Polresta Bandarlampung Perkuat Infrastruktur Keselamatan Melalui Inspeksi Teknis Kendaraan Angkutan Besar

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:55:32 WIB
Polresta Bandarlampung Perkuat Infrastruktur Keselamatan Melalui Inspeksi Teknis Kendaraan Angkutan Besar

JAKARTA - Langkah proaktif diambil oleh jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandarlampung dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalur-jalur rawan.

Melalui pelaksanaan pemeriksaan teknis atau ramp check yang digelar pada Selasa (3 Februari 2026), petugas menyasar kendaraan angkutan umum dan barang yang melintas di Jalur Utama Soekarno-Hatta. Kegiatan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari agenda besar Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Inspeksi mendalam ini bertujuan untuk menjamin bahwa setiap unit kendaraan besar yang beroperasi di wilayah hukum Bandarlampung benar-benar memenuhi standar keamanan yang ketat. Dengan memastikan kelaikan jalan kendaraan, diharapkan risiko gangguan teknis yang kerap menjadi pemicu kecelakaan fatal dapat diminimalisir sedini mungkin.

Fokus Pemeriksaan Menyeluruh Pada Komponen Vital Kendaraan

Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan tinjauan sekilas, melainkan pemeriksaan mendetail pada komponen-komponen krusial. Kasat Lantas Polresta Bandarlampung, AKP R. Manggala Agung, menjelaskan bahwa timnya sangat teliti dalam memantau kondisi fisik maupun administratif kendaraan. Prioritas utama diberikan pada bagian yang sering mengalami kegagalan fungsi saat di perjalanan.

"Kami memeriksa kondisi rem, ban, lampu, hingga kelengkapan administrasi kendaraan," tegas AKP Manggala Agung. Pemeriksaan rem dan ban menjadi sangat vital bagi truk dan bus beban berat mengingat topografi jalan dan jarak tempuh yang jauh. Infrastruktur keselamatan ini harus dipastikan dalam kondisi prima sebelum kendaraan diizinkan melanjutkan perjalanan demi menjaga nyawa pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.

Edukasi Etika Berkendara Untuk Meningkatkan Kualitas Pengemudi

Selain fokus pada aspek mekanis, Polresta Bandarlampung juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat infrastruktur sumber daya manusia melalui pendidikan lalu lintas. Para sopir angkutan barang dan bus diberikan sosialisasi intensif mengenai regulasi terbaru dan cara berkendara yang bertanggung jawab. Petugas memberikan pemahaman mendalam terkait Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Materi yang disampaikan mencakup etika berlalu lintas serta teknik berkendara yang aman dan berkeselamatan. Edukasi ini dianggap penting karena kecanggihan teknis kendaraan harus dibarengi dengan kemahiran serta kepatuhan pengemudi dalam mengendalikan unitnya di jalan raya yang padat.

Pendekatan Humanis Dalam Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 yang dijadwalkan berlangsung hingga 15 Februari 2026 ini mengusung metode yang berbeda. Pihak kepolisian lebih mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif sebagai bentuk pencegahan, dibandingkan hanya sekadar memberikan sanksi atau penindakan hukum secara kaku.

Meski demikian, AKP Manggala Agung memastikan bahwa hukum tetap ditegakkan apabila ditemukan pelanggaran yang secara nyata membahayakan keselamatan publik. Namun, penegakan tersebut dipastikan akan dilakukan secara humanis. Strategi ini diharapkan mampu membangun kesadaran internal dari para pengguna jalan tanpa merasa terintimidasi, sehingga budaya tertib lalu lintas lahir dari pemahaman akan kebutuhan keselamatan bersama.

Membangun Kesadaran Kolektif Demi Menekan Angka Fatalitas

Melalui rangkaian inspeksi teknis ini, Polresta Bandarlampung menitipkan pesan penting kepada seluruh pemilik perusahaan otobus dan angkutan logistik agar selalu menjaga kondisi armada mereka. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kolektif yang membutuhkan kerja sama antara kepolisian, pemilik kendaraan, dan para pengemudi.

"Kami berharap melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan dan fatalitas korban dapat ditekan," pungkas AKP Manggala Agung. Dengan infrastruktur kendaraan yang laik dan mentalitas pengemudi yang disiplin, diharapkan Bandarlampung dapat menjadi model kota dengan tingkat keamanan transportasi jalan yang tinggi selama tahun 2026.

Terkini