini, Kredit Pintar menegaskan komitmennya untuk terus membuka akses, memperluas kesempatan, dan menjadi teman setia masyarakat Indonesia dalam melangkah menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera,” tutup Puji sebagaimana dilansir dari sumbernya. Dengan komitmen tersebut, akses finansial bagi usaha kecil kini menjadi lebih terjangkau bagi siapa saja.