Tokopedia dan TikTok Shop Dorong Penjual Affiliate Menembus Pasar Global

Jumat, 06 Februari 2026 | 15:54:21 WIB
Tokopedia dan TikTok Shop Dorong Penjual Affiliate Menembus Pasar Global

JAKARTA - Transformasi ekosistem e-commerce Indonesia semakin mengarah pada kolaborasi yang lebih erat antara penjual, kreator konten, dan platform digital.

Di tengah perubahan perilaku belanja masyarakat yang semakin berbasis konten dan komunitas, Tokopedia dan TikTok Shop menegaskan posisinya sebagai penghubung utama antara konsumen, penjual, dan affiliate content creator. 

Pendekatan ini tidak hanya ditujukan untuk memperkuat pasar domestik, tetapi juga membuka jalan bagi pelaku usaha Indonesia menembus pasar internasional secara terarah dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Summit 2026 yang digelar pada 27–29 Januari lalu. Acara ini menjadi momentum penting bagi Tokopedia dan TikTok Shop untuk mempertemukan ribuan pelaku ekosistem digital, mulai dari UMKM, brand lokal, affiliate content creator, hingga mitra strategis. 

Forum ini sekaligus menjadi ruang konsolidasi strategi menjelang Ramadan, periode krusial bagi aktivitas belanja online di Indonesia.

Indonesia Summit juga menjadi ajang apresiasi bagi penjual, kreator affiliate, dan mitra yang mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025. 

Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah menegaskan besarnya peran ekosistem digital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi, khususnya di era discovery e-commerce yang semakin mengandalkan konten dan interaksi.

Seiring dengan pergeseran perilaku belanja masyarakat, Tokopedia dan TikTok Shop memperkuat perannya sebagai jembatan antara inspirasi dan transaksi. 

Konten tidak lagi sekadar sarana promosi, melainkan bagian integral dari proses pengambilan keputusan konsumen. 

Hal ini menjadi semakin relevan mengingat proyeksi Indonesia sebagai pasar digital terbesar di Asia Tenggara dengan potensi mencapai USD 600 miliar pada 2030, serta kontribusi ekonomi digital yang diperkirakan menyumbang sekitar 8% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Pertumbuhan Ekosistem dan Peran Kreator Affiliate

“Tahun 2025 menjadi tahun pertumbuhan dan konektivitas bagi kami. Tokopedia dan TikTok Shop terus memperkuat ekosistem yang menghubungkan jutaan penjual, mendukung pelaku usaha lokal berkembang secara berkelanjutan, dan menjangkau pasar lebih luas,” kata Stephanie Susilo, Executive Director Tokopedia & TikTok E-commerce Indonesia.

Stephanie menjelaskan bahwa kekuatan utama ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop terletak pada kolaborasi antara penjual dan puluhan juta affiliate content creator.

Para kreator ini berperan penting dalam memperluas jangkauan produk, membangun kepercayaan konsumen, serta menghadirkan rekomendasi yang relevan melalui konten kreatif. 

Model ini memungkinkan brand dan UMKM menjangkau audiens yang lebih luas tanpa harus mengandalkan strategi pemasaran konvensional semata.

Dalam Indonesia Summit 2026, Tokopedia dan TikTok Shop memberikan apresiasi melalui 18 kategori penghargaan bagi brand, UMKM, serta affiliate content creator berprestasi. 

Selain itu, acara ini juga menganugerahi penghargaan Jurnalis Terbaik Beli Lokal kepada media yang aktif meliput dan mendukung kampanye Beli Lokal sepanjang 2025. Langkah ini menunjukkan upaya membangun ekosistem yang inklusif, tidak hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga mitra pendukung ekosistem digital.

Strategi Ramadan dan Penguatan Kolaborasi

Indonesia Summit 2026 juga menjadi panggung peluncuran Ramadan Growth Playbook, sebuah panduan strategis bagi penjual, affiliate content creator, dan mitra untuk mengoptimalkan penjualan menjelang Ramadan. 

Panduan ini dirancang untuk membantu pelaku ekosistem memahami dinamika pasar, memanfaatkan konten secara efektif, serta mengelola kampanye penjualan secara terintegrasi.

Selain itu, Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan program matchmaking antara penjual dan content creator. Program ini bertujuan memperkuat kolaborasi yang lebih strategis, sehingga kampanye pemasaran dapat disesuaikan dengan karakter audiens dan tren konten yang berkembang. Pendekatan ini sejalan dengan konsep discovery e-commerce, di mana inspirasi, hiburan, dan transaksi saling terhubung.

Keamanan dan Kepercayaan sebagai Fondasi Pertumbuhan

Stephanie menekankan bahwa rasa aman dan kepercayaan pengguna menjadi fondasi pertumbuhan berkelanjutan Tokopedia dan TikTok Shop.

Sepanjang Januari hingga Juni 2025, kedua platform telah menyaring lebih dari 250.000 pengajuan akun penjual yang belum memenuhi standar kepatuhan. 

Selain itu, Tokopedia dan TikTok Shop juga meninjau belasan juta produk, dengan peningkatan rata-rata peninjauan mencapai 506,8% dibandingkan enam bulan sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas ekosistem serta melindungi konsumen dari produk yang tidak sesuai standar.

Upaya penegakan kepatuhan ini dilengkapi dengan dorongan terhadap perlindungan hak kekayaan intelektual (KI). Sejak 2025, Tokopedia dan TikTok Shop bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dalam memberikan edukasi kepada penjual. 

Penjual yang telah memiliki KI, termasuk UMKM, dapat bergabung dalam ekosistem ‘Mall’ yang menjamin keaslian produk, menawarkan gratis ongkir, serta memberikan fasilitas retur hingga 15 hari. Jumlah penjual ‘Mall’ di TikTok Shop tercatat meningkat empat kali lipat. 

Beberapa brand lokal bahkan mencatat pertumbuhan transaksi rata-rata lebih dari 15 kali lipat setelah bergabung dalam ekosistem ini. Capaian tersebut menunjukkan bahwa perlindungan merek dan kualitas produk dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan bisnis.

Dorong Brand Lokal Tembus Pasar Regional

Selain fokus pada pasar domestik, Tokopedia dan TikTok Shop juga menjalankan inisiatif #LokalMendunia untuk membantu brand lokal Indonesia menembus pasar Asia Tenggara. 

Program ini mencakup negara-negara seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Filipina. Melalui pembelajaran terstruktur, misi khusus, serta pendampingan intensif, brand lokal didorong untuk memahami karakter pasar, memperkuat kesiapan operasional, dan terhubung dengan ekosistem TikTok Shop secara menyeluruh.

Pendampingan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan toko, strategi konten dan live streaming, hingga pemenuhan pesanan lintas negara. 

Dengan pendekatan ini, brand lokal tidak hanya diarahkan untuk berekspansi, tetapi juga dibekali fondasi yang kuat agar pertumbuhan dapat berkelanjutan.

“Sejak Desember 2025, enam dari delapan brand lokal yang berekspansi ke Malaysia melalui TikTok Shop mencatat peningkatan transaksi harian, beberapa tumbuh dua hingga tiga digit, sementara tahap awal bisa naik hingga 50x lipat dari penjualan LIVE,” pungkas Stephanie.

Ke depan, Tokopedia dan TikTok Shop optimistis bahwa kolaborasi antara penjual, kreator affiliate, dan mitra strategis akan terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. 

Dengan ekosistem yang aman, terintegrasi, dan berorientasi global, pelaku usaha lokal diharapkan mampu bersaing dan berkembang di pasar regional maupun internasional.

Terkini