JAKARTA — Maskapai Citilink berhasil menutup tahun 2025 dengan capaian positif setelah mengoperasikan 37 armada, melampaui target awal sebanyak 36 unit.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi reaktivasi armada yang dilakukan Citilink bersama GMF AeroAsia secara bertahap untuk memperkuat kapasitas operasional serta meningkatkan konektivitas udara di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Citilink, Darsito Hendroseputro, menekankan bahwa pencapaian jumlah armada yang beroperasi mencerminkan efektivitas strategi operasional yang dijalankan Garuda Indonesia Group.
“Keberhasilan mengoperasikan 37 armada di akhir tahun merupakan hasil dari konsistensi dan komitmen Citilink dalam menjaga kesiapan armada. Langkah reaktivasi yang kami lakukan senantiasa mengedepankan aspek keselamatan penerbangan dan kepatuhan terhadap regulasi,” ungkap Darsito.
Kenaikan Jumlah Penumpang dan Perluasan Rute
Reaktivasi armada ini berdampak langsung pada pertumbuhan jumlah penumpang, yang meningkat sebesar 20% seiring dengan bertambahnya armada yang beroperasi. Sepanjang tahun 2025, Citilink telah mengoperasikan 83 rute, termasuk penambahan tiga rute baru: Jakarta–Bangkok, Jakarta–Silangit, dan Surabaya–Palangkaraya. Langkah ini menunjukkan fokus maskapai dalam memperluas jaringan penerbangan serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.
Penambahan armada juga berperan penting dalam memastikan kelancaran operasional selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dengan kesiapan armada yang memadai, Citilink mampu memberikan pengalaman penerbangan yang aman, nyaman, dan optimal bagi seluruh penumpang.
Fokus pada Kualitas Layanan dan Keselamatan
Menurut Darsito, kesiapan armada yang memadai menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas layanan. Citilink menekankan bahwa setiap langkah reaktivasi armada mempertimbangkan aspek keselamatan, keamanan, dan kepatuhan regulasi.
“Citilink berharap dengan kesiapan armada saat ini dapat memberikan kontribusi nyata untuk memberikan pengalaman terbang yang andal dan terpercaya bagi seluruh penumpang. Kami optimis untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat posisi sebagai maskapai pilihan masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Pencapaian ini juga mencerminkan komitmen berkelanjutan Citilink dalam menjaga konsistensi operasional dan pelayanan, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di masa-masa padat perjalanan.
Strategi Reaktivasi dan Perkuatan Operasional
Langkah reaktivasi armada yang dilakukan Citilink mencakup koordinasi intensif dengan GMF AeroAsia dan berbagai pihak terkait untuk memastikan setiap pesawat siap beroperasi sesuai standar keselamatan. Strategi ini tidak hanya memperkuat kapasitas operasional, tetapi juga mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang dengan memperluas jangkauan penerbangan domestik maupun internasional.
Selain itu, kesiapan armada yang meningkat juga memungkinkan Citilink untuk menangani lonjakan permintaan pada periode akhir tahun. Data internal menunjukkan bahwa puncak permintaan terjadi pada Natal dan akhir Desember, sehingga armada yang cukup menjadi faktor kunci dalam menjaga kepuasan pelanggan.
Rencana dan Komitmen ke Depan
Melihat hasil positif 2025, Citilink berkomitmen untuk terus memperkuat kinerja operasional dan menjaga konsistensi layanan. Maskapai menegaskan fokus pada:
Menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan.
Memperkuat pengalaman penumpang melalui layanan andal dan terpercaya.
Memperluas jaringan rute domestik dan internasional.
Meningkatkan efisiensi operasional dan kapasitas armada.
Dengan strategi ini, Citilink optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan, sekaligus memperkuat posisi sebagai maskapai pilihan masyarakat Indonesia.
Tahun 2025 menjadi bukti efektivitas strategi operasional Citilink dalam mengelola armada dan jaringan rute. Dengan 37 armada yang beroperasi, pertumbuhan jumlah penumpang, serta penambahan rute baru, Citilink menunjukkan kemampuan untuk menjawab permintaan pasar yang terus meningkat.
Kesiapan armada, fokus pada keselamatan, dan inovasi dalam layanan menjadi fondasi kuat bagi maskapai untuk menghadapi tantangan operasional ke depan. Maskapai ini berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman penerbangan yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat Indonesia, sekaligus memperkuat konektivitas udara di seluruh Nusantara.